Brundle Klaim Problem Rake Mobil F1 Hanya Pengalihan Isu

Martin Brundle menyoroti bahwa problem seputar rake mobil Formula 1 hanya pengalihan isu yang dimainkan Mercedes.

Brundle Klaim Problem Rake Mobil F1 Hanya Pengalihan Isu

Perbedaan kecepatan yang ditunjukkan oleh dua tim teratas F1, Mercedes dan Red Bull, dalam GP Bahrain, menunjukkan bahwa pabrikan Jerman itu sangat terpukul oleh aturan baru F1.

Pemotongan lantai di depan ban bertujuan mengurangi downforce merupakan salah satu pembaruan dalam regulasi. Ketetapan tersebut membuat Mercedes dan Aston Martin, yang punya rake rendah, menderita. Sementara beban Red Bulls yang mendesain model rake tinggi tak terlalu terpengaruh.

Rake merujuk pada sudut yang terbentuk antara dasar mobil depan dan belakang. Semakin besar, maka mobil lebih banyak menciptakan downforce dari lantai dan diffuser.

Aston Martin bahkan mengklaim bahwa mobilnya kehilangan satu detik setiap lap jika dibandingkan dengan mereka yang punya rake lebih tinggi.

Baca Juga:

Komentator Sky Sport F1, Brundle, tak yakin Mercedes akan membiarkan masalah tersebut. Para kru tim yang bermarkas di Brackley sedang bekerja keras agar W12 kembali mendapatkan pace terbaik.

“Saya kira rake sedikit pengalihan isu dan saya pikir Mercedes tidak bekerja dengan baik saat ini,” ucapnya.

“Red Bull dan Honda bekerja sangat bagus, sama seperti beberapa mobil lain. Regulasi ini berartia Anda tidak bisa terus melakukan pembaruan setiap pekan seperti yang mereka lakukan di masa lalu, tapi Mercedes pasti akan mampu melakukannya.

“Lewis Hamilton dan Mercedes masih menjadi duet untuk dikalahkan dalam kejuaraan dunia.”

Eks pilot McLaren tersebut memprediksi rivalitas pada GP Emilia Romagna, di Imola, akhir pekan ini, masih didominasi Mercedes dan Red Bull.

Sukses Hamilton menggondol kemenangan perdana musim ini jadi bukti bahwa sang juara dunia tak bisa diremehkan walaupun W12 bermasalah.

“Itu tergantung pada apa yang mereka lakukan dengan mobilnya di sela-sela waktu. Jelas bahwa lebih terbatas apa yang bisa Anda ubah sekarang,” ujarnya.

“Saya tidak akan meremehkan Mercedes. Ketika semua orang bicara tentang rake dan bagaimana itu merusak Mercedes begitu pula Aston Martin, tapi kecuali saya salah, Mercedes bisa memenangi balapan di Bahrain dengan Red Bull yang mendominasi lomba terakhir (Abu Dhabi) tahun lalu.

“Saya pikir (persaingan) itu akan kembali dekat, mereka akan menemukan Mercedes. Hamilton sungguh luar biasa di Bahrain dan bagi saya dia memenangi balapan sebanyak orang lain kalah atau tim mana pun kalah. Saya tak tahu siapa yang akan lebih baik di Imola. Itu merupakan hal luar dari siaran langsung olahraga.”

dibagikan
komentar
Marko: Tsunoda Bisa Jadi Pembalap Pertama Jepang yang Menang di F1

Artikel sebelumnya

Marko: Tsunoda Bisa Jadi Pembalap Pertama Jepang yang Menang di F1

Artikel berikutnya

Berger: Ferrari Pasti Bisa Bangkit

Berger: Ferrari Pasti Bisa Bangkit
Muat komentar