Button: GP Abu Dhabi kemungkinan besar jadi balapan F1 terakhir

Meski memiliki kontrak untuk kembali ke ke F1, Jenson Button menganggap balapan GP Abu Dhabi dapat menjadi balapan F1 terakhirnya.

Pada awal tahun ini, Button mengumumkan bahwa dirinya tidak akan membalap di F1 pada musim depan. Peraih juara dunia F1 tahun 2009 itu membuka jalan bagi pembalap Belgia, Stoffel Vandoorne, untuk menjadi rekan satu tim Fernando Alonso di McLaren.

Button yang akan tetap di McLaren sebagai duta tim dan pembalap cadangan, memiliki kesempatan untuk kembali membalap di 2018.

Tetapi pembalap berusia 36 tahun itu mengaku tidak yakin akan kembali ke Formula 1 lagi dan ia akan menganggap balapan pekan ini sebagai balapan Grand Prix terakhir.

“Saya menganggap balapan pekan ini sebagai balapan terakhir,” ujar Button pada hari Kamis. “Setelah ini, saya tidak ingin kembali membalap di F1.”

“Jadi saya akan berpikir bahwa balapan di Abu Dhabi nanti sebagai balapan saya yang terakhir, dan mudah-mudahan orang lain juga mengetahuinya.

“Memang, saya masih memiliki kontra untuk membalap di 2018, tapi untuk saat ini, saya tidak ingin kembali di 2018.

“Itu yang sedang saya pikirkan saat ini. Tapi saya juga tidak tahu apakah hal itu masih tetap sama di enam atau delapan bulan, atau satu tahun nanti.

Jika GP Abu Dhabi benar-benar menjadi balapan F1 terakhir bagi Button, maka pembalap Inggris Raya itu akan meninggalkan F1 setelah meraih 1 gelar juara dunia, 15 kemenangan, dan 50 podium.

Laporan tambahan oleh Jonathan Noble

 

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan Formula 1
Event GP Abu Dhabi
Trek Yas Marina Circuit
Pembalap Jenson Button
Tim McLaren
Tipe artikel Breaking news