Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia

Jenson Button Ungkap Kisah Unik tentang Kimi Raikkonen

Eks pembalap F1 sekaligus Senior Advisor Williams, Jenson Button, mengungkapkan sebuah pengalaman "anehnya" dengan juara dunia 2007 Kimi Raikkonen, yang baru pensiun.

Kimi Raikkonen, Alfa Romeo Racing C41

Foto oleh: Alfa Romeo

Kimi Raikkonen memutuskan mengakhiri kariernya sebagai pilot Formula 1 (F1) yang berlangsung selama dua dekade setelah musim 2021 lalu. Ia juga mengatakan mungkin tidak akan pernah menginjakkan kaki lagi di paddock ajang balap jet darat.

Raikkonen adalah sosok unik di F1. Selain talenta yang tak perlu dipertanyakan lagi, ia dikenal cuek, tidak banyak omong. Iceman, begitu ia dijuluki, lebih suka ‘berbicara’ lewat penampilannya di dalam lintasan.

Mantan pembalap Alfa Romeo Racing tersebut telah mencetak 21 kemenangan dan 103 podium dalam 349 Grand Prix. Namun bila sudah di luar trek balap, maka cerita tentang Raikkonen akan sama sekali berbeda.

Keluar dari intensitas persaingan di Formula 1, banyak yang berbicara sosok 42 tahun itu lebih santai, tidak sedingin ketika berada di paddock. Raikkonen sangat energik saat berpesta. Ini diakui oleh Jenson Button.

Baca Juga:

Persona pembalap kebangsaan Finlandia tersebut sebagai Iceman hanya diperuntukkan bagi mereka yang melihatnya di dalam dunia F1. Button mengungkapkannya dalam sebuah wawancara dengan Sky Sports.

“Kami tidak benar-benar saling berbicara di paddock. Tetapi ketika Anda sudah berada di luar (lingkungan F1), ketika matahari terbenar, segalanya (tentang Raikkonen) berubah,” Jenson Button mengungkapkan.

“Satu-satunya cerita yang paling saya ingat dengan Kimi, karena kebanyakan samar-samar, adalah kami keluar (untuk pesta) bersama sampai pukul 3 pagi di London. Saya punya rumah (di sana) pada saat itu.

“Dan saya bilang padanya, ‘Saya lelah, saya keluar dari sini’. Saya mencari taksi, pulang, berjalan memasuki rumah. Ketika sampai di dalam, Kimi sudah duduk di ruang tamu. Saya tak tahu bagaimana dia bisa sampai di sana,” juara dunia F1 2010 tersebut menambahkan.

Jenson Button mewawancarai Kimi Raikkonen, ketika masih memperkuat Ferrari, di podium

Jenson Button mewawancarai Kimi Raikkonen, ketika masih memperkuat Ferrari, di podium

Satu keunikan Raikkonen adalah keengganannya tampil di depan media saat koleganya dengan senang melakukan itu. Jika pun harus, ia tidak akan banyak bicara dan selalu menjawab pertanyaan dengan jujur  

Ini sesuatu yang diapresiasi oleh fans Formula 1, membuatnya dikagumi, dihormati dan memiliki banyak penggemar. Karakter serta gaya Iceman ketika berurusan dengan media pastinya akan sangat dirindukan.

Namun, sebenarnya, Raikkonen mengaku bingung mengapa pencinta Formula 1 bisa mengidolakan dirinya. “Saya tidak tahu, mungkin karena saya apa adanya? Karena saya secara konsisten aneh atau apa pun itu,” ujar Raikkonen.

“Itu (karakter) yang normal bagi saya, tetapi dari luar, mungkin tidak untuk semua orang. Meski demikian, selama ini saya sudah melakukan semuanya, sebagian besar, dengan cara saya sendiri,” ia menambahkan.

 

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Lewis Hamilton: I’m Back
Artikel berikutnya Nicholas Latifi Sudah Sibuk Persiapkan Diri untuk F1 2022

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia