Cara Unik Mick Schumacher untuk Bisa Fokus Jelang Balapan

Mick Schumacher membeberkan cara bagaimana dirinya bisa meraih fokus dengan cepat saat atau jelang balapan.

Cara Unik Mick Schumacher untuk Bisa Fokus Jelang Balapan

Pun meraih peringkat terakhir, nyatanya Mick Schumacher merasa sangat puas dengan pencapaiannya di balapan GP Bahrain beberapa pekan lalu.

Ia juga tak bersaing dengan pembalap lain, mengingat dirinya hanya mencoba untuk bisa bangkit setelah mengalami spin pada saat restart insiden Nikita Mazepin.

Memang sebenarnya Schumacher tidak memiliki beban besar pada gelaran Formula 1 2021. Haas yang sedang berada di masa transisi hanya menuntut pembalap 22 tahun tersebut untuk banyak belajar.

Baca Juga:

Pun begitu, dirinya tetap harus bisa memberikan yang terbaik di setiap balapan. Oleh karena itu, ia harus mempertahankan fokusnya saat balapan.

Bicara soal fokus, pembalap kelahiran Swiss ini memiliki cara yang unik untuk melatih mental dan fokusnya jelang setiap balapan.

Ia akan masuk ke dalam mobil dan berbicara dengan dirinya sendiri. Hal tersebut membuat dirinya bisa tenang jelang setiap seri balap.

Mick Schumacher, Haas VF-21

Mick Schumacher, Haas VF-21

Foto oleh: Charles Coates / Motorsport Images

"Ada seseorang yang mengatakan ini kepada saya. Penting bagi saya untuk berbicara dengan diri sendiri di dalam mobil," ujar jawara Formula 2 musim lalu ini.

"Saat pertama kali saya mendengarnya, saya pikir itu adalah sesuatu yang aneh. Tapi setelah saya mencobanya, itu sangat membantu.

"Jika Anda berbicara dengan diri Anda sendiri, akan ada banyak ide yang muncul. Selain itu, ini membuat saya lebih fokus dan percaya diri, karena saya memberitahu diri saya sendiri untuk tenang," Schumacher mengakhiri.

dibagikan
komentar
Kekuatan Sebenarnya AlphaTauri Akan Terlihat di F1 GP Spanyol

Artikel sebelumnya

Kekuatan Sebenarnya AlphaTauri Akan Terlihat di F1 GP Spanyol

Artikel berikutnya

Jos Verstappen, Pembuktian Pembalap Gagal Jadi Mentor Jempolan

Jos Verstappen, Pembuktian Pembalap Gagal Jadi Mentor Jempolan
Muat komentar