Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia

Carlos Sainz Sebut Ferrari Harus Tampil Sempurna

Insiden Grand Prix Australia menandakan Carlos Sainz dan Ferrari harus tampil sempurna jika ingin memperjuangkan kemenangan.

Carlos Sainz Jr., Ferrari

Sainz mengalami akhir pekan yang kurang menyenangkan di Sirkuit Albert Park, dimulai dari kualifikasi ketika tak punya waktu untuk menghangatkan ban sehingga gagal mencapai suhu optimal.

Itu terjadi karena mobilnya mengalami masalah pada starter dan harus membuatnya start dari grid kesembilan.

Nasib buruk berlanjut ketika pembalap asal Spanyol tersebut harus mengganti setirnya sebelum start, mengalami anti-stall dan kehilangan posisi, sebelum tergelincir di lap kedua.

Sedangkan situasi berbeda dialami rekan setimnya, Charles Leclerc, yang berhasil mengamankan pole position, memenangi balapan, dan mencatatkan waktu lap tercepat untuk memperlebar keunggulannya di puncak klasemen.

Carlos Sainz tak dapat menutupi kekecewaannya tentang apa yang terjadi, tapi dengan sederhana ia mengatakan bahwa itu menunjukkan dirinya dan tim harus bisa menempatkan segalanya dengan tepat.

“Charles mengemudi dengan sangat baik. Seperti yang dia katakan, dia telah memahami mobil ini dengan sangat baik dan dia melakukan hal-hal hebat dengannya,” kata Sainz.

“Tentu saja itu mobil yang hebat, tapi saya juga percaya dia membuat beberapa balapan yang sangat kuat, dan beberapa performa yang sangat kuat. Jadi, saya bersemangat tentang kualitas dan balapan, untuk melihat seberapa banyak kemajuan yang saya buat.

“Sayangnya itu tidak terjadi. Akan selalu ada satu balapan di mana segala sesuatunya tidak berjalan sesuai keinginan saya, dan akan selalu ada balapan di mana saya akhirnya melakukan kesalahan. Jadi sekarang yang penting adalah belajar darinya.

“Terpenting adalah kembali untuk mencoba dan menjadi lebih sempurna, dan berusaha melihat lebih banyak setiap detail.

“Mobil yang kami miliki tahun ini, saya merasa seperti setiap balapan yang tidak Anda selesaikan, Anda akan kehilangan banyak poin yang seharusnya bisa Anda cetak.”

Baca Juga:

Carlos Sainz tak yakin akhir pekan GP Australia menjadi yang terburuk di Formula 1, tapi ia mengatakan itu salah satu yang paling mengecewakan dalam kariernya.

Oleh karena itu, pembalap 27 tahun tersebut akan bekerja keras di setiap balapan tersisa agar situasi di Melbourne tak terulang.

“Saya tidak ingat persis 100 masalah saya yang lain dan sesuatu yang lain di balapan F1, jadi sulit untuk mengetahui apakah itu yang terburuk, tapi itu akhir pekan yang kelihatannya berjalan dengan baik,” ujarnya.

“Sepertinya saya lebih nyaman berada di dalam mobil dan melakukan beberapa lap yang kuat sepanjang akhir pekan.

“Lalu tiba-tiba, semuanya berubah menjadi salah satu akhir pekan saya yang paling mengecewakan. Saya tidak akan mengabaikannya.

“Namun, yang terpenting saya belajar dari kejadian itu, kami juga belajar sebagai tim, untuk menjadi lebih sempurna, menjadi lebih kuat, dan menjadi lebih tangguh di semua aspek. Perlu diingat, dengan 20 balapan tersisa, apa pun bisa terjadi.

“Kami hanya dapat menggunakan akhir pekan ini sebagai pendorong untuk memastikan bahwa kami belajar dari itu dan kami memiliki 20 balapan tersisa yang harus dilakoni dengan sempurna.”

Ferrari melakukan investigasi apakah pergantian setir menjadi penyebab Carlos Sainz memiliki start yang buruk dan masalah di awal lomba.

“Kami harus mengubahnya di grid tepat sebelum formasi lap. Apakah itu memengaruhi start itu sendiri? Saya pikir itu sesuatu yang sedang kami cari tahu karena pengaturan di setir harusnya sama,” kata Prinsipal Ferrari Mattia Binotto.

“Dia mengalami anti-stall saat start, jadi kami akan melihat data yang keluar dengan penjelasan tentang apa yang terjadi.”

Charles Leclerc, Ferrari F1-75, melewati Carlos Sainz Jr., Ferrari F1-75, yang mengalami insiden

Charles Leclerc, Ferrari F1-75, melewati Carlos Sainz Jr., Ferrari F1-75, yang mengalami insiden

Foto oleh: Andy Hone / Motorsport Images

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Power Unit Ferrari Kini 10 Dk Lebih Besar daripada Mercedes
Artikel berikutnya Imola Krusial untuk Max Verstappen Rawat Asa Juara

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia