Carsten Tilke Sebut Sirkuit Jeddah Proyek F1 Paling Ambisius

Desainer trek baru Formula 1 di Arab Saudi, Carsten Tilke, menggambarkan Sirkuit Jeddah sebagai tantangan spesial mengingat pengerjaannya yang harus tepat waktu.

Carsten Tilke Sebut Sirkuit Jeddah Proyek F1 Paling Ambisius

Carsten Tilke merupakan putra dari perancang sirkuit ternama Formula 1, Hermann Tilke, bertanggung jawab atas pembangunan Sirkuit Jeddah Corniche yang dikatakan sebagai trek jalan raya tercepat di dunia.

Para petinggi F1 mengatakan proyek ini berlomba dengan waktu untuk menyiapkan trek sesuai dengan tenggat yang ditentukan. Tilke pun mengatakan bahwa ini merupakan proyek F1 paling ambisius sejauh ini.

Pasalnya, mereka harus membangun sirkuit hingga benar-benar siap digunakan kurang dari satu tahun.

Namun, tantangan ini bisa dijawab oleh seluruh pihak yang terlibat dengan menyelesaikan sirkuit dalam waktu tujuh bulan.

“Tentu saja, tinggal sedikit waktu tersisa, kami berada dalam waktu proyek yang sangat ketat, tetapi trek akan siap tepat waktu,” kata Tilke kepada TalkSPORT.

“Mencoba melakukan ini dalam waktu delapan bulan adalah salah satu proyek paling ambisius yang kami miliki, terutama dalam hal tekanan waktu. Tetapi pada akhirnya, apa yang terjadi luar biasa dan semua orang menantikan balapan di sini.”

Baca Juga:

Sirkuit Jalan Raya Jeddah memiliki panjang 6,717 kilometer dengan 27 tikungan. Kendati begitu, Tilke mengatakan trek ini berkecepatan tinggi dan ada banyak titik menantang bagi pembalap.

“Yang menarik, ada tiga zona Drag Reduction System (DRS) yang berpotensi berada dalam zona kecepatan tertinggi di trek,” ujar Tilke.

“Ini bukan hanya trek lurus, ini merupakan area DRS, tapi itu membutuhkan banyak konsentrasi karena pembalap langsung berhadapan dengan dinding pembatas. Jadi, Anda harus berkendara dengan penuh konsentrasi.

“Area yang lebih menarik adalah bagian dari Tikungan 4 hingga Tikungan 10. Pada area itu adalah kombinasi tikungan berbentuk S yang sangat cepat dan mengalir.

“Itu akan cukup menantang karena pembalap harus menemukan jalur yang tepat dan di Tikungan 13 memiliki kemiringan permukaan lintasan (bank) sekitar 12%. Jadi, kami memiliki trek dengan banyak hal berbeda.”

Carsten Tilke juga mengatakan Sirkuit Jalan Raya Jeddah akan berperan penting dalam penentuan gelar juara dunia, sekaligus membuka peluang perebutan kampiun tergelar hingga balapan terakhir.

Max Verstappen (Red Bull Racing Honda) dan juara bertahan Lewis Hamilton (Mercedes-AMG Petronas F1) akan bersaing di Jeddah, tuan rumah Grand Prix Arab Saudi, akhir pekan ini (3-5/12/2021). 

Dengan selisih delapan poin, secara matematis Verstappen mampu memastikan gelar juara dunia di Jeddah Corniche paling tidak dengan empat skenario.

Namun, dengan kondisi trek yang masih baru, bukan mustahil hasil di Jeddah membuat napas Hamilton bisa lebih panjang untuk memaksakan gelar ditentukan pada balapan terakhir Kejuaraan Dunia Formula 1 2021, Grand Prix Abu Dhabi, 12 Desember nanti. 

“Kedua pembalap (Verstappen dan Hamilton) bisa menjadi juara dunia. Di satu sisi, trek ini sangat cepat, jadi kekuatan mesin akan sangat penting,” ujarnya.

“Tapi di sisi lain, ada banyak tikungan di trek ini. Itu juga sangat penting, jadi saya tidak yakin siapa yang akan lebih baik di sini, kita lihat saja.

“Mercedes jadi yang paling kuat untuk saat ini. Mereka benar-benar cepat dan akan sulit mengalahkan mereka, tapi tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi.

“Max sekarang memimpin klasemen dan di sirkuit jalan raya Anda bisa menyentuh dinding pembatas dengan sangat mudah. Jika sesuatu terjadi, maka dia akan berakhir di sana.

“Perbedaannya sangat, sangat kecil dan keduanya bisa menjadi pemenang.”

Jeddah Street Circuit

Jeddah Street Circuit

Foto oleh: Uncredited

dibagikan
komentar
Franz Tost: Kalender F1 Berisi 25 Balapan Akan Menyulitkan
Artikel sebelumnya

Franz Tost: Kalender F1 Berisi 25 Balapan Akan Menyulitkan

Artikel berikutnya

Antonio Giovinazzi Tak Lupakan Jasa Kimi Raikkonen

Antonio Giovinazzi Tak Lupakan Jasa Kimi Raikkonen
Muat komentar