Catatan Unik di Balik Pole Perdana Lando Norris

Sederet fakta menarik muncul setelah Lando Norris mengamankan pole position untuk kali pertama di Formula 1 pada kualifikasi Grand Prix Rusia.

Catatan Unik di Balik Pole Perdana Lando Norris

Keberhasilan pembalap muda McLaren, Lando Norris, merebut posisi start terdepan GP Rusia setelah menjadi yang tercepat di sesi kualifikasi di Sirkuit Sochi Autodrom, Sabtu (25/9/2021), sebetulnya tidak terlalu mengherankan.

Sejak debut di F1 pada GP Australia bersama Tim McLaren, Norris terus mengalami perkembangan signifikan. Untuk kualifikasi bisa dilihat dari dua tahun terakhir.

Norris mampu start dari grid ketiga GP Austria 2020, GP Styria 2021, dan GP Italia 2021. Pembalap muda Inggris tersebut lalu mampu merebut posisi start kedua di GP Austria 2021.

Norris juga menjadi pembalap F1 ke-102 yang mampu merebut pole position. Ia menjadi perebut pole baru di F1 setelah Lance Stroll melakukannya di GP Turki 2020 pada 14 November tahun lalu bersama Tim Racing Point (kini Aston Martin).

Bagi McLaren, GP Rusia menjadi pole position ke-156 sepanjang keikutsertaan mereka di F1 sejak 1966. Norris juga menjadi pembalap ke-17 tim asal Woking, Inggris, tersebut yang mampu merebut posisi start terdepan.

Lando Norris, McLaren MCL35M, mencetak pole di F1 GP Rusia 2021 setelah memakai ban slick menjelang akhir kualifikasi ketiga (Q3).

Lando Norris, McLaren MCL35M, mencetak pole di F1 GP Rusia 2021 setelah memakai ban slick menjelang akhir kualifikasi ketiga (Q3).

Foto oleh: Mark Sutton / Motorsport Images

Kualifikasi GP Rusia juga menjadi pole position pertama bagi McLaren dalam hampir sembilan tahun terakhir. Mereka terakhir melakukannya lewat Lewis Hamilton pada kualifikasi GP Brasil 2012 di Interlagos pada akhir November tahun tersebut.

“Awalnya saya tidak percaya mampu merebut pole. Masalahnya, sesi latihan bebas kami cukup kacau. Namun, semua akhirnya mampu berjalan mulus buat kami,” ucap Norris.

Pada sesi kualifikasi pertama dan kedua (Q1 dan Q2), seluruh pembalap masih memakai ban intermediate karena lintasan Sochi yang masih basah Namun, menjelang pertengahan Q3, semua pembalap mengganti ban mereka dengan ban kering (slick). 

“Saya tidak pernah berpikir soal pole karena kondisi lintasan sangat sulit. Sebelum melakukan flying lap terakhir, waktu lap saya tertinggal hingga dua detik. Jadi, saya sangat terkejut dengan progres pada akhir sesi,” tutur Norris.

Lebih jauh pembalap 21 tahun tersebut menyadari mampu berkembang. Namun, ia benar-benar tidak menyangka bisa mencatat waktu lap tercepat.

Baca Juga:

“Saya kira, kunci keberhasilan kami adalah kemampuan mempertahankan suhu ban dan mempersiapkannya sebaik mungkin untuk satu lap krusial ini. Saya mengakui harus mengambil risiko (untuk cepat) tetapi semua itu akhirnya terbayar,” tutur Norris.

Lando Norris akan berlomba di GP Rusia dengan berada di posisi keempat klasemen dengan 132 poin. Semua tidak lepas dari performa impresif McLaren yang berhasil menempatkan Daniel Ricciardo dan Norris yang finis 1-2 pada lomba sebelumnya di Monza.

Kendati begitu, Lando Norris tidak berani berjanji akan mampu mengulang hasil tersebut di GP Rusia. “Tidak ada yang menyangka kami bakal merebut pole kendati menang di Monza. Alasannya simpel, trek ini tidak cocok dengan mobil kami seperti di Monza,” kata Norris.

Keberhasilan Lando Norris merebut pole position di GP Rusia juga menjadikannya pembalap termuda kelima yang berhasil start terdepan di F1.

Dengan usia 21 tahun, 10 bulan, dan 13 hari, Norris hanya kalah dari Sebastian Vettel (21 tahun/2 bulan/11 hari di GP Italia 2008), Charles Leclerc (21/5/15 GP Bahrain 2019), Fernando Alonso (21/ 7/23 GP Malaysia 2003), dan Max Verstappen (21/10/5 GP Hungaria 2019).

 

 

  

dibagikan
komentar
Carlos Sainz Start Baris Terdepan Pertama

Artikel sebelumnya

Carlos Sainz Start Baris Terdepan Pertama

Artikel berikutnya

Kesalahan Langka Korbankan Pole Position Lewis Hamilton

Kesalahan Langka Korbankan Pole Position Lewis Hamilton
Muat komentar