Charles Leclerc Beri George Russell Tips

Pembalap Ferrari, Charles Leclerc, membagikan pengalamannya kepada George Russell untuk menghadapi kegugupannya saat bertandem dengan pembalap kelas dunia.

Charles Leclerc Beri George Russell Tips

Tahun depan, Russell resmi berseragam Mercedes-AMG Petronas Formula 1 Team untuk menggantikan Valtteri Bottas yang bergabung dengan Alfa Romeo Racing ORLEN.

Hal ini membuat Russell akan satu tim dengan idola sekaligus anutannya sepanjang kariernya hingga sampai di Formula 1, Lewis Hamilton.

Namun, banyak yang mengkhawatirkan kehadiran Russell bisa menjadi sumber masalah baru bagi Hamilton. Mengingat jiwa muda yang membara akan membuatnya berusaha keras menunjukkan kemampuan sesungguhnya.

Tapi, sebagian orang juga khawatir pembalap asal Inggris itu bisa tampil buruk karena tekanannya semakin besar dan kesulitan untuk menyamai level Hamilton, juara dunia tujuh kali (2008, 2014, 2015, 2017, 2018, 2019, 2020).

Oleh karena itu, Leclerc memberikan tips kepada George Russell agar bisa menghadapi tekanan dan tetap tampil bagus bersama tim baru.

Pasalnya, pembalap asal Monako itu sudah pernah melewati momen yang sama ketika menjadi tandem Sebastian Vettel di Scuderia Ferrari pada 2019-2020.

“Untuk George, tak banyak yang bisa saya katakan. Dia tahu apa yang harus dilakukan,” kata Leclerc seperti dilansir Formula1.com.

“Itu merupakan kesempatan yang luar biasa baginya dan dia juga sedang berada di posisi yang sangat bagus.

“Sama halnya seperti saya ketika bersama Seb, di mana saya memiliki rekan setim juara dunia empat kali (2010, 2011, 2012, 2013). Tentu saja, bagi kami, pembalap muda, ini kesempatan besar untuk menunjukkan apa yang dapat Anda lakukan dan pelajari dari yang terbaik.

“Jadi ya, dia hanya perlu menikmati waktu bersama Lewis di sana dan tidak perlu memberi tekanan besar pada diri sendiri.”

Baca Juga:

Charles Leclerc mampu membuktikan bahwa dirinya lebih baik ketimbang Sebastian Vettel yang alami kesulitan dalam dua tahun terakhirnya bersama Ferrari.

Pada 2019, Vettel finis di bawah Leclerc dengan tertinggal 24 poin. Salah satu penyebabnya adalah keberhasilan pembalap 23 tahun itu memenangi dua Grand Prix di Belgia dan Italia.

Menghindari hal serupa, Sebastian Vettel juga memberi masukan kepada Hamilton untuk menghadapi talenta muda yang akan jadi rekan setimnya.

“Saya tidak tahu harus berkata apa. Lewis sudah cukup tua, dia tidak membutuhkan banyak nasihat. Setiap situasi juga berbeda,” ujar pria asal Jerman itu.

“Ya, saya pikir jika Anda bisa balapan dengan rekan setim baru, Anda selalu mendapatkan banyak hal yang bisa Anda pelajari dari kedua pihak.

“Seperti ketika Charles bergabung dengan tim dan jika melihatnya kembali, saya menikmatinya.

“Saya selalu terbuka dan memberikan informasi. Saya juga belajar cara kerja dari Charles, sehingga hubungan di antara kami cukup bagus.”

Sebastian Vettel dan Charles Leclerc beberapa kali terlibat perselisihan sehingga membuat tim merugi karena keduanya gagal finis dan mobilnya alami kerusakan serius.

Sebastian Vettel, Ferrari SF90 berada di depan Charles Leclerc, Ferrari SF90, dalam sebuah balapan saat keduanya bersama di Tim Kuda Jingkrak.

Sebastian Vettel, Ferrari SF90 berada di depan Charles Leclerc, Ferrari SF90, dalam sebuah balapan saat keduanya bersama di Tim Kuda Jingkrak.

Foto oleh: Andy Hone / Motorsport Images

dibagikan
komentar
Banyak Pembalap Muda Bagus, Alpine Bingung Menyalurkannya
Artikel sebelumnya

Banyak Pembalap Muda Bagus, Alpine Bingung Menyalurkannya

Artikel berikutnya

Toto Wolff Kritisi Format Sprint Race F1 yang Membingungkan

Toto Wolff Kritisi Format Sprint Race F1 yang Membingungkan
Muat komentar