Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia
Formula 1 F1 GP Azerbaijan

Charles Leclerc Heran Ferrari Dilanda Masalah Keandalan

Penantang gelar Formula 1 2022 Charles Leclerc tak mengerti mengapa Ferrari dilanda masalah keandalan setelah memiliki awal musim yang sangat kuat.

Charles Leclerc, Ferrari F1-75, limps back to the pit trailing smoke

Charles Leclerc mengalami gagal finis (DNF) kedua dalam tiga balapan terakhir F1 musim ini yang membuatnya kehilangan banyak poin penting.

Pembalap asal Monako itu mengalami masalah pada mesin di pertengahan lomba Grand Prix Azerbaijan, tak lama setelah rekan setimnya Carlos Sainz mengalami hal serupa.

Kemenangan yang diraih pembalap Red Bull Racing Max Verstappen membuat bintang Scuderia Ferrari tersebut saat ini berada di urutan ketiga dengan jarak 34 poin.

Charles Leclerc mengatakan DNF di Sirkuit Baku City, Minggu (12/6/2022) sangat sulit diterima, karena tidak ada penjelasan logis mengapa Ferrari memiliki isu reliabilitas setelah berhasil memenangi dua dari tiga balapan pertama musim ini.

“Kami melaju cepat dan kami tidak memiliki masalah besar di paruh pertama musim ini,” kata Leclerc kepada Sky Sports F1.

“Sekarang, tampaknya kami memiliki sedikit lebih banyak masalah dibandingkan dengan awal musim, ketika kami tidak mengubah apa pun. Jika ada, kami membuat segalanya lebih baik.

“Jadi sulit dipahami untuk saat ini. Tetapi kami harus menganalisis dengan jelas. Saya tidak memiliki gambaran lengkap tentang apa yang terjadi di balapan ini.”

Baca Juga:

Leclerc mendesak tim Ferrari untuk mencoba memahami apa yang salah dalam beberapa pekan terakhir. Ia ingin memastikan bahwa hal itu tidak membuatnya terus-menerus gagal mendapatkan poin dengan kecepatan yang dimiliki F1-75.

“Ini menyakitkan. Kami benar-benar harus memastikan itu tidak terjadi lagi. Saya tidak dapat menemukan kata yang tepat untuk menjelaskannya. Ini sangat, sangat mengecewakan. Kami benar-benar harus mencari tahu apa yang terjadi,” ujarnya.

Kegagalan finis yang diderita Charles Leclerc di GP Spanyol membuatnya kehilangan komponen mesin yang berharga dan ini bisa membuatnya harus membuka segel mesin baru yang bisa memaksanya mendapatkan penalti grid.

“Saya tidak tahu, saya belum mendapat kabar apa yang terjadi. Tentu saja, ini masih sangat mengecewakan,” ucapnya.

“Saya datang dari mobil langsung menemui kalian (media) dan belum berbicara dengan seseorang di tim. Jadi saya tidak tahu apa yang salah.”

GP Azerbaijan menjadi akhir pekan yang sangat mengecewakan bagi Ferrari karena kedua pembalapnya gagal finis dengan masalah serupa.

Bukan hanya itu, tim pelanggan pabrikan Italia itu, Haas dan Alfa Romeo, juga mengalami masalah keandalan yang dialami Kevin Magnussen dan Guanyu Zhou.

Carlos Sainz, Ferrari F1-75

Carlos Sainz, Ferrari F1-75

Foto oleh: Carl Bingham / Motorsport Images

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Wolff Khawatir Hamilton Tak Bisa Turun di F1 GP Kanada
Artikel berikutnya Lando Norris Terima Penerapan Team Order McLaren di Baku

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia