Formula 1
R
GP Spanyol
06 Mei
Event berikutnya
60 hari
Selengkapnya:

Ricciardo Dukung Penerapan Sprint Race

Pembalap baru McLaren, Daniel Ricciardo, mendukung gagasan sprint race yang diadakan pada Sabtu, meski melihat ada keuntungan bagi tim-tim besar.

Ricciardo Dukung Penerapan Sprint Race

Tahun ini, otoritas Kejuaraan Dunia Formula 1 ingin mencoba menerapkan sprint race dengan jarak tak lebih dari 100 km pada tiga lokasi: Montreal (Kanada), Monza (Italia), dan Sao Paulo (Brasil).

Pada pertemuan terakhir dengan seluruh tim, mereka memberikan komentar positif, tapi keputusan final belum juga dibuat.

Keputusan harus dibuat sebelum balapan pertama musim ini dimulai di Bahrain, pada 28 Maret mendatang.

Menurut Ricciardo, tidak ada yang menentang menggelar lebih banyak balapan, meski pada awalnya merasa khawatir dengan gagasan tersebut.

“Saya memang sempat kahwatir, tapi pada akhirnya saya merasa itu lebih baik daripada kami harus membalik posisi start, jadi tak ada yang memanipulasi situasi,” kata Ricciardo seperti dilansir Speedweek.

“Saya senang jika harus melakoni lebih banyak balapan dan lebih sedikit sesi latihan. Tapi, hal terpenting adalah nilai dari pemenang Formula 1 tak berubah.

“Saya tidak ingin merasa balapan itu kurang penting daripada yang utama. Jadi, selama nilainya tak berubah, saya pasti lebih terbuka dengan gagasan ini, ketimbang mencoba membalik urutan start.”

Baca Juga:

Jika melihat situasi saat ini, menerapkan sprint race akan membuat Mercedes semakin mendominasi. Pasalnya, pabrikan Jerman itu masih menjadi yang terbaik di grid.

Menggelar balapan selama 100 km atau sekitar 17 lap, akan menyulitkan tim-tim papan bawah untuk mengejar ketertinggalan mereka.

Bagaimanapun, Prinsipal McLaren Andreas Seidl menegaskan timnya sangat mendukung rencana ini daripada menerapkan urutan start terbalik.

Menggelar lebih banyak balapan juga bisa membantu tim meningkatkan performa mobil mereka karena akan mengetahui masalah yang mereka alami.

“Tidak mungkin apa pun yang secara artifisial memengaruhi urutan kekuasaan, seperti yang terjadi dengan urutan start yang terbalik. Ini tidak terjadi dengan diskusi yang sedang kami lakukan, jadi kami mendukung gagasan ini,” ucap Seidl.

“Sebuah kelompok kerja sekarang sedang mengerjakan semua detailnya. Tetapi, semua tim mendukung proyek ini, jadi saya yakin kami akan mengatasi semua rintangan dengan cepat. Kami berharap dapat mencoba sesuatu seperti ini.”

Jika gagasan tersebut benar-benar diterapkan, maka seluruh pembalap harus mempersiapkan diri mereka lebih baik untuk melakoni banyak balapan.

Tetapi, ini bisa menjadi sesuatu yang menarik karena setiap pembalap tidak perlu melakukan pergantian ban untuk menyelesaikan balapan.

dibagikan
komentar
Didepak Tim Kuda Jingkrak, Vettel Jual Koleksi Mobil Ferrari

Artikel sebelumnya

Didepak Tim Kuda Jingkrak, Vettel Jual Koleksi Mobil Ferrari

Artikel berikutnya

Galeri: McLaren MCL35M Mengaspal Pertama Kali di Silverstone

Galeri: McLaren MCL35M Mengaspal Pertama Kali di Silverstone
Muat komentar