Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia

Daniel Ricciardo Khawatirkan Minimnya Visibilitas Mobil F1 2022

Pembalap McLaren, Daniel Ricciardo, mengatakan masalah visibilitas yang disebabkan ban 18 inci bisa menyebabkan kecelakaan.

Daniel Ricciardo, McLaren

Foto oleh: Zak Mauger / Motorsport Images

Ukuran ban yang lebih besar sebenarnya sudah menjadi keluhan beberapa pembalap Formula 1 karena akan mengurangi tingkat visibilitas mereka.

Pasalnya, posisi kokpit dari mobil-mobil F1 2022 tidak alami perubahan dibandingkan versi sebelumnya yang menggunakan roda 13 inci.

Lando Norris pernah mengatakan: “Mobil baru terlihat sangat berbeda, dimulai dari ban yang besar dengan panel di atasnya. Itu bisa menjadi masalah di beberapa trek, seperti di Monte Carlo atau Singapura.”

Dua lokasi tersebut merupakan tuan rumah Formula 1 di sirkuit jalan raya yang cukup sempit. Minimnya visibilitas akan menjadi masalah besar bagi para pembalap, karena mereka bisa saja menghantam pembalap lain atau menabrak dinding pembatas.

“Di tikungan tertentu, visibilitas pasti semakin buruk. Di sini itu tergantung pada jenis tikungan yang Anda miliki, yaitu seberapa ekstrem Anda harus mengerem dan ke mana Anda melihat. Kami harus terbiasa dengan itu,” kata pembalap Williams, Nicholas Latifi.

Formula 1 sudah memulai tes pramusim di Barcelona, dan para pembalap mulai benar-benar merasakan perbedaan antara mobil baru dan yang terdahulu.

Daniel Ricciardo menjadi salah satu yang mulai merasakan kekhawatiran terhadap mobil baru, terutama dalam hal visibilitas.

“Tidak diragukan lagi, visibilitas menjadi lebih sulit, roda yang lebih besar dan fairing ini, semuanya menghalangi,” ujarnya kepada Speedweek.

“Saya pikir itu adalah aspek yang umumnya diremehkan oleh para penggemar. Sangat sulit untuk membuat orang memahami betapa minimnya penglihatan kami.

“Kami memiliki banyak rekaman kamera terpasang, tetapi kamera biasanya dipasang lebih tinggi di mobil. Posisinya tidak sesuai dengan apa yang pembalap lihat.

“Para penggemar mungkin bisa mengetahuinya dengan gagasan terbaik tahun lalu, yaitu kamera helm baru yang dikenakan oleh George Russell dan Fernando Alonso.”

Baca Juga:

Salah satu kekhawatiran Daniel Ricciardo adalah ketika bersaing ketat dengan pembalap lain, karena dengan mobil terdahulu sudah sangat sulit.

“Saya kira kami akan terbiasa dengan tampilan baru, tetapi kami membutuhkan titik referensi baru,” ucap The Honey Badger.

“Sepanjang karier saya di Formula 1, saya tidak pernah benar-benar mendapatkan pandangan yang bagus dari dalam mobil. Ada begitu banyak titik buta, Anda memerlukan insting yang kuat dalam momen pertarungan wheel-to-wheel.

“Di mobil baru, pertama-tama Anda harus memercayai insting Anda saat berduel. Tapi saya juga berpikir bahwa setelah beberapa balapan akhir pekan, kami akan lupa betapa buruknya jarak pandang.”

Lando Norris, McLaren MCL36

Lando Norris, McLaren MCL36

Foto oleh: Steven Tee / Motorsport Images

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Bottas Yakin Alfa Romeo Bisa Bereskan Problem di Tes F1 2022
Artikel berikutnya Perkiraan Nilai Kontrak Baru Max Verstappen Terungkap

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia