Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia

Darah Ricciardo Mendidih karena Ulah Stroll

Daniel Ricciardo marah dengan penolakan Lance Stroll untuk bertanggung jawab atas tabrakan mereka di F1 GP Cina, Minggu (21/4/2024).

Ketika para pembalap bersiap-siap untuk memulai kembali balapan di lap 27, terkuncinya mobil Aston Martin Fernando Alonso di hairpin membuat lawan-lawan di belakangnya harus mengerem.

 

Rekan setimnya, Lance Stroll, menubruk bagian belakang mobil RB, Ricciardo, hingga terangkat dan mengalmi kerusakan. Keduanya terpaksa keluar dari pertarungan. Putra pemilik Aston Martin itu awalnya menyalahkan pembalap yang membuatnya menginjak rem, yang tanpa sepengetahuannya ternyata adalah Alonso.

 

Namun, steward FIA memiliki pendapat yang berbeda dan memberikan penalti waktu 10 detik kepada pembalap asal Kanada tersebut. Ia juga menerima dua poin penalti di Super License, sehingga totalnya menjadi tujuh poin selama 12 bulan terakhir.

 

Ricciardo, yang melihat peluangnya untuk meraih poin pertama di tahun 2024 menguap, sangat marah dengan kurangnya tanggung jawab Stroll atas insiden tersebut setelah menonton tayangan ulang.

 

"Mungkin dalam satu jam, ketika dia melihatnya, dia mungkin akan bertanggung jawab. Tapi jika tidak, saya tak bisa membantunya, begitu juga dengan siapa pun di sini," Ricciardo menegaskan.

"Ini sangat membuat frustrasi. Jelas, insiden balap bisa saja terjadi, tetapi di belakang safety car, itu tidak boleh terjadi.

 

"Yang membuat darah saya mendidih adalah saya menyaksikannya di dalam mobil, melihatnya dari sudut pandangnya. Segera setelah kami mulai mengerem, Anda bisa melihat helmnya berbelok ke kanan dan dia melihat ke puncak Tikungan 14, dia bahkan tidak melihat saya. Ketika menoleh ke belakang, ia sudah berada di belakang saya.

 

"Saya tidak tahu apa yang dia lakukan, di mana kepalanya berada, tetapi yang harus dia lakukan adalah mengkhawatirkan saya dalam situasi itu, dan dia jelas tidak melakukannya. Mari kita lihat apa yang dia katakan di media, tetapi jika dia mengejar saya, maka saya akan mengatakan lebih banyak lagi..."

Daniel Ricciardo, Tim Visa Cash App RB F1

Daniel Ricciardo, Tim Visa Cash App RB F1

Foto oleh: Sam Bloxham / Motorsport Images

Emosi Ricciardo meningkat ketika diperdengarkan komentar radio Stroll, yang menunjukkan bahwa ia menyalahkan pembalap Australia itu.

"Saya perlahan-lahan mulai tenang, dan kemudian saya diberitahu apa yang Lance pikirkan tentang insiden itu. Rupanya, saya bodoh, dan itu salah saya. Hal itu membuat darah saya mendidih, karena saat itu sangat terang dan juga berada di belakang safety car,” ungkapnya.

"Satu-satunya hal yang harus Anda lakukan adalah memperhatikan mobil di depan. Kita tidak bisa memprediksi apa yang akan dilakukan sang pemimpin. Balapan tidak akan dimulai sampai garis kontrol.

"Saya melakukan yang terbaik untuk tidak mengatakan apa yang ingin saya katakan, tapi persetan dengan orang itu. Dan saya juga bersikap baik! Tapi jika itu yang dia pikirkan..."

Baca Juga:

Setelah itu, Stroll mengklarifikasi bahwa komentar "idiot" yang dilontarkannya tidak ditujukan kepada Ricciardo.

 

"Saya rasa bukan dia," ujarnya. "Semua orang menginjak rem dan dia adalah orang yang berada di depan saya. Jadi saya tidak berpikir dia menginjak rem, itu adalah efek concertina.

 

"Saya mendapat penalti karena hasil akhirnya saya menabrak Ricciardo, tetapi itu tidak seperti semuanya normal dan saya hanya menabrak bagian belakangnya. Ada efek concertina yang sangat aneh dan saya ingin melihat para steward mempertimbangkannya sedikit lebih banyak."

 

Keputusan para steward berbunyi, "Kami memutuskan bahwa Mobil 18 seharusnya mengantisipasi laju mobil-mobil di depannya, terutama Mobil 3 dan seharusnya bersiap untuk mengerem.

 

"Seandainya saja ia melakukan hal itu, maka tabrakan tersebut dapat dihindari. Oleh karena itu, Mobil 18 yang paling disalahkan atas tabrakan yang pada akhirnya membuat Mobil 3 harus keluar dari balapan."

 

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Klasemen F1 Usai GP Cina: Perez Kikis Jarak dengan Verstappen
Artikel berikutnya Eksklusif: F1 Godok Struktur Poin yang Baru

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia