Nyck de Vries Kaget Masuk Kandidat Williams untuk F1 2022

Pembalap Tim Formula E Mercedes Nyck de Vries mengaku terkejut mengetahui dirinya dikabarkan akan bergabung ke Formula 1 untuk membela Williams Racing musim depan.

Nyck de Vries Kaget Masuk Kandidat Williams untuk F1 2022

Belakangan ini, nama Nyck de Vries dikaitkan dengan Williams, salah satu tim Formula 1 (F1). Diduga, Mercedes ingin salah satu pembalap binaannya sendiri yang berada di grid pada 2022.

Untuk alasan ini, mereka merekomendasikan De Vries untuk mengisi salah satu kursi Williams, apabila pabrikan Jerman tersebut jadi memboyong pilot mudanya, George Russell.

Ada banyak kandidat untuk mengisi slot pembalap Williams musim depan, namun karena hubungan positif kedua tim, kemungkinan besar Mercedes akan punya suara dalam menentukan pilihan.

George Russell saat ini membalap untuk tim asal Grove, Inggris tersebut dengan dukungan dari Mercedes. Tetapi pilot 23 tahun itu punya peluang promosi ke skuad Silver Arrows pada 2022 untuk menggantikan Valtteri Bottas.

Karena tidak ada pembalap Mercedes yang bersaing di Formula 2 (F2), skenarionya adalah mereka akan lebih memilih Nyck de Vries, yang pada dua musim terakhir bersaing dalam seri Formula E.

Pembalap 26 tahun asal Belanda itu sendiri telah ditanya soal potensinya untuk memperkuat Williams di F1, baru-baru ini. De Vries justru mengungkapkan keterkejutannya menanggapi kabar tersebut.

Baca Juga:

"Saya baru saja membaca apa yang dikatakan dan apa yang ditulis pers tentang hal itu. Tentu menyenangkan bagi saya mengetahui ada pembicaraan tentang saya dan mengasosiasikan saya dengan Williams," kata De Vries kepada Ziggo Sport.

"Saya sangat senang dan terhormat Toto Wolff (prinsipal tim f1 Mercedes) memuji penampilan kami di terk. Jadi itu bagus untuk didengar. Tetapi pada saat yang sama saya senang dengan posisi saya dan apa yang saya lakukan sekarang.

"Hal terpenting bagi kami saat ini adalah menyelesaikan musim dengan baik di Berlin," ujarnya. Ditanya apakah memang sudah ada tawaran, De Vries menjawab, "Saya tidak tahu lebih dari (kabar) itu."

Sekarang Nyck de Vries memang ingin fokus penuh ke Formula E, yang akan menjalani balapan terakhirnya hari Minggu (15/8/2021) ini. Pasalnya, ia berpeluang menjadi juara dunia.

Sang pilot saat ini memuncaki klasemen pembalap, namun posisi De Vries masih sangat mungkin diambil alih oleh delapan hingga 10 pembalap. Karena itu race Berlin E-Prix II nanti akan sangat menentukan. 

Nyck de Vries, Mercedes-Benz EQ , podium kedua, dengan trofinya di London E-Prix 2021.

Nyck de Vries, Mercedes-Benz EQ , podium kedua, dengan trofinya di London E-Prix 2021.

Foto oleh: Simon Galloway / Motorsport Images

dibagikan
komentar
Alonso Merasa Alpine Kalah Telak dari McLaren
Artikel sebelumnya

Alonso Merasa Alpine Kalah Telak dari McLaren

Artikel berikutnya

Red Bull Racing Akan Bekerja Lebih Keras demi Gelar F1 2021

Red Bull Racing Akan Bekerja Lebih Keras demi Gelar F1 2021
Muat komentar