Bagi Hakkinen, Duel Verstappen-Hamilton di Silverstone Racing Incident

Bagi juara dunia Formula 1 dua kali, Mika Hakkinen, insiden antara Max Verstappen dan Lewis Hamilton di GP Inggris, akhir pekan lalu, merupakan kecelakaan balap biasa.

Bagi Hakkinen, Duel Verstappen-Hamilton di Silverstone Racing Incident

Apa yang terjadi di Tikungan 9 (dinamai Copse) Sirkuit Silverstone pada lap pertama balapan GP Inggris, Minggu (18/7/2021) lalu, memperlihatkan babak baru persaingan panas Max Verstappen (Red Bull Racing) dan Lewis Hamilton (Mercedes) musim ini.

Keduanya bersenggolan dalam kecepatan hampir 300 km/jam di Copse hingga Verstappen keluar trek dan tidak mampu melanjutkan balapan setelah Red Bull RB16B andalannya hancur.

Di sisi lain, Hamilton mendapat penalti 10 detik karena steward menilainya bersalah atas insiden tersebut. Namun begitu, juara dunia tujuh kali (2008, 2014, 2015, 2017-2020) itu mampu melanjutkan balapan dan bahkan memenanginya.

Kemenangan kedelapan di GP Inggris membuat Hamilton memangkas ketertinggalannya dengan Verstappen di puncak klasemen menjadi tinggal delapan poin. Insiden itu pun mendapat berbagai tanggapan berbagai pihak.

Max Verstappen, Red Bull Racing RB16B, dan Lewis Hamilton, Mercedes W12, langsung memimpin begitu start F1 GP Inggris di Sirkuit Silverstone, Minggu (18/7/2021).

Max Verstappen, Red Bull Racing RB16B, dan Lewis Hamilton, Mercedes W12, langsung memimpin begitu start F1 GP Inggris di Sirkuit Silverstone, Minggu (18/7/2021).

Foto oleh: Steven Tee / Motorsport Images

Salah satu yang angkat suara tak lain Mika Hakkinen. Menurut juara dunia F1 1998 dan 1999 – semua bersama Tim McLaren-Mercedes – kecelakaan seperti yang terjadi di GP Inggris lalu memang tidak bisa dihindari.

“Sebagai pembalap hebat yang tengah memburu gelar, Anda pasti tidak akan mundur. Balap adalah pekerjaan Anda. Berdasarkan pengalaman, saya tahu jika terjadi situasi wheel-to-wheel hampir pasti mobil bakal bersenggolan,” ucap Hakkinen.

Dalam kolomnya di Unibet tersebut, pemenang 20 Grand Prix, 51 podium, dan 26 pole position dalam 161 start F1 antara 1991 sampai 2001 itu menjelaskan, kecelakaan yang melibatkan Verstappen dan Hamilton di Silverstone adalah insiden balap (racing incident).

 

Hakkinen juga tertarik dengan performa Vestappen dan Hamilton yang saling mengalahkan musim ini. Menurut pria asal Finlandia yang kini berusia 52 tahun tersebut, Verstappen sangat percaya diri.

“Ia sudah memenangi lima balapan tahun ini dan tengah memimpin kejuaraan dunia. Startnya di GP Inggris lalu juga luar biasa. Ia tidak akan menyerahkan posisinya kepada Hamilton dengan mudah, utamanya di tikungan cepat,” kata Hakkinen.

“Di sisi lain, Hamilton juga sangat yakin dengan kemampuan dan mobilnya. Ia sudah merebut banyak sukses bersama Mercedes.

“Hamilton juga sangat berpengalaman dan itulah yang membuatnya sangat fokus untuk menang dan sehingga mampu merebut posisi Verstappen di lintasan.”

Baca Juga:

Mika Hakkinen menambahkan, insiden di Silverstone barulah awal dari duel sengit di antara kedua pembalap top di F1 saat ini. Hakkinen memperkirakan duel keras keduanya bakal lebih sering terjadi tahun ini.

“Kecelakaan ini benar-benar menyulut api di antara keduanya dan pertarungan perebutan gelar juara dunia tahun ini. Tentu, tidak satu pun di antara mereka yang ingin insiden di Inggris terulang,” tutur Hakkinen.

“Tetapi, kasus ini juga akan membuat mereka takkan menarik kaki dari pedal gas bila nanti terlibat duel jarak dekat lagi. Publik akan disuguhi duel sangat keras di sisa lomba musim ini dan itu akan membuat balapan semakin menarik.”

 

dibagikan
komentar
Ecclestone: Hukuman Hamilton Seharusnya 30 Detik

Artikel sebelumnya

Ecclestone: Hukuman Hamilton Seharusnya 30 Detik

Artikel berikutnya

Ricciardo Termotivasi Usai Hasil Finis Terbaik bersama McLaren

Ricciardo Termotivasi Usai Hasil Finis Terbaik bersama McLaren
Muat komentar