Duo Ferrari semakin dekat dengan hukuman penalti grid

dibagikan
komentar
Duo Ferrari semakin dekat dengan hukuman penalti grid
Adam Cooper
Oleh: Adam Cooper
28 Apr 2017 10.34

Karena memasang komponen turbo baru pada sesi latihan pertama GP Rusia, kedua pembalap Ferrari, Sebastian Vettel dan Kimi Raikkonen, terancam dijatuhi penalti grid.

Kedua pembalap Ferrari kini telah memakai komponen turbo yang ketiga, dengan sisa 17 Grand Prix – termasuk Rusia – di musim 2017.

Tahun ini, hukuman penalti grid akan dijatuhi jika pembalap sudah melakukan lima kali pergantian komponen unit mesin. Aturan tersebut juga direvisi untuk mencegah pergantian komponen dengan maksud mengumpulkan stok suku cadang dalam satu pekan balapan. Trik tersebut pernah diterapkan oleh Lewis Hamilton dan Fernando Alonso.

Selain duo pembalap 'kuda jingkrak', pembalap Haas, Romain Grosjean, juga memakai komponen turbo Ferrari yang ketiga, sementara pembalap Toro Rosso, Carlos Sainz, musim ini telah memakai komponen MGU-H Renault yang ketiga.

Namun pembalap yang paling dekat dengan hukuman penalti grid adalah pembalap McLaren, Stoffel Vandoorne. Pembalap Belgia itu telah memakai turbo keempat dan MGU-H keempat. Maka pada pergantian berikutnya, Vandoorne akan otomatis dijatuhi penalti grid.

Sementara rekan setimnya, Fernando Alonso, masih satu tingkat lebih aman dengan komponen turbo dan MGU-H yang ketiga di musim ini.

 

Artikel Formula 1 berikutnya
GP Rusia: Raikkonen ungguli Bottas di FP1

Artikel sebelumnya

GP Rusia: Raikkonen ungguli Bottas di FP1

Next article

Vandoorne terancam penalti grid setelah masalah mesin

Vandoorne terancam penalti grid setelah masalah mesin
Load comments