Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia

Eksklusif: F1 Godok Struktur Poin yang Baru

Formula 1 akan membahas struktur poin baru minggu depan, Motorsport.com mengetahui hal itu dapat memicu perombakan pada awal musim 2025.

Pembicaraan akan berlangsung ketika tim-tim bergabung dengan FIA dan manajemen F1 untuk menghadiri pertemuan rutin Komisi F1 di Jenewa dan melalui konferensi video, ketika mereka memperdebatkan berbagai topik yang berkaitan dengan masalah teknis dan olahraga.

Salah satu hal yang menjadi sorotan utama dalam agenda Komisi F1, yang telah didistribusikan sebelum pertemuan, adalah potensi perubahan pada struktur poin balap jet darat.

Baca Juga:

Gagasan yang diusulkan adalah agar poin didistribusikan kepada 12 pembalap teratas, bukan 10 seperti yang terjadi sejak 2010.

Untuk memastikan dampak minimal pada pertarungan memperebutkan kejayaan kejuaraan secara keseluruhan, usulan ini tidak akan mengguncang poin yang ditawarkan di posisi terdepan.

Sebaliknya, jika rencana ini mendapat dukungan, maka posisi tujuh besar di akhir balapan tidak akan berubah, dengan hanya poin yang ditawarkan untuk posisi 8 ke bawah yang akan berubah seperti yang terlihat pada tabel di bawah ini.

Posisi finis Poin saat ini Poin yang diusulkan
1 25 25
2 18 18
3 15 15
4 12 12
5 10 10
6 8 8
7 6 6
8 4 5
9 2 4
10 1 3
11 0 2
12 0 1
Putaran tercepat 1 (Hanya 10 finisher teratas) 1 (Hanya untuk 12 finisher teratas)

Motorsportl.com memahami bahwa perluasan poin yang ditawarkan telah dilakukan setelah beberapa lobi dari tim-tim kecil yang percaya bahwa hal ini akan menjadi peningkatan bagi mereka dan F1 jika poin didistribusikan secara lebih luas.

Hal ini akan memberikan nilai tambah bagi tim-tim yang berjuang di posisi lebih rendah. Karena kalah cepat dengan lima skuad teratas, mereka bahkan nyaris tak mendapat poin.

Fernando Alonso, Aston Martin AMR24, Max Verstappen, Red Bull Racing RB20, Sergio Perez, Red Bull Racing RB20, Carlos Sainz, Ferrari SF-24, Charles Leclerc, Ferrari SF-24, saat start Sprint

Fernando Alonso, Aston Martin AMR24, Max Verstappen, Red Bull Racing RB20, Sergio Perez, Red Bull Racing RB20, Carlos Sainz, Ferrari SF-24, Charles Leclerc, Ferrari SF-24, saat start Sprint

Foto oleh: Zak Mauger / Motorsport Images

Setelah empat balapan musim ini, saldo tiga tim - Alpine, Williams dan Sauber – masih kosong karena nyaris tidak ada poin yang bisa diraih oleh lima tim di posisi 10 besar.

Perubahan ini juga akan memberikan penghargaan kepada performa konsisten sepanjang musim dalam hal memberikan poin secara teratur melalui satu hasil bagus.

Saat ini, tim-tim bisa saja kalah dalam perebutan gelar juara konstruktor dengan saingannya jika terjadi balapan aneh, di mana pesaing mereka mendapatkan hasil bagus hanya dalam satu kali balapan.

Rencana untuk mempertahankan poin untuk posisi teratas tidak berubah. Sebab, ini cara untuk memastikan dukungan dari tim-tim terkemuka, yang sebelumnya enggan melakukan perubahan pada struktur - terutama karena FIA menerima pembayaran biaya masuk untuk setiap poin yang dicetak.

Meskipun disadari bahwa tidak akan ada dukungan bulat untuk proposal tersebut, namun hanya membutuhkan 6 dari 10 tim saat ini untuk mendukungnya pekan depan agar dapat diluncurkan musim depan.

Perubahan pada struktur poin F1 boleh dibilang langka, dengan hanya ada empat kali perubahan sejak 1990.

Pada 1991, F1 memperkenalkan sistem 10/6/4/3/2/1, sebelum kemudian diganti pada 2003 dengan revisi menjadi 10/8/6/5/4/3/2/1.

Selanjutnya 2010, sistem 10 besar saat ini yaitu 25/18/15/12/10/8/6/4/2/1 diperkenalkan, sementara satu poin ditambahkan untuk pemilik putaran tercepat mulai 2019 asalkan ia juga finis di 10 besar.

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Darah Ricciardo Mendidih karena Ulah Stroll
Artikel berikutnya Horner Minta Wolff Fokus ke Mercedes daripada Mengurusi Verstappen

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia