Esteban Ocon: Formula 1 Bisa Lebih Menarik daripada Sepak Bola

Pembalap Tim Alpine F1 Esteban Ocon menyebut jika jarak antarmobil musim depan makin dekat, Formula 1 bukan mustahil bisa lebih menarik ketimbang sepak bola.

Esteban Ocon: Formula 1 Bisa Lebih Menarik daripada Sepak Bola

Seperti diketahui F1 akan menerapkan regulasi baru mulai musim 2022. FIA dan promotor F1 sepakat mengubah banyak peranti aerodinamika demi mempermudah overtake (aksi saling balap).

Jika keinginan otoritas F1 tersebut – makin banyak overtaking – terwujud pada musim depan, ajang balap jet darat itu diyakini bisa menyamai atau bahkan melewati popularitas sepak bola, olahraga dengan penggemar terbanyak di kolong jagat.

Meningkatnya popularitas F1 sudah terlihat dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu penyebabnya adalah kesuksesan serial Drive to Survive yang ditayangkan di Netflix, yang terbukti signfikan mendongkrak jumlah penggemar F1, utamanya dari generasi milenial.

Bukti konkret lain adalah membeludaknya penonton di negara yang selama ini “tidak menyukai F1”, Amerika Serikat (AS). Pada GP Amerika, 22-24 Oktober lalu, tidak kurang 400.000 penonton mendatangi Cirrcuit of The Americas (COTA) selama akhir pekan.

Fenimena seperti ini tidak pernah terjadi sebelumnya di AS. Menurut Ocon, hal tersebut jelas sangat baik bagi masa depan Formula 1.

“Sungguh fantastis melihat bagaimana F1 berkembang belakangan ini,” tutur pemenang Grand Prix Hungaria 2021, awal Agustus lalu, seperti dikutip Formule1.nl.

“Tentu saja masih banyak yang bisa kami dan otoritas F1 lakukan. Kami memang mencoba beberapa hal berbeda (untuk menarik penonton). Balapan saat ini juga makin menarik. Peluang yang dimiliki pembalap kian banyak dan balapan makin sulit ditebak sampai lap terakhir.”

Baca Juga:

Kepastian gelar yang baru diperoleh Max Verstappen (Red Bull Racing) setelah memenangi balapan terakhir di Abu Dhabi, juga membuktikan betapa kian sengitnya persaingan perebutan gelar di F1.

“Jika mampu membuat jarak semua mobil lebih dekat, Formula 1 mungkin bisa menjadi lebih menarik daripada sepak bola. Saya akan sangat senang bila itu bisa terjadi,” kata pembalap asal Prancis berusia 25 tahun itu.

“Setiap orang kini membicarakan Formula 1. Saya memiliki beberapa teman yang sebelumnya sama sekali tidak tertarik pada olahraga. Tetapi, kini mereka mengikuti (Formula 1) di setiap balapannya. Ini jelas sesuatu yang menggembirakan.”

Esteban Ocon termasuk pembalap generasi muda di F1. Namanya kali pertama masuk entry list di GP Belgia 2016. Turun dalam 89 balapan, pembalap berdarah Aljazair dan Spanyol itu sudah sekali memenangi balapan denga total dua finis podium.

 

 

dibagikan
komentar
Nikita Mazepin Beri Nilai Tinggi Kinerjanya di F1 2021
Artikel sebelumnya

Nikita Mazepin Beri Nilai Tinggi Kinerjanya di F1 2021

Artikel berikutnya

Gianpiero Lambiase, Race Engineer di Balik Sukses Max Verstappen

 Gianpiero Lambiase, Race Engineer di Balik Sukses Max Verstappen
Muat komentar