Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia

F1 Buka Kemungkinan Gelar 30 Balapan Semusim

CEO Formula 1, Stefano Domenicali, mengatakan bahwa Las Vegas dan Afrika Selatan dapat menjadi tuan rumah Grand Prix di masa depan.

Charles Leclerc, Ferrari F1-75, Max Verstappen, Red Bull Racing RB18, Carlos Sainz Jr., Ferrari F1-75, Lewis Hamilton, Mercedes W13, Sergio Perez, Red Bull Racing RB18

Kejuaraan dunia balap jet darat memasuki musim terpanjang 2022, yang mana tersaji sebanyak 23 seri. Triple-header dan faktor kelelahan serta kesehatan mental jelas menjadi tantangan tersendiri bagi personel paddock.

Belum juga seluruh lomba terselesaikan tahun ini, Domenicali telah mengisyaratkan kemungkinan bertambahnya jumlah balapan dalam kalender F1. Las Vegas bisa bergabung, dengan Afrika Selatang ditargetkan pasar baru.

“Kami perlu seimbang. Kami perlu melihat peluang apa lagi yang ada. Dan segera kami akan memberi tahu semua orang apa strategi kami untuk mengembangkan pasar itu,” ucap Domenicali kepada Sky Sports F1.

Las Vegas kali terakhir menggelar Formula 1 pada 1984 silam. Sementara itu, Sirkuit Kyalami di Afrika Selatan jadi tuan rumah untuk terakhir kalinya musim 1993.

“Di atas Amerika, di atas Cina, saya pikir ada potensi juga di Afrika dalam waktu dekat. Ada banyak minat di sana. Pasti itu adalah area lain yang sejauh ini tidak ada dalam geografi kalender kami,” ujarnya.

Beredar kabar, bahwa Las Vegas akan masuk kalender F1 musim 2023, dengan balapan direncanakan malam hari (night race). Namun, belum ada tanda-tanda perihal Afrika Selatan.

Para pembalap Formula 1 saat beraksi dalam Grand Prix Bahrain 2022

Para pembalap Formula 1 saat beraksi dalam Grand Prix Bahrain 2022

Foto oleh: Mark Sutton / Motorsport Images

Saat ini, Perjanjian Concorde antara tim-tim dengan FIA dan Formula 1 yang berlangsung hingga 2025, memungkinkan adanya 24 balapan per musim.

“Saya kira ada potensi untuk 24 (seri),” kata Domenicali.

“Saya akan mengatakan ada potensi untuk mencapai 30! Dalam hal minat yang kami lihat di seluruh dunia.

“Terserah kami untuk mencoba menemukan keseimbangan yang tepat mengingat venue apa yang ingin kami hadiri di F1, apa nilai historis yang perlu kami lihat dalam kalender.”

Lebih lanjut, Domenicali mengatakan bahwa beberapa perlombaan Formula 1 yang diselenggarakan sekarang bisa kehilangan posisinya pada jadwal.

“Ada beberapa promotor yang memiliki perjanjian yang kedaluwarsa, dan mungkin beberapa Grand Prix saat ini tidak lagi menjadi bagian dari kalender,” tuturnya.

Baca Juga:

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Hamilton Berdonasi Rp791 Juta sebagai Ganti Denda Absen di FIA Gala
Artikel berikutnya Siasat Kurangi Bobot, Beberapa Tim F1 Mengelupas Cat

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia