F1 GP Bahrain: Kecepatan Ferrari Turun 1 Detik

Ferrari kesulitan dengan ban sepanjang kualifikasi GP Bahrain, Sabtu (28/11/2020) malam. Namun, dari catatan waktu lap, hal sebaliknya terjadi pada tim-tim seperti Mercedes dan Red Bull.

F1 GP Bahrain: Kecepatan Ferrari Turun 1 Detik

Pembalap Tim Scuderia Ferrari, Charles Leclerc, tahun lalu membuat pole position sekaligus rekor Sirkuit Internasional Bahrain (Sakhir) dengan 1 menit 27,866 detik. Namun, Sabtu kemarin, pembalap asal Monaco itu sudah tersingkir di kualifikasi kedua (Q2).

Leclerc terpaksa harus start dari grid 12 pada lomba GP Bahrain 2020, Minggu (29/11/2020) malam nanti, setelah hanya mencatat waktu lap 1 menit 29,165 detik. Ada gap hingga 1,299 detik antara waktu lap terbaik Leclerc di 2019 dengan tahun ini di Bahrain.

Pembalap Ferrari lainnya, Sebastian Vettel, juga tersingkir seusai Q2 dengan posisi start hanya satu level di atas Leclrec, 11. Pada GP Bahrain tahun lalu, Vettel ada di posisi kedua Q3, tepat di belakang Leclerc, dengan 1 menit 28,160 detik.

Tetapi, pada Q2 GP Bahrain 2020, juara dunia empat kali (2010, 2011, 2012, 2013) tersebut 1 menit 29,149 detik alias 0,989 detik lebih lambat daripada tahun lalu di tempat yang sama.

Baca Juga:

Banyak faktor yang membuat Ferrari SF1000 lambat di Sirkuit Sakhir. Seusai kualifikasi, Vettel mengakui aspal Sakhir tidak ramah terhadap ban. Lintasan yang agak berdebu juga membuat trek sedikit licin.

Belum lagi kondisi alam yang sulit ditebak. Pada sesi latihan bebas ketiga (FP3) yang juga digelar pada Sabtu sebelum kualifikasi, angin bertiup agak kencang sehingga mengganggu kestabilan mobil.

“Aspal Sakhir sangat tidak ramah dengan ban. Tyre management akan menjadi kunci pada lomba nanti,” kata Vettel setelah kualifikasi.

Sebastian Vettel kesulitan mengendalikan Ferrari SF1000 di Sirkuit Bahrain karena kondisi lintasan dan ban.

Sebastian Vettel kesulitan mengendalikan Ferrari SF1000 di Sirkuit Bahrain karena kondisi lintasan dan ban.

Foto oleh: Zak Mauger / Motorsport Images

Di Bahrain, Ferrari memang kesulitan saat turun dengan ban medium (C3, garis kuning) maupun lunak/soft (C4, merah). Sebaliknya bagi tim-tim seperti Mercedes-AMG Petronas dan Red Bull Racing-Honda.

Para pembalap kedua tim sangat cepat dengan ban medium di Q2 dan ban soft di Q3. Itulah mengapa catatan waktu para pembalap Mercedes dan Red Bull berbanding terbalik dengan Ferrari.

Peraih pole position GP Bahrain 2020 sekaligus juara dunia, Lewis Hamilton, hanya mencatat 1 menit 28,190 detik tahun lalu. Namun, Sabtu kemarin ia merebut pole GP Bahrain sekaligus mematahkan rekor lap sirkuit dengan 1 menit 27,264 detik.

Itu berarti juara dunia tujuh kali (2008, 2014, 2015, 2017, 2018, 2019, 2020) tersebut 0,926 detik lebih cepat.

Tahun lalu, Valtteri Bottas hanya menembus 1 menit 28,256 detik untuk start dari grid keempat. Malam nanti, pembalap asal Finlandia tersebut bakal start di samping Hamilton usai menembus 1 menit 27,553 detik atau 0,703 detik lebih cepat dibanding tahun lalu.

Di Red Bull, Max Verstappen mampu start dari grid ketiga GP Bahrain 2020 setelah di Q3 membukukan 1 menit 27,678 detik atau 1,074 detik lebih cepat daripada tahun lalu.

Pierre Gasly (AlphaTauri-Honda) yang musim lalu berseragam Red Bull di GP Bahrain, hanya sampai Q2 dengan waktu 1 menit 29,526 detik (grid start 13).

Namun, Sabtu kemarin, Alex Albon mampu start di grid keempat GP Bahrain 2020 usai menembus 1 menit 28,274 detik atau 1,252 detik lebih cepat daripada waktu Gasly tahun lalu.

dibagikan
komentar
Lance Stroll Korban Kesalahpahaman Racing Point

Artikel sebelumnya

Lance Stroll Korban Kesalahpahaman Racing Point

Artikel berikutnya

Raikkonen: Mobil Sangat Lambat Saat Kualifikasi

Raikkonen: Mobil Sangat Lambat Saat Kualifikasi
Muat komentar