Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia

F1 Perbarui Regulasi, Hapuskan Aturan Ban Q2

FIA resmi mengonfirmasi bahwa pembalap Formula 1 yang masuk 10 besar tidak akan lagi diminta untuk memulai balapan dengan ban yang digunakan saat Q2 mulai musim 2022.

Mercedes W13 detail

Penghapusan aturan itu sudah lama menjadi pembahasan tim-tim, yang diberlakukan sejak 2014 dan mengharuskan semua pembalap yang mencapai Q3 untuk memulai start dengan ban yang dipakai ketika menjalani Q2.

Regulasi tersebut bertujuan meningkatkan lomba karena beberapa tim akan mencoba menggunakan kompon ban yang lebih keras saat lolos ke Q3, guna mendapatkan keuntungan di awal balapan.

Namun, keuntungan yang dimiliki malah jarang menciptakan banyak variasi strategi. Pasalnya, dalam sejumlah perlombaan, kondisi membuat pembalap memilih ban medium untuk lolos ke fase akhir kualifikasi.

Usai pengenalan Sprint F1 tahun lalu yang menghapus aturan ban Q2, kini telah diperluas untuk menghapus aturan di semua balapan. Ini berarti para pembalap akan mendapatkan pilihan ban awal secara bebas.

Dalam pembaruan regulasi olahraga musim 2022, menyatakan bahwa, “Pada awal balapan, setiap mobil yang memenuhi syarat untuk Q3 harus memakai dengan ban yang digunakan pembalap untuk mencetak waktu tercepatnya selama Q2.”

Dan kini, aturan itu akan menciptakan lapisan intrik ekstra bagi setiap tim sebelum balapan, saat tim mempertimbangkan ban apa yang akan digunakan untuk memulai balapan dengan mobil mereka di dalam 10 besar.

Pada tahun-tahun sebelumnya, pilihan bebas ini hanya diberikan ketika Q2 berlangsung dalam kondisi basah dengan ban intermediate atau ban basah.

Seiring dengan penghapusan aturan ban Q2, regulasi olahraga yang diperbarui juga menawarkan penyesuaian pertama pada aturan Safety Car dan bagaimana balapan akan dimulai kembali.

Dijelaskan pula soal bagaimana sesi teknis baru FIA bertajuk 'Show and Tell' , yang bakal mulai beroperasi mulai F1 tahun ini.

Perubahan lebih lanjut dimungkinkan dalam pertemuan antara Komite Penasihat Olahraga dan Komisi F1 dalam beberapa minggu mendatang jelang seri pembuka Grand Prix Bahrain 20 Maret.

Baca Juga:

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya George Russell Sambut Baik Rencana Penggunaan VAR di F1
Artikel berikutnya Habiskan Waktu bersama Keluarga Pulihkan Energi Daniel Ricciardo

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia