Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia
Formula 1 Spanish GP

Famin Tak Permasalahkan Skandal Masa Lalu Briatore

Prinsipal Alpine Formula 1, Bruno Famin, menjawab pertanyaan seputar penunjukan Flavio Briatore sebagai konsultan yang kontroversial.

Flavio Briatore, Managing Director, Renault F1, on the pit wall

Flavio Briatore, Managing Director, Renault F1, on the pit wall.

Foto oleh: Charles Coates / Motorsport Images

Famin menegaskan bahwa pihaknya tidak terlalu mempermasalahkan skandal masa lalu Briatore, yang segera diangkat sebagai penasihat eksekutif.

Pada Jumat (21/6/2024) pagi, Alpine mengkonfirmasi berita bahwa Briatore telah dibawa oleh CEO grup Renault, Luca de Meo, sebagai penasihat eksekutif.

Sementara, berita tentang Briatore yang diberi peran sebagai penasihat telah beredar selama beberapa pekan terakhir, konfirmasi resmi masih disambut dengan kegelisahan besar di paddock Barcelona karena masa lalunya.

Mantan kepala tim Benetton dan Renault, yang bertanggung jawab saat Michael Schumacher dan Fernando Alonso meraih gelar juara dunia bersama tim tersebut, pernah menjalani hukuman larangan berada di dalam paddock karena perannya dalam skandal 'Crashgate' di Singapura pada 2008.

Hukuman seumur hidup tersebut dibatalkan pada 2010. Sejak saat itu, pria asal Italia tersebut menjadi pengunjung tetap paddock dan, yang terbaru, terlihat menghadiri Grand Prix Monako. Briatore telah membantu memfasilitasi kesepakatan komersial dalam seri ini dan juga masih terlibat dalam manajemen pembalap.

Sementara pimpinan Renault, De Meo, telah memerintahkan sejumlah besar pergantian personel senior selama 12 bulan terakhir sejak pemecatan bos tim sebelumnya, Otmar Szafnauer. Penunjukan Briatore dianggap sebagai keputusan yang paling menarik perhatian sejauh ini.

Flavio Briatore, Executive Advisor, Alpine F1

Flavio Briatore, Penasihat Eksekutif, Alpine F1

Foto oleh: Zak Mauger / Motorsport Images

Namun, Famin menepis pertanyaan mengenai masa lalu Briatore, dengan mengatakan bahwa ia hanya fokus untuk memperbaiki tim yang sedang kesulitan.

"Saya tidak terlalu mempermasalahkan masa lalu, saya selalu melihat masa depan, apa yang bisa kami lakukan untuk membuat tim kami lebih baik," kata Famin ketika ditanyai secara ekstensif tentang masalah ini di Barcelona.

"Flavio memiliki 40 tahun pengalaman di Formula 1, ia tahu bagaimana cara mengoperasikan sebuah tim pemenang. Ia memiliki rekor yang sangat bagus, sejumlah gelar juara dunia dan ia akan membawa pengalaman ini, semangat juang ini ke dalam tim. Dia adalah penasihat CEO Grup, tetapi dia akan memberi saran kepada tim.

"Ia mengenal banyak orang dan saya yakin ia akan mendukung kami untuk mengembangkan tim dengan lebih cepat dan lebih baik. Saya melihat ke depan, bukan ke belakang."

Ketika ditanya bagaimana ia bisa menyelaraskan penunjukan Briatore dengan kerusakan yang terjadi pada merek Renault dan seri pada 2008, Famin menghindari jawaban langsung.

Bruno Famin, Team Principal, Alpine F1 Team at the Press Conference

Bruno Famin, Team Principal, Alpine F1 Team di Konferensi Pers

Foto oleh: Sam Bagnall / Motorsport Images

"Ada tujuan yang sangat jelas untuk meningkatkan daya saing tim secepat mungkin dan kami mencari dukungan yang kuat," tambahnya. "Kami sangat senang bisa mendapatkan David Sanchez sebagai direktur teknik, sebuah kesempatan yang sangat bagus.

"Pengetahuan, jaringan, pengaruh Flavio (juga) merupakan aset dan kami menggunakan semua aset yang ada untuk membuat tim lebih kuat."

Sejak awal pemecatannya dari Renault, Briatore telah menjalin hubungan baik dengan banyak pemangku kepentingan di paddock. Berita tentang penunjukannya disambut dengan reaksi yang tidak terlalu baik dari beberapa rekan Famin.

Baca Juga:

"Saya pikir kami perlu memberikan (dia) kesempatan untuk pulih dari situasi ini," ungkap bos skuad Mercedes, Toto Wolff.

"Saya mengenal Flavio sebagai pebisnis yang sangat cerdas. Ia memiliki banyak pengetahuan di Formula 1. Saya pikir semua orang berhak mendapatkan kesempatan untuk kembali."

Bos tim Ferrari, Fred Vasseur, menambahkan, "Saya tidak ingin berkomentar tentang apa yang terjadi di tim lain, tetapi secara keseluruhan, saya pikir itu mungkin seperti yang dikatakan Bruno: Jika ini adalah langkah maju bagi tim mereka, maka itu bagus untuk F1 jika Alpine kembali ke pertarungan.

"Kami tahu ceritanya dan saya pikir dia telah membayar harga untuk ini. Sekarang dia diizinkan untuk kembali, jadi dia bisa kembali."

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Surel Anonim yang Sebar Isu Sabotase Mobil Hamilton Dilaporkan Polisi
Artikel berikutnya Motorhome McLaren F1 Kebakaran di Sirkuit Barcelona

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia