Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia
Formula 1 F1 GP Emilia Romagna

Fernando Alonso: Sulit Samai Kecepatan Ferrari

Tim Formula 1 Alpine sudah melakukan beberapa perbaikan untuk mengurangi gap dari para rival. Meski begitu, Fernando Alonso pesimistis mereka akan mampu mengimbangi kecepatan Ferrari.

Fernando Alonso, Alpine

Sejak kembali ke F1 musim lalu, Fernando Alonso telah membuktikan diri masih kompetitif di usia yang telah mencapai 40 tahun. Performa solidnya sepanjang 2021 berhasil menuai pujian.

Bahkan, dengan mobil yang tidak tampak begitu kuat tahun lalu, Alonso bisa membantu rekan setimnya, Esteban Ocon, meraih kemenangan di Grand Prix Hungaria dan ia sendiri menyabet podium di Qatar.

Namun, keberuntungan tidak berpihak kepadanya pada awal musim F1 2022. Dengan mobil Alpine yang jauh lebih cepat dibandingkan tahun lalu, hasilnya justru lebih buruk dari performa yang sebenarnya.      

Alonso berada di jalur meraih pole position GP Australia saat masalah teknis muncul. Itu membuat sang pembalap tak bisa berjuang untuk podium karena kemenangan adalah utopia mengingat level Ferrari.

Baca Juga:

“Menyamai kecepatan Ferrari saya pikir akan sulit karena jelas kami 0,8 atau 1 detik di belakang saat ini jika Anda melihat kinerja di kualifikasi dari dua balapan pertama,” ujar Alonso dilansir AS.

“Untuk menutup celah itu akan kedengaran sedikit terlalu optimistis. Tetapi kita lihat saja. Kami harus terus bekerja, ini masih sangat awal sehubungan dengan pengembangan mobil.

“Anda dapat menemukan hal lebih besar daripada yang Anda pikirkan di awal ketika Anda mengujinya di wind tunnel (terowongan angin). Mungkin dengan itu Anda bisa membuat langkah besar.”

Fernando Alonso, Alpine A522, Carlos Sainz Jr., Ferrari F1-75, Valtteri Bottas, Alfa Romeo C42

Fernando Alonso, Alpine A522, Carlos Sainz Jr., Ferrari F1-75, Valtteri Bottas, Alfa Romeo C42

Foto oleh: Mark Sutton / Motorsport Images

Namun bagi Alpine masalah utamanya masih tentang reliabilitas. Mereka meluncurkan tiga mesin dalam tiga balapan dan, meski mesin dari Bahrain bisa diselamatkan, situasi di garasi tim masih agak kritis.

Tim tahu posisi mereka dalam klasemen tak sesuai potensi mobil A522. Alpine tidak mengalami masalah besar dari porpoising seperti para rival. Itu bisa membantu saat F1 balapan di Eropa akhir pekan ini.    

Itu juga memberikan skuad asal Prancis lebih banyak harapan untuk mencapai level dan hasil yang layak didapatkan oleh Fernando Alonso dalam Grand Prix Emilia Romagna di Sirkuit Imola, 22-24 April ini.  

Setelah tiga balapan awal 2022, juara dunia dua kali F1 tersebut berada di peringkat ke-14 klasemen. Ia baru sekali mencetak poin, yakni pada putaran pembuka di Bahrain, di mana Alonso finis kesembilan.

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Resmi: Ferrari Perpanjang Kontrak Carlos Sainz hingga F1 2024
Artikel berikutnya Lewis Hamilton Dikabarkan Ambil Alih Chelsea

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia