Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia

Ferrari Belum Melakukan Perbaikan Drastis pada F1-75

Bagusnya kinerja F1-75 dalam tes pramusim Barcelona menunjukkan kinerja apik para insinyur dan mekanik Ferrari. Untuk sesi uji coba kedua di Bahrain, mereka mengisyaratkan tak melakukan perbaikan besar.

Charles Leclerc, Ferrari F1-75

Charles Leclerc berada di dua besar selama dua hari pertama dan sedikit turun saat hari penutup. Carlos Sainz pun mendekati posisi atas.

Tim Maranello tersebut jadi acuan, bahkan oleh Mercedes dan Red Bull Racing yang belum mempertontonkan kecepatan secara konsisten. Kabarnya dua tim papan atas tersebut merilis paket aerodinamika baru yang agresif di Sakhir, 10-12 Maret.

Prinsipal Ferrari, Mattia Binotto, mengungkapkan kalau mereka tak akan melakukan perbaikan radikal di uji coba kedua.

“Tidak akan ada perubahan terlalu banyak dibandingkan dengan apa yang kami miliki sekarang. Saya kira itu merupakan langkah pertama bagi kami untuk mengoptimalkan apa yang dimiliki,” ujarnya.

Baca Juga:

“Kami masih jauh dari performa terbaik, bukan hanya karena kami melaju dengan bahan bakar banyak dan tidak dalam mode mesin terbaik, tapi hanya karena ada banyak yang mesti dieksploitasi dari mobil itu sendiri.”

Si Kuda Jingkrak fokus untuk meningkatkan pace. Mereka akan mencari solusi dari berbagai sisi termasuk gaya balap.

“Kami lebih fokus pada hal satu itu (kecepatan), bukan hanya dari sisi setup teknik, tapi dalam hal gaya balap dan pembalap. Jadi mari tunggu, kita lihat apa yang dilakukan tim lain,” ia mengungkapkan.

“Tentu saja, Ferrari selalu memperhatikan pembaruan yang dilakukan kompetitor kami. Saya sangat yakin kalau mereka akan sangat kuat ke depannya.”

Binotto menjelaskan bahwa hasil tes F1-75 sinkron dengan performa di trek dengan data selama uji coba dalam markas.

“Dalam hal jarak tempuh, kami menempuh banyak lap. Yang terpenting adalah sejak hari pertama, pagi pertama, kami mengumpulkan data,” tuturnya.

“Saya kira itu sangat penting karena mobil-mobil ini sangat berbeda dan target pertama mencoba mempelajari mereka. Jadi target minimal dalam tes ini adalah mencoba memetakan mobil dalam segala kondisi dan memahami korelasi dengan terowongan angin serta simulator.

“Sejauh ini, kami telah mengumpulkan banyak data. Korelasi akan jadi latihan untuk beberapa hari ke depan di Maranello. Kami ingin mengorelasikan semua data.”

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Sebastian Vettel Tak Akan Berhenti Komentari Invasi Rusia
Artikel berikutnya Zak Brown Sebut Red Bull Hancurkan Karier Pembalap

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia