Analisis teknis Giorgio Piola
Topik

Analisis teknis Giorgio Piola

Ferrari tim pertama gunakan cakram rem dengan 1.400 lubang

dibagikan
komentar
Ferrari tim pertama gunakan cakram rem dengan 1.400 lubang
Giorgio Piola
Oleh: Giorgio Piola
Co-author: Jonathan Noble
30 Okt 2018 04.35

Ferrari menjadi tim Formula 1 pertama yang menggunakan cakram rem inovatif dengan 1.400 lubang untuk membantu pendinginan di GP Meksiko.

Gelaran GP Meksiko selalu menawarkan tantangan unik bagi tim-tim F1 karena mereka kerap dibuat kesulitan menjaga suhu mesin dan rem akibat lokasi sirkuit yang terletak di dataran tinggi.

Tapi ini juga menjadi kesempatan untuk menguji inovasi cakram rem terbaru, seperti yang dilakukan salah satu pemasok rem F1, Brembo.

Pekan lalu, Ferrari menjadi tim pertama yang menggunakan cakram rem dengan 1.400 lubang. Tapi apa yang membuat itu menjadi istimewa?

Baca Juga:

Semakin banyak lubang di sebuah cakram rem, maka pendinginan akan semakin lebih baik. Namun tantangan yang dihadapi para pemasok rem F1 selama ini adalah menyeimbangkan jumlah lubang dengan kekokohan struktur cakram rem itu sendiri.

Jumlah lubang pada cakram rem mengalami penambahan signifikan dalam dua dekade terakhir. 20 tahun yang lalu, pabrikan hanya mampu membuat 30 lubang berukuran besar untuk pendinginan. Bahkan teknologi yang memungkinkan untuk membuat lebih dari 100 lubang baru ditemukan lima tahun yang lalu.

Dua tahun yang lalu, Brembo mampu menembus angka 1.200 lubang, dan banyak yang mengira ini sudah menjadi batas maksimal.

Kala itu, perwakilan dari Brembo, Andrea Algeri, berkata kepada Motorsport.com, "Pola pendinginan yang diusulkan terkadang memang terlihat bagus, tapi mereka tidak memperhitungkan faktor ketahanan dan keausan cakram itu sendiri.

"Tim-tim ingin ada banyak lubang, tapi di saat yang sama mereka hanya ingin tingkat keausan sebesar 0,5 mm. Cakram dengan desain seperti itu hanya bisa optimal untuk FP1, dan setelah itu harus diganti. Jadi itu akan membatasi usia cakram."

Namun di Meksiko, Brembo tampaknya menemukan solusi baru karena mereka mampu menambah jumlah lubang menjadi 1.400 yang disusun dalam tujuh baris. Apakah ini akan menjadi batas baru? Mungkin tidak.

Slider
List

Detail rem Ferrari SF71H

Detail rem Ferrari SF71H
1/10

Foto oleh: Giorgio Piola

Kimi Raikkonen, Ferrari SF71H

Kimi Raikkonen, Ferrari SF71H
2/10

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

Sebastian Vettel, Ferrari SF71H

Sebastian Vettel, Ferrari SF71H
3/10

Foto oleh: Manuel Goria / Sutton Images

Kimi Raikkonen, Ferrari SF71H

Kimi Raikkonen, Ferrari SF71H
4/10

Foto oleh: Glenn Dunbar / LAT Images

Kimi Raikkonen, Ferrari SF71H

Kimi Raikkonen, Ferrari SF71H
5/10

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

Kimi Raikkonen, Ferrari SF71H

Kimi Raikkonen, Ferrari SF71H
6/10

Foto oleh: Manuel Goria / Sutton Images

Suasana garasi Ferrari

Suasana garasi Ferrari
7/10

Foto oleh: Mark Sutton / Sutton Images

Kimi Raikkonen, Ferrari SF71H, Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W09 EQ Power+

Kimi Raikkonen, Ferrari SF71H, Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W09 EQ Power+
8/10

Foto oleh: Jerry Andre / Sutton Images

Sebastian Vettel, Ferrari SF71H

Sebastian Vettel, Ferrari SF71H
9/10

Foto oleh: Simon Galloway / Sutton Images

Kimi Raikkonen, Ferrari SF71H

Kimi Raikkonen, Ferrari SF71H
10/10

Foto oleh: Mark Sutton / Sutton Images

Next article
Beri selamat, Vettel: Hamilton lebih baik di antara kami berdua

Artikel sebelumnya

Beri selamat, Vettel: Hamilton lebih baik di antara kami berdua

Next article

Verstappen akui terlalu ngotot di awal F1 2018

Verstappen akui terlalu ngotot di awal F1 2018
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Tim Ferrari Shop Now
Penulis Giorgio Piola
Tipe artikel Breaking news