Ferrari kehilangan momentum usai Bahrain

dibagikan
komentar
Ferrari kehilangan momentum usai Bahrain
Oleh:
10 Jul 2019 04.13

Bos tim Mercedes, Toto Wolff, mengatakan Ferrari kehilangan momentum penting usai gagal mencetak kemenangan di Bahrain, ketika Charles Leclerc mengalami kendala mesin.

Ferrari menjelma sebagai tim terfavorit usai tampil terkuat pada tes pramusim 2019. Namun, hingga balapan kesembilan, skuat Maranello masih tanpa kemenangan. Red Bull justru menjadi tim non-Mercedes pertama yang berhasil berdiri di podium tertinggi musim ini.

Setelah hasil kurang memuaskan pada ronde pembuka di Australia, tim Italia tersebut sejatinya menunjukkan tanda-tanda bangkit di Bahrain. Charles Leclerc menguasai mayoritas sesi dan menatap kemenangan perdananya di F1.

Baca Juga:

Tetapi, di sisa 10 lap terakhir, Leclerc mengalami arus pendek di unit kontrol sistem pada mesin mobilnya. Kecepatan pembalap Monako itu pun menurun dan akhirnya tersalip Lewis Hamilton yang keluar sebagai pemenang.

"Menurut saya, momentum yang dimiliki Ferrari di Bahrain hilang karena waktu itu mereka memiliki mobil tercepat dan seharusnya bisa menang dengan Leclerc," kata Wolff dalam wawancara eksklusif bersama Motorsport.com.

"Charles juga menjadi yang tercepat di Baku sebelum kemudian kecelakaan saat kualifikasi. Sebastian juga memimpin di Montreal sebelum terkena penalti. Jadi berdasarkan performa, jalannya musim ini bisa sangat berbeda."

Ancaman Ferrari saat tes

Wolff bersikeras bahwa ia tidak berpura-pura saat mengatakan dirinya khawatir dengan ancaman dari Ferrari menjelang bergulirnya musim 2019.

"Saya khawatir," akunya. "Ketika Anda berdiri di pinggir trek, dan melihat Ferrari mengerem di Tikungan 1, Tikungan 2 dan 3, mereka benar-benar kuat.

"Saat berada di trek, Anda bisa melihat bahwa Ferrari benar-benar kelihatan bagus. Tetapi setelah itu saya tahu paket pembaruan kami akan benar-benar mengubah performa mobil. Kami menerapkannya ke trek pada Senin, tetapi masih ada masalah korelasi. Begitu pula pada hari kedua.

"Lalu saya berpikir kami mengalami masalah besar. Namun, itu semua berubah pada hari ketiga, ketika entah bagaimana mobil kami bisa bekerja dengan baik. Kemudian pada hari keempat, kami bisa menyamai catatan waktu Ferrari.

"Sepanjang tes, itu merupakan pertama kalinya kami merasa bahwa ada jalur yang masuk akal buat kami."

Slider
Daftar

Charles Leclerc, Ferrari

Charles Leclerc, Ferrari
1/10

Foto oleh: Jerry Andre / Sutton Images

Charles Leclerc, Ferrari SF90, Sebastian Vettel, Ferrari SF90

Charles Leclerc, Ferrari SF90, Sebastian Vettel, Ferrari SF90
2/10

Foto oleh: Mark Sutton / Sutton Images

Charles Leclerc, Ferrari

Charles Leclerc, Ferrari
3/10

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

Charles Leclerc, Ferrari

Charles Leclerc, Ferrari
4/10

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1, Charles Leclerc, Ferrari

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1, Charles Leclerc, Ferrari
5/10

Foto oleh: Jerry Andre / Sutton Images

Sebastian Vettel, Ferrari SF90, Charles Leclerc, Ferrari SF90

Sebastian Vettel, Ferrari SF90, Charles Leclerc, Ferrari SF90
6/10

Foto oleh: Andy Hone / LAT Images

Charles Leclerc, Ferrari SF90

Charles Leclerc, Ferrari SF90
7/10

Foto oleh: Glenn Dunbar / LAT Images

Charles Leclerc, Ferrari

Charles Leclerc, Ferrari
8/10

Foto oleh: Jerry Andre / Sutton Images

Toto Wolff, Mercedes AMG

Toto Wolff, Mercedes AMG
9/10

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W10

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W10
10/10

Foto oleh: Steve Etherington / LAT Images

Artikel berikutnya
McLaren pertahankan Sainz-Norris untuk 2020

Artikel sebelumnya

McLaren pertahankan Sainz-Norris untuk 2020

Artikel berikutnya

Verstappen sudah lebih baik dari Hamilton

Verstappen sudah lebih baik dari Hamilton
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Tim Ferrari Belanja , Mercedes Belanja
Penulis Jonathan Noble
Jadilah yang pertama untuk mendapatkan
berita terbaru