Power Unit Ferrari Kini 10 Dk Lebih Besar daripada Mercedes

Bos Tim Mercedes Toto Wolff mengakui peningkatan pesat yang dilakukan Ferrari dibanding musim lalu, dari sisi power unit (PU).

Charles Leclerc, Ferrari F1-75

Pernyataan juara dunia F1 1997 Jacques Villeneuve yang menyebut bila Scuderia Ferrari telah menjadi Mercedes baru pada Kejuaraan Dunia Formula 1 2022 mungkin sedikit ekstrem namun efektif.

Dua kemenangan dengan lima finis podium – dari kemungkinan enam – dalam tiga balapan awal F1 2022 jelas masih terlalu dini jika dibandingkan dengan delapan gelar konstruktor beruntun yang direbut Mercedes sejak 2014.

Tetapi sulit dipungkiri bila Ferrari F1-75 merupakan karya revolusioner para teknisi di Maranello, Italia, yang kini menjelma menjadi mobil paling kompetitif sekaligus acuan tim-tim lain di F1.

Ferrari tidak hanya menjadi mobil tercepat di trek F1 saat ini, dengan hanya Oracle Red Bull Racing yang sejauh ini mampu menandingi, tetapi juga memiliki daya tahan (reliability) sangat bagus. Untuk faktor terakhir Red Bull belum bisa menandinginya.

Jost Capito, CEO, Williams Racing, Toto Wolff, Team Principal and CEO, Mercedes AMG, Mattia Binotto, Team Principal, Ferrari, in the team principals Press Conference

Jost Capito, CEO, Williams Racing, Toto Wolff, Team Principal and CEO, Mercedes AMG, Mattia Binotto, Team Principal, Ferrari, in the team principals Press Conference

Foto oleh: FIA Pool

Sementara itu, Mercedes menjadi satu-satunya tim yang mampu menempatkan kedua pembalapnya finis di zona poin dari tiga balapan yang sudah digelar. Namun, dari sisi performa, mereka belum mampu menandingi kecepatan Ferrari.

Dua podium yang direbut Mercedes, masing-masing sekali P3 oleh George Russell dan Lewis Hamilton, jelas masih jauh di bawah pencapaian para pembalap Ferrari, Charles Leclerc dan Carlos Sainz Jr.

Hal itu bisa dilihat dari gap di klasemen. Leclerc memimpin dengan unggul 34 poin atas Russell di P2. Sementara di konstruktor, Ferrari berada di puncak dan unggul 39 poin dari Mercedes.

Menurut Prinsipal Tim Mercedes-AMG Petronas F1 Toto Wolff, salah satu kekuatan Ferrari musim ini tidak lain pada power unit mereka. Seperti dikutip Sky Sports F1, Wolff menyebut Ferrari telah membuat lompatan sangat besar dibanding tahun lalu.

Baca Juga:

“Saya kira, semua tahu sebesar apa lompatan yang dilakukan Ferrari dari tahun lalu hingga sekarang. Ferrari mungkin telah melompat dari tertinggal 10 daya kuda (dk) menjadi lebih kuat 10 dk,” ucap pria asal Austria tersebut.

“Itu yang tidak bisa kami lakukan, bahkan pada musim lalu sekalipun. Tetapi, itulah yang terjadi saat ini. Karena itulah mereka (Ferrari) pantas diberikan kredit.”

Banyak yang menyebut, menurunnya performa power unit Mercedes musim ini terkait dengan penggunaan bahan bakar baru, E10. Namun, Wolff menyebut hal itu tidak sepenuhnya benar.

“Kami sudah melakukan pengembangan yang kami yakini mampu untuk mengatasi masalah E10. Para insinyur di Brixworth (markas Mercedes High Performance Powerunit di Inggris) telah melakukan tugas sangat baik,” tutur Wolff.

“Saya kira, saat ini dari sisi performa mungkin belum menunjukkan bahwa apa yang mereka sudah kerjakan sejatinya sudah luar biasa.”

 

dibagikan
komentar

Prinsipal AlphaTauri Terkejut dengan Problem Daya Tahan

Carlos Sainz Sebut Ferrari Harus Tampil Sempurna