Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia

Ferrari: Masih Terlalu Dini Terapkan Team Order

Scuderia Ferrari mengatakan masih terlalu dini untuk mempertimbangkan strategi team order, terlepas dari keunggulan yang dimiliki Charles Leclerc atas Carlos Sainz di Formula 1 2022.

Charles Leclerc, Ferrari F1-75, passes the beached car of Carlos Sainz Jr., Ferrari F1-75

Setelah tiga balapan F1 tahun ini, Ferrari menjadi tim yang harus dikalahkan. Dominasi Charles Leclerc mempertegas itu, di mana ia membungkus dua kemenangan dan satu podium kedua untuk memimpin klasemen.  

Dengan rekan setimnya, Carlos Sainz Jr., dan pembalap Red Bull Racing Max Verstappen gagal finis (DNF) di Grand Prix Australia, 10 April lalu, Leclerc makin kokoh di puncak dan berada di posisi yang ideal untuk meraih gelar.

Ia kini unggul 34 angka atas pilot Mercedes George Russell yang menempati peringkat kedua. Sedangkan dengan Sainz, yang turun ke P3, jaraknya 38 poin. Sedangkan Verstappen ada di P6, berjarak 46 angka.

Namun, terlepas dari keunggulan nyata yang bisa didapat Ferrari dari mengerahkan semua fokus ke satu pembalap, Prinsipal Tim Kuda Jingkrak Mattia Binotto menegaskan Leclerc dan Sainz sama-sama punya kans menang.

Baca Juga:

“Kami baru saja menyelesaikan tiga balapan. Ada sekitar 20 balapan lagi. Jadi, kejuaraan masih sangat panjang . Pembalap kami bebas untuk bertarung, dan saya sangat menantikan dan menikmati bahwa mereka berjuang meraih posisi bagus, posisi pertama, jika memungkinkan,” kata Binotto.

Mobil anyar Ferrari, F1-75, tampaknya tidak memiliki kelemahan signifikan sejauh ini, terbukti itu dapat melaju cepat di semua kondisi dan jenis sirkuit. Ditambah reliabilitas yang lebih baik dari rival utama, Red Bull Racing.

Leclerc sendiri telah mengatakan bahwa mobil Ferrari F1-75 sangat mengasyikkan dikemudikan, dan memungkinkannya untuk mengekstraksi sebanyak mungkin potensi dari kendaraan.

“Itu pastinya mobil yang sangat kuat. Saya pikir sampai sekarang itu benar-benar sesuai dengan gaya saya mengemudi. Saya memahami mobil dengan cepat musim ini dan itu membantu saya,” katanya.

Pole man Charles Leclerc, Ferrari, Carlos Sainz Jr., Ferrari

Pole man Charles Leclerc, Ferrari, Carlos Sainz Jr., Ferrari

Foto oleh: Steven Tee / Motorsport Images

“Ini merupakan kejutan yang sangat bagus. Namun, ya, kami tentu saja masih harus terus mendorong. Untuk sekarang, semuanya berjalang dengan baik,” pembalap asal Monako tersebut menambahkan.

Dengan Ferrari menuju balapan kandangnya, Grand Prix Emilia Romagna, di Sirkuit Imola akhir pekan ini, Charles Leclerc sadar timnya sama sekali tak boleh kehilangan fokus guna memberikan yang terbaik.

“Ada banyak hal yang mungkin bisa terjadi di Imola. Selain itu, ini juga akan menjadi akhir pekan balap di mana kami memiliki Sprint Race. Apa itu trek yang tepat untuk melakukannya atau tidak? Saya belum tahu,” ucapnya.

“Saya pikir kita akan tahu jawabannya setelah akhir pekan. Saya cukup yakin ada banyak antusiasme, tetapi kami juga perlu memastikan, sebagai tim, bahwa kami tidak mencoba hal-hal secara berlebihan. Kami harus tenang.”

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Kevin Magnussen Yakin Capai Podium Musim Ini
Artikel berikutnya Mattia Binotto Belajar Kepemimpinan dari Michael Schumacher

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia