Ferrari yakin bisa segera perbaiki kelemahan

Setelah performa buruk di Barcelona, Ferrari optimistis bisa segera memperbaiki kelemahan mobil Formula 1 2019 mereka dengan cepat.

Ferrari yakin bisa segera perbaiki kelemahan

Kendati sudah membawa paket pembaruan aerodinamika dan mesin, Ferrari masih belum bisa mengoptimalkan potensi mobil SF90.

Pekan lalu di Barcelona, sirkuit di mana Ferrari tampil terkencang selama tes pramusim, skuat Maranello gagal podium sementara Mercedes mencetak hasil finis 1-2 untuk yang kelima kalinya secara beruntun musim ini.

Baca Juga:

Ketika ditanya oleh Motorsport.com apakah kelemahan Ferrari di Barcelona berbeda dari balapan-balapan sebelumnya, team principal Mattia Binotto menjawab: "Keterbatasan yang kami alami sudah ada sejak balapan pertama musim ini.

"Saya pikir pekan ini telah menggarisbawahi hal tersebut, dan kelemahan ini cukup jelas. Soal butuh berapa lama untuk memperbaikinya, itu sulit untuk dijawab. Tetapi yang lebih penting bagi kami adalah memahami bagaimana mengatasinya. Saya yakin kami bisa melakukannya dengan cepat."

Binotto mengatakan paket upgrade yang diterapkan di musim 2019 sejauh ini sudah bekerja sesuai harapan timnya.

Tetapi hal ini justru menimbulkan dugaan bahwa Ferrari mengalami keterbatasan mekanis, atau performa keseluruhan SF90 sudah menemui ambang batas maksimal mobil, sementara Mercedes sudah mengalahkan Ferrari dalam pengembangan mobil sejak akhir tes pramusim.

Sejumlah tim juga mengalami masalah dengan tapak ban Pirelli yang lebih tipis pada tahun ini. Pembalap Red Bull, Max Verstappen, bahkan menyebut Mercedes sebagai satu-satunya tim yang paham perubahan spesifikasi tersebut.

"Ban cukup sulit untuk dikelola, itu sudah pasti," aku Binotto. "Ban menjadi faktor kunci dalam performa mobil, jadi manajemen dan optimasi menjadi penting dalam performa keseluruhan mobil.

"Ban tahun ini memiliki tingkah yang berbeda dibandingkan tahun lalu. Harus saya katakan, dari sudut pandang Pirelli, ban sudah memenuhi targetnya. Ban sudah tidak mengalami blistering, yang berarti bagus untuk keselamatan.

"Tetapi memahami, dan mengatasi, serta mengoptimalkan performa adalah bagian dari tugas kami, dan jika boleh saya katakan, itu bukan sesuatu yang jelas atau bisa langsung dilakukan, jadi ini bukan pekerjaan yang mudah," tuturnya.

Mattia Binotto, Team Principal Ferrari

Mattia Binotto, Team Principal Ferrari
1/10

Foto oleh: Mark Sutton / Motorsport Images

Charles Leclerc, Ferrari SF90, Sebastian Vettel, Ferrari SF90

Charles Leclerc, Ferrari SF90, Sebastian Vettel, Ferrari SF90
2/10

Foto oleh: Andy Hone / Motorsport Images

Charles Leclerc, Ferrari SF90

Charles Leclerc, Ferrari SF90
3/10

Foto oleh: Zak Mauger / Motorsport Images

Charles Leclerc, Ferrari SF90, Sebastian Vettel, Ferrari SF90

Charles Leclerc, Ferrari SF90, Sebastian Vettel, Ferrari SF90
4/10

Foto oleh: Zak Mauger / Motorsport Images

Charles Leclerc, Ferrari SF90

Charles Leclerc, Ferrari SF90
5/10

Foto oleh: Andy Hone / Motorsport Images

Charles Leclerc, Ferrari SF90

Charles Leclerc, Ferrari SF90
6/10

Foto oleh: Zak Mauger / Motorsport Images

Charles Leclerc, Ferrari SF90

Charles Leclerc, Ferrari SF90
7/10

Foto oleh: Steven Tee / Motorsport Images

Sebastian Vettel, Ferrari SF90

Sebastian Vettel, Ferrari SF90
8/10

Foto oleh: Zak Mauger / Motorsport Images

Sebastian Vettel, Ferrari

Sebastian Vettel, Ferrari
9/10

Foto oleh: Zak Mauger / Motorsport Images

Sebastian Vettel, Ferrari SF90

Sebastian Vettel, Ferrari SF90
10/10

Foto oleh: Zak Mauger / Motorsport Images

dibagikan
komentar
Tes Barcelona: Mazepin tercepat pada hari terakhir

Artikel sebelumnya

Tes Barcelona: Mazepin tercepat pada hari terakhir

Artikel berikutnya

Verstappen fenomenal sejak kesalahan di Monako

Verstappen fenomenal sejak kesalahan di Monako
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Tim Ferrari
Tag berita f1
Penulis Scott Mitchell