FIA Akan Tinjau Ulang Penalti Raikkonen

FIA setuju untuk melakukan evaluasi kembali terkait hukuman yang dijatuhkan kepada Kimi Raikkonen dalam F1 GP Emilia Romagna setelah Alfa Romeo memberikan bukti.

FIA Akan Tinjau Ulang Penalti Raikkonen

Peninjauan kembali terkait penalti Kimi Raikkonen akan dilakukan FIA usai menerima bukti baru dari tim pembalap Finlandia itu, Alfa Romeo, Sabtu (1/5/20210).

Raikkonen mampu finis kesembilan dengan mobil C41 yang dikemudikannya pada balapan Formula 1 (F1) Grand Prix (GP) Emilia Romagna di Sirkuit Imola, 28 April lalu.

Namun juara dunia F1 2007 itu dicoret dari posisi tersebut setelah steward memberi penalti 30 detik. Raikkonen dinilai melakukan kesalahan saat restart balapan.

Ketika itu, red flag (bendera merah) dikibarkan berturut-turut menyusul kecelakaan yang melibatkan Valtteri Bottas (Mercedes) dan George Russell (Williams) di Imola.

Steward menganggap Raikkonen membuat kekeliruan sebelum kembali ke lintasan. Namun sebenarnya ia tak melakukannya karena masih sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Aturan untuk formasi lap (restart) menetapkan bahwa para pembalap dapat kembali ke posisi semula selama melakukannya sebelum safety car pertama masuk ke lintasan.

Baca Juga:

Jika tidak, maka pembalap harus melakukannya dari pit lane. Dalam putaran sebelum restart, Raikkonen mengalami spin di Tikungan 3 Imola, dan kehilangan tempatnya.

Namun ia tidak maju ke depan karena ada ketidakpastian apakah prosedur formasi lap atau safety car diikuti. Hal terakhir mengatur pembalap kehilangan posisi aslinya.

Karena itu Raikkonen dijatuhi penalti 30 detik dan akibatnya kehilangan poin untuk posisinya di urutan sembilan karena terdegradasi ke peringkat 13.

Jelas ini tak sesuai dengan keinginan Alfa Romeo, yang menjelaskan seusai balapan bahwa mereka telah meminta pengelola perlombaan (race management) untuk mengetahui apa yang harus dilakukan Raikkonen. Namun jawaban datang terlambat.

Oleh karena itu tim telah mengajukan permintaan untuk meninjau ulang keputusan yang diambil oleh komisioner GP Emilia Romagna sebagaimana yang diizinkan oleh Sporting Code International.

FIA pun telah mengabulkannya setelah melakukan audiensi dengan seluruh pihak terkait, Jumat (30/4/2021) malam. Diputuskan ada unsur baru yang akan diperiksa.

Keesokannya, kubu Alfa Romeo telah memberikan tiga dokuen utama dengan 16 lampiran yang bakal menjadi bahan pertimbangan FIA melihat apa yang sebenarnya terjadi.

 

dibagikan
komentar
Plus-Minus Strategi Ban di F1 GP Portugal

Artikel sebelumnya

Plus-Minus Strategi Ban di F1 GP Portugal

Artikel berikutnya

Hasil Lomba F1 GP Portugal: Hamilton Fantastis

Hasil Lomba F1 GP Portugal: Hamilton Fantastis
Muat komentar