FIA bantah jadi penyebab performa Ferrari turun

dibagikan
komentar
FIA bantah jadi penyebab performa Ferrari turun
Jonathan Noble
Oleh: Jonathan Noble
9 Okt 2018 11.00

FIA membantah dugaan bahwa penurunan performa yang dialami Ferrari disebabkan oleh alat monitoring baru yang terpasang di power unit tim Formula 1 asal Italia tersebut.

Konfigurasi unik baterai-ganda milik Ferrari menjadi topik perbincangan di awal musim. Mengetahui hal ini, Mercedes meminta FIA untuk mengecek legalitas sistem pemulihan energi yang dipakai skuat Maranello tersebut.

FIA kemudian memasang dua sensor tambahan untuk memonitor penggunaan energi mobil-mobil Ferrari. Setelah pemeriksaan, badan induk motorsport itu menyatakan sistem yang dipakai Ferrari sudah sesuai dengan regulasi.

Namun dalam beberapa balapan belakangan ini, Ferrari tampak tidak sekencang sebelumnya, terutama di awal trek lurus. Sejumlah orang pun menduga sensor baru FIA ikut berperan dalam merosotnya performa skuat Kuda Jingkrak.

Direktur balap FIA, Charlie Whiting, membantah kabar tersebut dan menegaskan bahwa pihaknya sama sekali tidak ikut campur tangan dengan situasi yang saat ini dialami Ferrari.

 "Saya tidak begitu mengerti mengapa itu bisa terjadi, mengapa performa mereka turun," ujar Whiting menjawab pertanyaan dari Motorsport.com.

"Ada spekulasi bahwa ini karena kami meminta mereka memasang sensor baru itu. Saya tidak ingin bicara lebih lanjut soal itu, tapi dari perspektif performa mesin, kami tidak setuju dengan anggapan tersebut.

"Sama sekali tidak ada kaitannya."

Baca Juga:

Rahasia Ferrari bocor?

Team principal Ferrari, Maurizio Arrivabene, sebelumnya mengaku khawatir bahwa pemeriksaan baterai yang dilakukan FIA secara tidak sengaja membuat sejumlah informasi sensitif timnya bocor. Ia pun menganggap hal ini sebagai "masalah serius".

Whiting mengungkap telah bertemu dengan Arrivabene di Jepang pada Sabtu lalu untuk membahas situasi ini.

"Kami berbincang pada [Sabtu] pagi harinya, dan sekarang isu ini sudah diselesaikan secara jelas," imbuhnya. "Saya pikir saya tidak perlu memberi tahu Anda apa-apa saja yang kami bicarakan. Yang penting kedua belah pihak sudah mendapat kejelasan."

Ketika ditanya kapan sensor baru itu dipasang di mobil Ferrari, Whiting, berkata, "Tidak, saya tidak ingin menjawab pertanyaan itu. Karena jika saya menjawabnya, maka itu sama saja saya sudah membicarakan semua tentang mobil Ferrari kepada Anda dan kepada tim-tim lain. Ini bukan sesuatu yang bisa saya lakukan."

Slider
List

Sebastian Vettel, Ferrari SF71H, Kimi Raikkonen, Ferrari SF71H

Sebastian Vettel, Ferrari SF71H, Kimi Raikkonen, Ferrari SF71H
1/10

Foto oleh: Andy Hone / LAT Images

Kimi Raikkonen, Ferrari SF71H

Kimi Raikkonen, Ferrari SF71H
2/10

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

Kimi Raikkonen, Ferrari SF71H

Kimi Raikkonen, Ferrari SF71H
3/10

Foto oleh: Steven Tee / LAT Images

Sebastian Vettel, Ferrari SF71H

Sebastian Vettel, Ferrari SF71H
4/10

Foto oleh: Manuel Goria / Sutton Images

Sebastian Vettel, Ferrari SF71H

Sebastian Vettel, Ferrari SF71H
5/10

Foto oleh: Manuel Goria / Sutton Images

Sebastian Vettel, Ferrari SF71H

Sebastian Vettel, Ferrari SF71H
6/10

Foto oleh: Mark Sutton / Sutton Images

Sebastian Vettel, Ferrari SF71H

Sebastian Vettel, Ferrari SF71H
7/10

Foto oleh: Mark Sutton / Sutton Images

Kimi Raikkonen, Ferrari SF71H

Kimi Raikkonen, Ferrari SF71H
8/10

Foto oleh: Glenn Dunbar / LAT Images

Kimi Raikkonen, Ferrari SF71H

Kimi Raikkonen, Ferrari SF71H
9/10

Foto oleh: Glenn Dunbar / LAT Images

Sebastian Vettel, Ferrari

Sebastian Vettel, Ferrari
10/10

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

Artikel Formula 1 berikutnya
Honda batal terapkan modifikasi usai keputusan mendadak FIA

Artikel sebelumnya

Honda batal terapkan modifikasi usai keputusan mendadak FIA

Next article

Hamilton berharap bisa lebih sering bertarung dengan Vettel di trek

Hamilton berharap bisa lebih sering bertarung dengan Vettel di trek
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Event GP Jepang
Tim Ferrari Shop Now
Penulis Jonathan Noble
Tipe artikel Breaking news