FIA Izinkan Alonso Ikuti Tes Abu Dhabi

Fernando Alonso akan melanjutkan comeback ke Formula 1 bersama Renault dengan mengambil bagian dalam apa yang awalnya disebut sebagai tes 'pembalap muda' pada, Selasa (15/12/2020), setelah GP Abu Dhabi.

FIA Izinkan Alonso Ikuti Tes Abu Dhabi

Pintu telah terbuka bagi mantan juara dunia untuk mengambil bagian dalam keputusan FIA yang membuat beberapa tim rival kesal.

Pasalnya, mereka meyakini bahwa tim yang berbasis di Enstone, Inggris itu akan mendapatkan keuntungan yang jelas dengan menjalankan pembalap masa depannya.

Tes di Abu Dhabi sejatinya dikhususkan untuk menguji ban 18 inci, dengan seluruh tim ambil nagian dalam persiapan untuk 2021.

Namun dengan perubahan aturan dan pengenalan ban baru ditunda hingga awal 2022. oleh karena itu, tes kali ini berubah untuk pembalap muda, dengan maksimal dua mobil per tim.

Beberapa tim ingin tes dibatalkan sebagai tindakan penghematan biaya karena pandemi Covid-19 yang masih melanda seluruh negara di dunia.

Tetapi, pada akhirnya semua tim mengizinkan pembalap muda melakukan tes. Ini sebagai bagian untuk membantu mereka yang memperoleh pendapatan dari menjual kursi.

Peraturan olahraga F1 2020 disesuaikan untuk memperjelas format tes sebagai berikut: “Tes satu hari opsional, dengan tujuan semata-mata untuk memberikan kesempatan kepada pembalap muda untuk menguji mobil Formula 1 terkini. Dilakukan di sirkuit di mana Acara terakhir kejuaraan diadakan. Tes tersebut dimulai dalam waktu 48 jam setelah balapan berakhir. Dua mobil dapat digunakan secara bersamaan untuk tes ini.”

Aturan juga mencatat bahwa pengemudi yang memenuhi syarat untuk tes, “Harus memiliki Lisensi A Internasional; dan kecuali jika disetujui oleh FIA, tidak pernah berkompetisi lebih dari dua balapan Kejuaraan Dunia F1 selama karier mereka.”

Dua tim, McLaren dan Racing Point, telah memutuskan mereka tak akan ambil bagian dalam tes ini. Terlebih mereka tidak memiliki pembalap muda yang membutuhkan jam terbang, dan hanya sedikit keuntungan yang bisa diperoleh dari itu.

Namun, Alonso yang akan bergabung dengan Renault pada tahun depan, telah diizinkan untuk mengikuti tes Abu Dhabi. Padahal ia sudah tak mengikuti kejuaraan F1 selama dua tahun.

Sejauh ini ia baru menyelesaikan syuting sepanjang 100 km di Barcelona dengan mobilnya saat ini. Serta balapan ekstensif di berbagai sirkuit dengan mobil Renault 2018.

Pada serangkaian pertemuan di akhir pekan balapan baru-baru ini, beberapa tim menyatakan penolakan mereka terhadap Alonso yang akan mengikuti tes, terutama McLaren, Ferrari dan Racing Point.

Baca Juga:

Seluruh tim berpendapat bahwa Renault berpotensi mendapatkan keunggulan kompetitif dengan mengizinkan pembalap veteran masa depan untuk menjajal mobil saat ini. Itu akan memberikan kontribusi besar pada pengembangan selama musim dingin.

“Saya pikir  dalam aturan disebutkan bahwa tidak diperbolehkan bagi pembalap yang telah melakukan dua balapan di F1,” kata Prinsipal McLaren Andreas Seidl di Imola saat ditanya oleh Motorsport.com.

“FIA juga memberikan kesempatan, atas kebijakan mereka sendiri untuk membuat pengecualian di sana.

“Tapi sekali lagi, itu tidak mengubah satu-satunya tujuan tes ini, yaitu tes pembalap muda. Jadi menurut saya tidak banyak yang bisa dibahas tentang topik ini.

“Fernando adalah pembalap F1 yang hebat, dengan rekor kesuksesan yang luar biasa. Saya tidak bisa benar-benar melihat bagaimana dia cocok dengan pembalap muda.”

Penentangan itu menyebabkan frustrasi di pihak Renault, dengan Cyril Abiteboul mengatakan kepada Motorsport.com: “Itu adalah hal yang biasa untuk mencoba memainkan permainan sesedikit mungkin. Tetapi kebanyakan tim lebih pragmatis. Kami hanya perlu berharap FIA tepat. Renault melakukan banyak hal untuk pembalap muda.”

Dalam pertemuan direktur olahraga di Bahrain, direktur balapan FIA Michael Masi secara resmi mengonfirmasi bahwa tes tersebut sekarang telah terbuka. Ini berkat keputusan yang datang dari presiden FIA Jean Todt, menggunakan ‘kecuali jika disetujui oleh FIA’ dalam peraturan.

Tes ini pada dasarnya telah ditujukan untuk pembalap yang tidak mengikuti balapan pada 2020. Red Bull diharapkan menurunkan Sebastien Buemi di salah satu mobilnya. Sementara pembalap cadangan reguler dan Robert Kubica akan mengendarai Alfa Romeo.

Diyakini bahwa Jack Aitken yang mungkin mencatatkan start kedua dengan Williams jika Lewis Hamilton belum bisa turun di Abu Dhabi, juga telah diberi izin untuk mengikuti tes.

Keputusan untuk mengizinkan Alonso mengikuti tes telah membuat para rival kesal. Terutama pesaing terdekat mereka, McLaren dan Racing Point, yang sejak lama memilih untuk melewatkan tes.

Seperti Renault, keduanya memiliki pembalap baru pada 2021, yang secara teori dapat memperoleh manfaat dari tes perkenalan dengan tim baru mereka.

dibagikan
komentar
Jadwal F1 GP Sakhir 2020 Akhir Pekan Ini

Artikel sebelumnya

Jadwal F1 GP Sakhir 2020 Akhir Pekan Ini

Artikel berikutnya

Replika Ferrari SF1000 Edisi Spesial Siap Dilelang

Replika Ferrari SF1000 Edisi Spesial Siap Dilelang
Muat komentar