Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia
Formula 1 F1 GP Azerbaijan

FIA Pertegas Aturan Garis Batas Masuk-Keluar Pit di Sirkuit Baku

Race Director Niels Wittich menjelaskan terkait salah satu regulasi di F1 GP Azerbaijan dengan mengacu International Sporting Code (ISC) dari FIA.

The busy queue at the pit lane exit during Qualifying

Scuderia Ferrari mungkin masih kesal karena protes mereka terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan dua pembalap Oracle Red Bull Racing pada lomba F1 Grand Prix Monako, hampir dua pekan lalu, digugurkan FIA.

Sergio Perez dan juara dunia Max Verstappen masing-masing memenangi lomba dan finis podium ketiga di GP Monako. Sementara, duo Ferrari, Carlos Sainz dan Charles Leclerc, berada di P2 dan P4.

Ferrari menilai Verstappen melakukan pelanggaran saat ban Red Bull RB18 geberannya menyentuh garis pembatas berwarna kuning di Sainte-Devote, setelah keluar pit. Sementara, Perez terlihat berhasil menghindari kontak dengan garis kuning meskipun mobilnya selip saat keluar pit.

Verstappen tidak mendapat hukuman karena mengacu Bab 4, Pasal 4 dan 5 Apendiks (lampiran atau tambahan) L dalam ISC untuk 2022 menyebut, ban depan-kiri mobil pembalap asal Belanda itu harus sepenuhnya “melewati” garis kuning untuk terkena penalti.

Baca Juga:

Untuk menghindari problem interpretasi aturan soal garis kuning di pintu masuk dan keluar (entry-exit) di pit ini, Niels Wittich yang akan menjadi Race Director F1 GP Azerbaijan memberikan klarifikasi kepada seliruh tim dan pembalap untuk akhir pekan di Sirkuit Baku nanti (10-12/6/2022).

“Di Baku, pembalap harus mengikuti prosedur-prosedur di pintu masuk dan keluar pit mengacu Bab 4, Pasal 4 dan 5 Apendiks L ISC,” kata Wittich.

Pernyataan Wittich ini sekaligus merevisi catatan pra-lomba GP Monako yang dibuat Race Director Eduardo Freitas, yang menyebut posisi para pembalap “harus tetap di sebelah kanan garis kuning” saat akan masuk maupun keluar pit.

Pasalnya, salah satu dasar argumen Ferrari saat mengajukan protes adalah kasus GP Turki 2020 serta pernyataan dari Freitas.

Kini, di Sirkuit Baku, aturan soal batasan maupun larangan di entry-exit pit sudah makin jelas menyusul pernyataan Wittich. Pembalap masih bisa menyentuh garis kuning tetapi tidak bisa “memotong” saat keluar pit dan akan kembali masuk ke lintasan.

    

 

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya James Hunt: Kisah 5 Ribu Wanita, Kokaina, dan Gelar Juara Dunia F1
Artikel berikutnya Podcast: Baku Untungkan Red Bull, Ferrari Bakal Merespons

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia