FIA Umumkan Hasil Investigasi Kecelakaan Grosjean

Federasi Otomotif Internasional (FIA) akhirnya mengumumkan hasil investigasi terhadap kecelakaan yang menimpa Romain Grosjean di GP Bahrain, akhir November 2020.

FIA Umumkan Hasil Investigasi Kecelakaan Grosjean

Mantan pembalap Haas F1 tersebut mengalami insiden fatal di lap pembuka, yang menyebabkan mobilnya menabrak pembatas, terbelah jadi dua dan terbakar. Beruntung, Grosjean bisa diselamatkan meski harus menderita luka bakar di kedua lengan.

Setelah melakukan penyelidikan dan rekonstruksi selama tiga bulan, FIA pun laporan investigasi.

“Mobil menderita kerusakan parah akibat benturan yang menyebabkan terbelahnya rakitan power train dari sel survival. Pintu inspeksi tangki bahan bakar di sisi kiri sasis terlepas dan sambungan suplai bahan bakar robek dari ‘kantong pengaman’ tangki bahan bakar; keduanya membuka jalur utama keluarnya bahan bakar dari tangki,” demikian bunyi rilis FIA.

“Perangkat keselamatan pembalap termasuk helm, HANS dan tali pengaman sama seperti sel survival, kursi, sandaran kepala dan Halo pelindung kokpit terdepan, bekerja sesuai spesifikasi dalam melindungi ruang sintasan pengemudi dan menjaga gaya yang dikenakan kepada pengemudi saat tumbukan.

“Baterai Energy Recovery System (ERS) bertegangan tinggi rusak parah, dengan beberapa bagian baterai masih melekat di powertrain dan sisa lainnya menempel di sel sintasan. Api menyala di saat-saat terakhir benturan ke pembatas, dimulai dari belakang sel sintasan dan merembet ke depan menuju pembalap seiring membesarnya api.”

Baca Juga:

Pekerjaan yang dilakukan FIA selesai setelah membandingkan kecelakaan dengan 18 insiden lain sepanjang kompetisi musim ini. Sorotan ditujukan kepada kantong pengaman bahan bakar saat membesarnya bola api.

Sehubungan dengan mobil, ulasan mereka meliputi:

  1. Tinjauan desain instalasi kantong pengaman bahan bakar di semua kategori monokok FIA.
  2. Rekomendasi untuk praktek terbaik instalasi kantong pengaman bahan bakar.
  3. Pembaruan Standar FIA untuk kantong pengaman bahan bakar.
  4. Tinjauan regulasi desain sambungan kantong pengaman bahan bakar dan pintu inspeksi.
  5. Homologasi bahan bakar termasuk kompatibilitas material kantong dan bahan bakar spesifik.

FIA juga akan mengerjakan ‘regulasi geometri sel sintasan depan, ditambah tes beban tambahan di area tersebut’ dan sebuah ‘tinjauan persyaratan pemasangan kolom kemudi’ akibat kaki kiri Grosjean terjebak di kokpit pada awalnya karena kerusakan itu.

Dalam laporan dienyatakan bahwa akan ada ‘tinjauan regulasi dan syarat homologasi untuk perakitan sandaran kepala’ dan ‘analisis pemasangan Power Unit dan mode kegagalan pemasangan.

Grosjean bertahan dalam api selama 27 detik berkat standar tinggi kostum balap FIA, yang diperbarui pada 2020. Mereka akan menginvestigasi peningkatan Heat Transfer Index (HTI) sarung tangan’ yang menyebabkan tangan pembalap yang akan pindah ke IndyCar itu terbakar.

Proyek penelitian berhubungan dengan sistem pemadam api di mobil roda terbuka, sama halnya memastikan mekanisme visor di helm tetap berjalan meski terkena api.

Puing mobil Romain Grosjean, Haas VF-20

Puing mobil Romain Grosjean, Haas VF-20

Foto oleh: Andy Hone / Motorsport Images

Rencana penelitian jangka panjang yang dilakukan Departemen Keamanan FIA termasuk:

  1. Investigasi terhadap opsi sistem kedekatan peringatan dan alat bantu visibilitas elektronik.
  2. Riset terhadap retrofit dan opsi peningkatan untuk mengembangkan performa tumbukan pagar pembatas yang ada saat ini.
  3. Riset terhadap sistem penghalang baru, efektivitas terhadap berbagai kondisi benturan lebih luas.
  4. Penelitian untuk menilai media pemadam kebakaran saat ini, perangkat pemadam api dan perangkat pelindung personal dan menilai teknologi baru.

Presiden FIA, Jean Todt, mengungkapkan bahwa mereka juga belajar banyak dari insiden Grosjean tersebut.

“Pelajaran-pelajaran penting yang didapat dari investigasi akan mendorong misi berkelanjutan kami untuk meningkatkan keselamatan Formula 1 dan olahraga motor secara global,” ujarnya.

“Komitmen jangka panjang FIA, terutama Departemen Keamanan, mengurangi risiko berhubungan dengan olahraga motor yang memungkinkan Romain Grosjean untuk tetap sadar dan selamat dari kecelakaan sebesar ini. Keamanan akan tetap jadi prioritas utama FIA.”

 

dibagikan
komentar
F1 Revisi Kerja Sama dengan Pirelli hingga 2024

Artikel sebelumnya

F1 Revisi Kerja Sama dengan Pirelli hingga 2024

Artikel berikutnya

Budkowski Terkejut Abiteboul Mundur dari Alpine

Budkowski Terkejut Abiteboul Mundur dari Alpine
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Pembalap Romain Grosjean
Tim Haas F1 Team
Tag fia , haas , romain grosjean , f1 , formula 1
Penulis Luke Smith