FIA Uraikan Kode Etik untuk Pembalap Rusia dan Belarus

Federasi Otomotif Internasional (FIA) menguraikan kode etik atau batasan-batasan di mana pembalap Rusia serta Belarus akan diizinkan untuk bersaing dalam event motorsport tahun ini dan itu mencakup logo hingga komentar.

FIA Uraikan Kode Etik untuk Pembalap Rusia dan Belarus

FIA, selaku badan pengatur, mengumumkan awal pekan ini bahwa, meskipun sudah membatalkan seluruh event motorsport di Rusia dan Belarus, masih akan memungkinkan pembalap dari kedua negara untuk berkompetisi jika mereka melakukannya dalam kapasitas netral.

Dalam sebuah dokumen yang dikeluarkan pada Jumat (4/3/2022), FIA merinci dengan saksama apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh para pembalap kebangsaan Rusia dan Belarus setelah kedua negara melakukan invasi militer ke wilayah Ukraina sejak akhir Februari.  

Poin-poin kuncinya adalah sebagai berikut:

  • Tampilan simbol, warna, atau bendera nasional Rusia/Belarus dilarang di depan umum dan di platform media sosial.
  • Bendera Rusia/Belarus, lambang, simbol, dan kata-kata yang terkait dengan negara tersebut dilarang dicantumkan di seragam, pakaian, aksesori dan barang-barang pribadi lainnya.
  • Menyanyi atau memainkan lagu kebangsaan Rusia/Belarus dalam event atau di area apa pun yang berada di bawah kendali FIA adalah dilarang.
  • Komentar, tindakan atau perilaku yang merugikan kepentingan FIA, dan khususnya dukungan untuk invasi Rusia ke Ukraina, dilarang.

FIA juga tidak menutup kemungkinan untuk mengambil tindakan tegas terhadap para pembalap Rusia dan Belarus. Hal ini tercantum dalam sebuah catatan yang mereka dikeluarkan pada hari Jumat.

“FIA terus memantau dengan cermat peristiwa di Ukraina dan berhak mengambil tindakan lebih lanjut atau menerapkan tindakan lebih lanjut di masa depan, termasuk tindakan apa pun yang diperlukan untuk mematuhi kewajibannya di bawah rezim sanksi yang berlaku dan/atau kontrak apa pun yang FIA menjadi salah satu pihaknya.”   

Nikita Mazepin, Haas VF-22

Nikita Mazepin, Haas VF-22

Foto oleh: Zak Mauger / Motorsport Images

Para racing driver Rusia dan Belarus telah diperingatkan secara eksplisit bahwa mereka masih bisa ditolak masuk ke event balap jika FIA memilih untuk mengambil sikap lebih keras terkait konflik ini.

Dalam dokumen komitmen yang harus ditandatangani oleh pembalap, dinyatakan: “Saya mengakui dan menerima bahwa FIA dapat menerapkan tindakan lebih lanjut atau mengeluarkan keputusan lebih lanjut sehubungan dengan partisipasi saya dalam Event Tercakup sehubungan dengan konflik yang sedang berlangsung di Ukraina, termasuk hak menolak saya masuk atau mencegah saya berpartisipasi dalam dan/atau menghadiri Event Tercakup. Saya akan mematuhi tindakan dan keputusan lebih lanjut seperti itu.”

Sementara FIA masih mengizinkan pembalap Rusia dan Belarus untuk berkompetisi, beberapa otoritas motorsport nasional telah melarang kompetitor ambil bagian dari event di negara mereka sepenuhnya.

Motorsport UK mengumumkan awal pekan ini bahwa tim dan pembalap Rusia tidak akan diizinkan untuk berpartisipasi dalam event balap di Inggris Raya. Pada Jumat, Federasi Motorsport Jerman (DMSB) mengonfirmasi bahwa mereka juga menerapkan kebijakan serupa.

“Kami ingin melakukan bagian kami untuk meningkatkan tekanan internasional pada rezim di Moskow agar segera mengakhiri invasinya. Olahraga secara normal seharusnya membangun jembatan, tetapi dalam situasi ekstrem ini, yang merupakan kesalahan Rusia, sinyal yang jelas harus dikirim terhadap agressor,” ujar Presiden DMSB Wolfgang Wagner-Sachs.

Baca Juga:

 

dibagikan
komentar

Mercedes: Cepat di Awal Musim Bukan Jaminan

Ferrari Menduga Mercedes Bawa Perubahan Besar di Bahrain