Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia

Finis P6, Charles Leclerc seperti Berada di Antah Berantah

Pembalap Ferrari Charles Leclerc finis keenam dalam F1 Grand Prix Meksiko, di belakang rekan setimnya, Carlos Sainz. Podium terlalu jauh dari jangkauan mereka di Autodromo Hermanos Rodriguez.

Charles Leclerc, Ferrari

Carl Bingham / Motorsport Images

Charles Leclerc tiba di Meksiko setelah raihan lima podium beruntun. Tujuannya adalah untuk menambah pencapaian tersebut dan jika memungkinkan bertarung memperebutkan kemenangan.

Meski beberapa laporan menunjukkan fakta bahwa karakteristik Sirkuit Autodromo Hermanos Rodriguez menguntungkan Ferrari dibanding para rival, terutama Red Bull Racing, faktanya sangat kontras.

Sudah sejak kualifikasi, Leclerc dan Carlos Sainz menderita lebih dari yang perkirakan, melihat bagaimana kecepatan Red Bull dan Mercedes tak terjangkau. Kenyataannya, F1-75 kurang kencang hingga pembalap Alfa Romeo Valtteri Bottas berhasil memisahkan mereka di grid start.    

Baca Juga:

Dalam race Minggu (30/10/2022), Leclerc segera mampu melewati Bottas, tetapi performa buruk Ferrari di Meksiko makin nyata. Mereka seperti di tanah tak bertuan, di belakang Red Bull dan Mercedes, namun unggul dari yang lain. Hal yang menurut pilot Monako sulit dijelaskan.

“Ini sangat sulit, kami benar-benar lambat. Kami harus melihat ke dalamnya. Kami seperti berada di antah berantah, jauh lebih lambat dibandingkan Mercedes dan Red Bull, tetapi jauh lebih cepat daripada lini tengah,” ujar Leclerc usai balapan.

“Jadi kami sendirian, balapan yang sangat sepi. Tak banyak yang bisa kami lakukan. Kemarin (Sabtu), kami punya beberapa problem dalam kualifikasi, tetapi saya pikir kami bisa lebih dekat hari ini, maksud saya, masalah DRS telah diselesaikan dan kami mengubah sayap belakang.

Charles Leclerc, Ferrari F1-75, Sergio Perez, Red Bull Racing RB18

Charles Leclerc, Ferrari F1-75, Sergio Perez, Red Bull Racing RB18

Foto oleh: Andy Hone / Motorsport Images

Mesinnya masih memiliki sedikit isu, namun tidak ada yang menjelaskan kesenjangan yang kami lihat. Jadi kami harus mengerjakannya dan mencoba melakukan sesuatu sehingga setiap kali kami mengalami salah satu hari sulit, itu tak menjadi terlalu buruk,” tambah sang pembalap.    

Sudah memikirkan dua putaran final F1 2022, yang akan berlangsung di Brasil dan Abu Dhabi, Leclerc bisa sedikit lebih positif dan mengakui bahwa dia memperkirakan akhir pekan di Meksiko bisa jadi buruk.

“Saya tidak mengharapkan balapan yang lebih buruk daripada yang ini (Meksiko), mungkin yang terburuk bersama dengan Spa (GP Belgia). Tetapi untuk berikutnya, kami perlu paham apa yang bisa dilakukan lebih baik dalam situasi ini.”

Leclerc akhirnya hanya bisa menyelesaikan GP Meksiko di urutan keenam, tertinggal lebih dari satu menit dari Verstappen, yang sukses mengklaim kemenangan ke-14 musim ini.

 

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Lewis Hamilton: Red Bull Terlalu Cepat untuk Dikalahkan di Meksiko
Artikel berikutnya Driver of The Month: Max Verstappen

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia