Hasil FP2 F1 GP Belanda: Duo Ferrari Menggila, Alpine Mampu Cepat

Mencatat waktu terbaik di latihan bebas kedua (FP2) Formula 1 Grand Prix Belanda membuat Charles Leclerc menjadi pembalap tercepat pada Jumat (3/9/2021).

Hasil FP2 F1 GP Belanda: Duo Ferrari Menggila, Alpine Mampu Cepat

Dua pembalap Scuderia Ferrari, Charles Leclerc dan Carlos Sainz, tampil luar biasa pada sesi FP2 balapan ke-13 Kejuaraan Dunia Formula 1 2021, GP Belanda. Keduanya menempati P1 dan P2 pada sesi yang diwarnai dua kali red flag tersebut.

Leclerc menembus 1 menit 10,902 detik untuk menempati posisi teratas FP2. Sainz masuk 0,154 detik tepat di bawahnya.

Catatan waktu Leclerc di atas Ferrari SF21 pada FP2 ini lebih cepat 0,598 detik dari waktu tercepat FP1 yang dibuat Lewis Hamilton dengan Mercedes F1 W12 di FP1 (1 menit 11,500 detik).

Tim Alpine F1 juga menunjukkan performa impresif pada sesi FP2 ini. Performa stabil Esteban Ocon membuat pemenang GP Hungaria lalu tersebut menempati peringkat ketiga dengan gap 0,172 detik dari Leclerc.

Baca Juga:

Dua tim terkuat saat ini, Mercedes-AMG Petronas F1 dan Red Bull Racing-Honda, hanya mampu menempatkan pembalapnya di posisi keempat dan kelima pada FP2 ini.

Mercedes F1 W12 geberan Valtteri Bottas tertinggal 0,230 detik dari Leclerc sedangkan Red Bull RB16B andalan Max Verstappen terpaut 0,362 detik.

Sesi FP2 yang ditunda akhirnya dimulai pukul 15:05 waktu setempat. Lewis Hamilton yang menjadi pembalap tercepat pada FP1, langsung mencatat waktu terbaik dengan unggul 0,2 detik atas rekan setimnya, Valtteri Bottas.

Namun, tidak berapa lama berselang, Bottas, melesat ke P1 dengan 1 menit 11,664 detik. Beberapa saat kemudian, red flag muncul karena Mercedes F1 W12 geberan Hamilton terhenti di sisi lintasan menurun Sirkuit Zandvoort. “Mobil kehilangan tenaga,” katanya.

 

Setelah cukup lama dihentikan, sesi akhirnya dilanjutkan dan Esteban Ocon langsung melesat merebut P1. Alpine A521 geberannya yang memakai ban lunak melesat dengan 1 menit 11,074 detik atau unggul 0,2 detik atas Bottas yang juga turun dengan ban soft.

Performa sasis AlphaTauri AT02 dengan ban soft di Zandvoort juga impresif di tangan Pierre Gasly yang sempat berada di P3 sebelum dilibas Alpine A521 geberan Fernando Alonso. Juara dunia 2005 dan 2006 itu berada di P3 dengan gap 0,495 detik dari Ocon.

Bottas yang juga mengganti bannya dengan soft mampu memperkecil gap sepersekian detik dari Ocon di puncak, sebelum red flag kembali muncul setelah Haas VF-21 geberan Nikita Mazepin masuk gravel.

 

Max Verstappen yang sempat kesal dengan munculnya red flag karena tidak mampu mencatat waktu lap bagus, akhirnya berhasil ke P3 setelah sesi dilanjutkan.

Namun, beberapa saat kemudian, Charles Leclerc dan Carlos Sainz melesat ke posisi pertama dan kedua. Leclerc menembus 1 menit 10,902 detik diikuti Sainz yang tertinggal 0,154 detik. Ocon turun ke P3 diikuti Bottas di posisi keempat dan Verstappen kelima.

Di FP2, Sasis Alpine A521 terbukti mampu cepat baik saat memakai ban lunak maupun medium. Sampai sekira 10 menit menjelang FP1 selesai, di lima besar hanya Ocon yang memakai ban medium.

Beberapa saat kemudian, Leclerc yang mencatat waktu tercepat dengan ban soft, mengganti bannya dengan medium. Ferrari sepertinya ingin membandingkan performa sasis SF21 dengan ban soft dan medium karena Sainz masih di P2 dengan ban lunak.

Scuderia Ferrari yang sempat bermasalah serius dengan level keausan ban, khususnya depan, yang puncaknya terjadi di Paul Ricard (GP Prancis), sepertinya mulai mampu mengatasi problem ini.

Di Zandvoort, Ferrari SF21 terbukti menjadi yang tercepat di antara tim-tim medioker pesaing mereka di papan tengah klasemen. Sainz, yang kemudian mengganti ban dari soft ke medium, akhirnya mampu mempertahankan posisi ketiganya sampai finis FP2.

Hasil FP2 F1 GP Belanda:

Pos # Pembalap Sasis Mesin Lap Waktu Gap Interval Km/J
1 16 Monaco Charles Leclerc Ferrari Ferrari 29 1'10.902     216.247
2 55 Spain Carlos Sainz Jr. Ferrari Ferrari 28 1'11.056 0.154 0.154 215.779
3 31 France Esteban Ocon Alpine Renault 33 1'11.074 0.172 0.018 215.724
4 77 Finland Valtteri Bottas Mercedes Mercedes 33 1'11.132 0.230 0.058 215.548
5 33 Netherlands Max Verstappen Red Bull Honda 28 1'11.264 0.362 0.132 215.149
6 14 Spain Fernando Alonso Alpine Renault 30 1'11.280 0.378 0.016 215.101
7 10 France Pierre Gasly AlphaTauri Honda 29 1'11.462 0.560 0.182 214.553
8 4 United Kingdom Lando Norris McLaren Mercedes 27 1'11.488 0.586 0.026 214.475
9 99 Italy Antonio Giovinazzi Alfa Romeo Ferrari 30 1'11.678 0.776 0.190 213.906
10 5 Germany Sebastian Vettel Aston Martin Mercedes 24 1'11.713 0.811 0.035 213.802
11 44 United Kingdom Lewis Hamilton Mercedes Mercedes 3 1'11.911 1.009 0.198 213.213
12 11 Mexico Sergio Perez Red Bull Honda 27 1'11.946 1.044 0.035 213.109
13 22 Japan Yuki Tsunoda AlphaTauri Honda 31 1'12.096 1.194 0.150 212.666
14 18 Canada Lance Stroll Aston Martin Mercedes 29 1'12.136 1.234 0.040 212.548
15 3 Australia Daniel Ricciardo McLaren Mercedes 25 1'12.157 1.255 0.021 212.486
16 7 Finland Kimi Raikkonen Alfa Romeo Ferrari 31 1'12.206 1.304 0.049 212.342
17 47 Germany Mick Schumacher Haas Ferrari 31 1'12.607 1.705 0.401 211.169
18 6 Canada Nicholas Latifi Williams Mercedes 27 1'12.610 1.708 0.003 211.160
19 9 Russian Federation Nikita Mazepin Haas Ferrari 12 1'12.835 1.933 0.225 210.508
20 63 United Kingdom George Russell Williams Mercedes 30 1'12.855 1.953 0.020 210.450

dibagikan
komentar
Sebastian Vettel Beri Sinyal Dapat Kontrak Baru dari Aston Martin

Artikel sebelumnya

Sebastian Vettel Beri Sinyal Dapat Kontrak Baru dari Aston Martin

Artikel berikutnya

Toto Wolff: Saya Tak Mau Menutup Jalan Nyck de Vries ke F1

Toto Wolff: Saya Tak Mau Menutup Jalan Nyck de Vries ke F1
Muat komentar