GALERI: Karier F1 Michael Schumacher dalam foto

dibagikan
komentar
GALERI: Karier F1 Michael Schumacher dalam foto
Oleh: Derry Munikartono , Journalist
4 Jan 2018 15.09

Tujuh kali juara dunia Formula 1, Michael Schumacher, baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-49 pada 3 Januari lalu.

Second place finish and seventh World Championship for Michael Schumacher, Ferrari

Foto oleh: LAT Images

Sejak debutnya di F1 pada 1991, pria kelahiran Kerpen, Jerman Barat ini telah memenangi tujuh gelar juara dunia - lima diantaranya beruntun, dalam periode 2001-2004 - 91 kemenangan, 68 pole position, 155 podium, serta 77 fastest laps.

Untuk memperingati ulang tahunnya yang ke-49, berikut kami tampilkan kilas balik kariernya di F1:

Slider
List

Jordan - 1991 (GP Belgia)

Jordan - 1991 (GP Belgia)
1/49

Foto oleh: Sutton Images

Menjadi salah satu anggota "generasi emas" Jerman di Formula 1, Schumacher mendapat kesempatan debut di F1 bersama Jordan di GP Belgia.

Ia menjadi pengganti sementara dari Betrand Gachot yang mengalami masalah hukum setelah Mercedes - pabrikan yang membina Schumacher kala itu - membayar $150,000 dollar kepada Jordan.

Jordan - 1991 (GP Belgia)

Jordan - 1991 (GP Belgia)
2/49

Foto oleh: LAT Images

Meski belum pernah memiliki pengalaman di Spa-Francorchamps, Schumacher tampil impresif dengan menempati posisi tujuh kualifikasi.

Ia pun digadang-gadang sebagai pembalap Jerman terbaik sejak era Stefan Bellof, yang mengalami kecelakaan fatal di Spa pada 1985.

Jordan - 1991 (GP Belgia)

Jordan - 1991 (GP Belgia)
3/49

Foto oleh: Sutton Images

Namun balapannya harus selesai lebih cepat setelah mengalami masalah kopling pada putaran pertama.

Benetton - 1991 (GP Italia)

Benetton - 1991 (GP Italia)
4/49

Foto oleh: LAT Images

Meski telah terjadi pesetujuan awal antara Mercedes dengan Jordan untuk Schumacher membalap hingga akhir musim, ia bergabung dengan Benetton.

Pihak Jordan membawa kasus ini ke pengadilan Inggris, namun mereka kalah setelah tidak ada kontrak yang ditanda tangani antara pihak Jordan dengan Mercedes.

Benetton - 1991

Benetton - 1991
5/49

Foto oleh: LAT Images

Pada lima balapan terakhir bersama Benetton, Schumacher membukukan empat poin dengan finis terbaik kelima, yang didapatnya di Italia.

Benetton - 1992 (GP Meksiko)

Benetton - 1992 (GP Meksiko)
6/49

Foto oleh: LAT Images

Schumacher membukukan podium pertamanya di Meksiko setelah menyelesaikan balapan di posisi ketiga, di belakang duo Williams yang mendominasi akhir pekan di Autodromo Hernanos Rodriguez.

Benetton - 1992

Benetton - 1992
7/49

Foto oleh: LAT Images

Benetton - 1992 (GP Belgia)

Benetton - 1992 (GP Belgia)
8/49

Foto oleh: LAT Images

Tepat satu tahun setelah debutnya di GP Belgia, Schumacher memenangi balapan pertamanya di sirkuit Spa-Francorchamps.

Benetton - 1992 (GP Belgia)

Benetton - 1992 (GP Belgia)
9/49

Foto oleh: LAT Images

Schumacher merupakan pembalap Jerman pertama yang memenangi balapan F1 sejak Jochen Mass di GP Spanyol 1975.

Benetton - 1993 (GP Portugal)

Benetton - 1993 (GP Portugal)
10/49

Foto oleh: LAT Images

Sama seperti 1992, Schumacher memenangi 1 balapan pada 1993, yaitu di Estoril, Portugal.

Benetton - 1994 (GP San Marino)

Benetton - 1994 (GP San Marino)
11/49

Foto oleh: LAT Images

Schumacher mendominasi awal musim 1994 dengan memenangi 3 balapan awal, namun kemenangan ketiganya di San Marino diwarnai oleh kecelakaan fatal yang menewaskan dua pembalap, Roland Ratzenberger dan Ayrton Senna.

Benetton - 1994 (GP Monako)

Benetton - 1994 (GP Monako)
12/49

Foto oleh: Sutton Images

Schumacher meraih pole pertamanya di GP Monako 1994, ia berhasil mengkonversinya menjadi sebuah kemenangan.

Benetton - 1994 (GP Hongaria)

Benetton - 1994 (GP Hongaria)
13/49

Foto oleh: LAT Images

Schumacher membukukan kemenangan ketujuhnya di musim 1994 pada GP Hongaria, dan membuat jarak poinnya dengan Damon Hill menjadi 31 poin.

Benetton - 1994 (GP Belgia)

Benetton - 1994 (GP Belgia)
14/49

Foto oleh: LAT Images

Schumacher menyelesaikan balapan di posisi pertama, namun ia terkena diskuialifikasi setelah mobil yang digunakannya tidak sesuai dengan peraturan FIA.

Benetton - 1994 (GP Australia)

Benetton - 1994 (GP Australia)
15/49

Foto oleh: LAT Images

Setelah diskualifikasi di Belgia dan larangan membalap pada dua seri setelahnya, Hill berhasil menipiskan ketertinggalan poinnya menjadi hanya 1 poin jelang ronde pamungkas, GP Australia.

Balapan berjalan seperti biasa hingga putaran ke-36 ketika Schumacher melebar di Tikungan East Terrace, dan bersenggolan saat ia kembali ke lintasan.

Benetton - 1994 (GP Australia)

Benetton - 1994 (GP Australia)
16/49

Foto oleh: LAT Images

Dengan kedua pembalap tak dapat menyelesaikan balapan, Schumacher memenangi gelar pertamanya, dan menjadi pembalap Jerman pertama yang menjadi juara dunia Formula 1.

Benetton - 1995

Benetton - 1995
17/49

Foto oleh: LAT Images

Benetton - 1995

Benetton - 1995
18/49

Foto oleh: Rainer W. Schlegelmilch

Benetton - 1995 (GP Jerman)

Benetton - 1995 (GP Jerman)
19/49

Foto oleh: LAT Images

Merupakan kemenangan pertama Schumacher di Jerman.

Benetton - 1995 (GP Jerman)

Benetton - 1995 (GP Jerman)
20/49

Foto oleh: LAT Images

Kemenangan ini membuatnya jadi pembalap Jerman pertama yang memenangi F1 GP Jerman.

Ferrari - 1996

Ferrari - 1996
21/49

Foto oleh: LAT Images

Setelah dua gelar bersama Benetton, Schumacher memutuskan untuk pindah ke tim legendaris, Ferrari, yang kala itu sedang mengalami krisis.

Ferrari - 1996 (GP Monako)

Ferrari - 1996 (GP Monako)
22/49

Foto oleh: LAT Images

Schumacher membukukan pole yang fantastis di Monako, namun ia mengalami kecelakaan pada putaran pertama.

Ferrari - 1996 (GP Spanyol)

Ferrari - 1996 (GP Spanyol)
23/49

Foto oleh: Sutton Images

Balapan berikutnya, Schumacher meraih kemenangan pertama bersama Ferrari di GP Spanyol.

Ferrari - 1997 (GP Monako)

Ferrari - 1997 (GP Monako)
24/49

Foto oleh: LAT Images

Schumacher juga menjadi pembalap Ferrari pertama yang memenangi GP Monako sejak Gilles Villeneuve pada 1981.

Ferrari - 1997 (GP Eropa)

Ferrari - 1997 (GP Eropa)
25/49

Foto oleh: LAT Images

Schumacher kembali mengalami kondisi yang sama seperti 1994 dengan pembalap Williams untuk memperebutkan gelar, kali ini Jacques Villeneuve yang menjadi rivalnya.

Pada putaran 48, keduanya bersinggungan di tikungan Dry Sack, Schumacher tak dapat menyelesaikan balapan, sementara Villeneuve finis ketiga dan menjadi juara dunia musim itu.

Bukan hanya gagal menjadi juara dunia, Schumacher pun terkena diskualifikasi dari klasemen akibat insiden tersebut.

Ferrari - 1998 (GP Hongaria)

Ferrari - 1998 (GP Hongaria)
26/49

Foto oleh: Steve Etherington / LAT Images

Kemenangan kelima Schumacher sepanjang 1998, dan memperkecil jaraknya dengan Hakkinen menjadi tujuh poin saja.

Ferrari - 1999

Ferrari - 1999
27/49

Foto oleh: Sutton Images

Pada 1999, Schumacher mengalami kecelakaan parah saat GP Inggris yang merusak peluangnya dalam pertarungan gelar.

Pada seri terakhir, ia menjadi pembalap pendukung bagi Eddie Irvine, rekan satu timnya yang masih berpeluang meraih gelar pembalap.

Namun Schumacher tak mampu menahan Mika Hakkinen untuk mengamankan gelar keduanya setelah unggul empat poin dari Irvine.

Meski gagal merebut gelar pembalap, Ferrari berhasil mengamankan gelar konstruktor pertamanya sejak era Rene Arnoux-Patrick Tambay pada 1983.

Ferrari - 2000 (GP Italia)

Ferrari - 2000 (GP Italia)
28/49

Foto oleh: Ferrari Media Center

Merupakan kemenangan ke-41 nya sepanjang karier di F1, yang membuatnya sejajar dengan juara dunia tiga kali, Ayrton Senna.

Ferrari - 2001 (GP Hongaria)

Ferrari - 2001 (GP Hongaria)
29/49

Foto oleh: Brousseau Photo

Schumacher mencetak kemenangan ke-51 nya musim ini, dan membuatnya sejajar dengan Alain Prost sebagai pembalap Formula 1 dengan kemenangan terbanyak.

Ferrari - 2001 (GP Hongaria)

Ferrari - 2001 (GP Hongaria)
30/49

Foto oleh: Brousseau Photo

Kemenangan ini juga mengamankan gelar F1 keempat Schumacher, dan yang kedua beruntun bersama Ferrari.

Ferrari - 2002 (GP Austria)

Ferrari - 2002 (GP Austria)
31/49

Foto oleh: LAT Images

Ferrari melakukan strategi yang cukup kontroversial, agar posisi Schumacher semakin kuat di klasemen.

Mereka menjalankan team order dengan meminta rekan satu timnya, Rubens Barichello, yang dominan sepanjang balapan, memberikan jalan kepada Schumacher untuk meraih kemenangan.

Ferrari - 2002 (GP Austria)

Ferrari - 2002 (GP Austria)
32/49

Foto oleh: LAT Images

Alih-alih berdiri di podium pertama, Schumacher mempersilahkan Barichello berdiri di tempat tertinggi podium.

Ferrari - 2002 (GP Perancis)

Ferrari - 2002 (GP Perancis)
33/49

Foto oleh: Ferrari Media Center

Schumacher mendominasi 2002, delapan kemenangan dari 11 balapan awal membuat dirinya unggul 62 poin. Dengan enam balapan tersisa, ia memastikan gelar kelimanya musim ini.

Ferrari - 2002 (GP Perancis)

Ferrari - 2002 (GP Perancis)
34/49

Foto oleh: Ferrari Media Center

Gelar kelimanya membuatnya sejajar dengan Juan Manuel Fangio, yang mendominasi dekade awal Formula 1.

Ferrari - 2002

Ferrari - 2002
35/49

Foto oleh: Sutton Images

Ferrari - 2003 (GP San Marino)

Ferrari - 2003 (GP San Marino)
36/49

Foto oleh: Ferrari Media Center

Salah satu kemenangan paling emosional dalam karier Schumacher, mendapat kabar sang ibunda, Elisabeth, meninggal pada akhir pekan di Imola, ia dan adiknya, Ralf, tetap membalap.

Michael akhirnya memenangi balapan pertamanya setelah kesulitan pada tiga balapan awal musim 2003, sementara Ralf menyelesaikan balapan di posisi keempat.

Ferrari - 2003 (GP Austria)

Ferrari - 2003 (GP Austria)
37/49

Foto oleh: Ferrari Media Center

Untuk pertama kalinya sejak 2000, Schumacher kesulitan pada awal musim. Ferrari pun baru memperkenalkan mobil terbari mereka, Ferrari 2003-GA, pada seri kelima.

Pada balapan kedua dengan mobil baru, GP Austria, Schumacher memenangi balapan ketiganya musim itu, dan memperkecil jaraknya dengan Kimi Raikkonen menjadi dua poin saja.

Ferrari - 2003 (GP Italia)

Ferrari - 2003 (GP Italia)
38/49

Foto oleh: LAT Images

Schumacher meraih kemenangan kelimanya musim ini, dan memberinya momentum dengan keunggulan tiga poin atas Juan Pablo Montoya.

Ferrari - 2003 (GP Jepang)

Ferrari - 2003 (GP Jepang)
39/49

Foto oleh: Ferrari Media Center

Hanya membutuhkan satu poin untuk mengamankan gelar, Schumacher yang menyelesaikan balapan di posisi kedelapan memastikan gelar juara dunianya, sementara Barichello memenangi balapan terakhir di 2003.

Ferrari - 2003 (GP Jepang)

Ferrari - 2003 (GP Jepang)
40/49

Foto oleh: Ferrari Media Center

Ini merupakan gelar keenam Schumacher, yang membuatnya melampaui perolehan gelar milik Juan Manuel Fangio.

2004 - Ferrari

2004 - Ferrari
41/49

Foto oleh: LAT Images

Ferrari - 2004 (GP Belgia)

Ferrari - 2004 (GP Belgia)
42/49

Foto oleh: LAT Images

Schumacher mengamankan gelar ketujuhnya di F1 setelah menyelesaikan balapan di posisi kedua, di belakang Kimi Raikkonen.

Ferrari - 2004 (GP Belgia)

Ferrari - 2004 (GP Belgia)
43/49

Foto oleh: LAT Images

Dengan empat balapan tersisa, Barichello tidak mampu mengijar ketertinggalan 40 poin dari Schumacher.

Ferrari - 2005 (GP Amerika)

Ferrari - 2005 (GP Amerika)
44/49

Foto oleh: Steve Etherington / LAT Images

Salah satu kemenangan paling tragis yang pernah didapat Schumacher. Hanya ada enam mobil yang diwakili dari tiga tim yang menggunakan Bridgestone yang mengikuti balapan setelah tujuh tim yang menggunakan Michelin tidak mundur karena insiden yang dialami Ralf di Tikungan 13 saat sesi latihan.

Ferrari - 2006 (GP Amerika)

Ferrari - 2006 (GP Amerika)
45/49

Foto oleh: Steven Tee / LAT Images

Schumacher memenangi balapan yang sama satu musim kemudian, yang merupakan kemenangan ketiganya di 2016.

Ferrari - 2006 (GP Italia)

Ferrari - 2006 (GP Italia)
46/49

Foto oleh: Ferrari Media Center

Schumacher memenangi balapan terakhirnya bersama Ferrari di Monza, setelah balapan ia mengumumkan bahwa dirinya akan pensiun setelah 2006.

Ferrari - 2006 (GP Tiongkok)

Ferrari - 2006 (GP Tiongkok)
47/49

Foto oleh: Ferrari Media Center

Tiga pekan setelah balapan di Monza, Schumacher memenangi balapan terakhirnya di sirkuit Shanghai, Tiongkok.

Namun peluang untuk menambah perolehan gelar sirna setelah mengalami masalah mesin di GP Jepang.

Mercedes - 2010 (GP Bahrain)

Mercedes - 2010 (GP Bahrain)
48/49

Foto oleh: Glenn Dunbar / LAT Images

Setelah sempat mencoba kembali membalap saat mengganti Massa yang cedera pada 2009, Schumacher melakukan comeback pada 2010, saat ia menjadi pembalap pertama Mercedes, yang kembali menurunkan tim pabrikan setelah 55 tahun absen.

Mercedes - 2012

Mercedes - 2012
49/49

Foto oleh: Glenn Dunbar / LAT Images

Selama tiga tahun comeback bersama Mercedes, Schumacher sulit untuk mengembalikan performanya bersama Ferrari. Ia hanya mampu sekali naik podium, yaitu saat finis ketiga di GP Valencia 2012.

Schumacher memutuskan untuk pensiun di akhir tahun tersebut, pada akhir 2013 ia mengalami insiden saat bermain ski, dan kondisi kesehatannya saat ini masih dirahasiakan.

Selamat ulang tahun, Michael, semoga lekas sembuh!

Artikel Formula 1 berikutnya
Nurburgring berpotensi kembali gelar F1 di 2019

Artikel sebelumnya

Nurburgring berpotensi kembali gelar F1 di 2019

Next article

Force India: Ocon dan Perez cukup dewasa untuk bersaing

 Force India: Ocon dan Perez cukup dewasa untuk bersaing
Load comments