Formula 1 2017

GALERI: Perjalanan Hakkinen pada F1 1998

Mika Hakkinen memastikan gelar juara dunia pertamanya pada 1 November 1998 di Suzuka, Jepang. Simak kembali perjalanan 'The Flying Finn' yang mendapat perlawanan sengit dari pembalap Ferrari, Michael Schumacher.

GP Australia

GP Australia
1/16

McLaren mendominasi awal musim di Australia, dengan Hakkinen memimpin finis 1-2 bagi tim Inggris tersebut. Sementara Schumacher tak mampu menyelesaikan balapan pada Lap 6 setelah mengalami masalah mesin.
Hakkinen 10 - Schumacher 0

Foto oleh: LAT Images

GP Brasil

GP Brasil
2/16

Keadaan tak jauh berbeda di Brasil. Hakkinen kembali memimpin finis 1 - 2 kedua McLaren musim ini, sementara Schumacher finis ketiga, tertinggal satu menit di belakang pembalap Finlandia itu.
Hakkinen 20 - Schumacher 4

Foto oleh: LAT Images

GP Argentina

GP Argentina
3/16

Schumacher membalap kedua pembalap McLaren pada awal balapan untuk meraih kemenangan pertamanya di musim 1998, Hakkinen finis kedua, 23 detik di belakang pembalap Jerman itu.
Hakkinen 26 - Schumacher 14

Foto oleh: LAT Images

GP San Marino

GP San Marino
4/16

Untuk pertama kalinya di musim 1998, Hakkinen tidak dapat menyelesaikan balapan. Sementara Schumacher finis kedua, di belakang pembalap McLaren lainnya, David Coulthard.
Hakkinen 26 - Schumacher 20

Foto oleh: LAT Images

GP Spanyol

GP Spanyol
5/16

Setelah gagal finis di ronde sebelumnya, Hakkinen bangkit dengan meraih kemenangan dominan di Spanyol. Sementara Schumacher hanya mampu menyelesaikan balapan di posisi ketiga.
Hakkinen 36 - Schumacher 24

Foto oleh: LAT Images

GP Monako

GP Monako
6/16

Keperkasaan Hakkinen dilanjutkan dengan memenangi balapan di Monako. Sementara Schumacher finis dua lap di belakang pembalap Finlandia itu dan tidak meraih poin.
Hakkinen 46 - Schumacher 24

Foto oleh: LAT Images

GP Kanada

GP Kanada
7/16

Ketika jarak antara keduanya mulai jauh, Schumacher mendapat momentum di Kanada. Ia memenangi balapan sementara Hakkinen tidak dapat memulai balapan karena mengalami masalah teknis.
Hakkinen 46 - Schumacher 34

Foto oleh: LAT Images

GP Perancis

GP Perancis
8/16

Schumacher melanjutkan momentumnya dengan memenangi balapan di sirkuit Magny-Cours, Perancis. Sementara Hakkinen finis ketiga, di belakang pembalap Ferrari lainnya, Eddie Irvine.
Hakkinen 50 - Schumacher 44

Foto oleh: Sutton Images

GP Inggris

GP Inggris
9/16

Schumacher melanjutkan dominasinya di Silverstone, yang membuat selisihnya dengan Hakkinen yang finis kedua menjadi hanya dua poin.
Hakkinen 56 - Schumacher 54

Foto oleh: LAT Images

GP Austria

GP Austria
10/16

Setelah tiga balapan, akhirnya Hakkinen kembali memenangi balapan, sementara Schumacher finis ketiga.
Hakkinen 66 - Schumacher 58

GP Jerman

GP Jerman
11/16

McLaren berjaya di Jerman. Hakkinen dan Coulthard (gambar) menempati dua posisi teratas, sementara Schumacher tertinggal jauh di posisi lima,
Hakkinen 76 - Schumacher 60

Foto oleh: LAT Images

GP Hongaria

GP Hongaria
12/16

Peluang Shumacher kembali terbuka setelah memenangi GP Hongaria, sementara Hakkinen meraih satu poin setelah hanya mampu finis keenam.
Hakkinen 77 - Schumacher 70

GP Belgia

GP Belgia
13/16

Pada balapan ini, baik Schumacher maupun Hakkinen tidak dapat menyelesaikan balapan. Duo Jordan, Damon Hill dan Ralf Schumacher, tampil mendominasi balapan yang diwarnai banyak insiden tersebut.
Hakkinen 76 - Schumacher 70

Foto oleh: LAT Images

GP Italia

GP Italia
14/16

Schumacher menang di kandang Ferrari, Monza. Kemenangan ini juga meyamai raihan poinnya dengan Hakkinen.
Hakkinen 80 - Schumacher 80

Foto oleh: LAT Images

GP Luksemburg

GP Luksemburg
15/16

Hakkinen meraih kemenangan krusial di ronde kedua dari terakhir, ini memberinya keunggulan empat poin di balapan terakhir, Jepang.
Hakkinen 90 - Schumacher 86

Foto oleh: LAT Images

GP Jepang

GP Jepang
16/16

Schumacher harus memenangi balapan sementara Hakkinen harus finis ketiga atau lebih buruk. Namun masalah menghantam pembalap Jerman tersebut, setelah mogok pada saat start, dan harus start di belakang pada percobaan start kedua, ia tersingkir setelah mengalami kebocoran ban. Kejadian ini memberi jalan pada Hakkinen untuk meraih gelar pertamanya.
Hakkinen 100 - Schumacher 86

Foto oleh: LAT Images
Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan Formula 1
Tipe artikel Top List
Topik Formula 1 2017