GALERI: Perjalanan Hakkinen pada F1 1998

dibagikan
komentar
GALERI: Perjalanan Hakkinen pada F1 1998
Олександр Насонов
Oleh: Олександр Насонов
Co-author: Rachit Thukral
2 Nov 2017 23.59

Mika Hakkinen memastikan gelar juara dunia pertamanya pada 1 November 1998 di Suzuka, Jepang. Simak kembali perjalanan 'The Flying Finn' yang mendapat perlawanan sengit dari pembalap Ferrari, Michael Schumacher.

Slider
List

GP Australia

GP Australia
1/16

Foto oleh: LAT Images

McLaren mendominasi awal musim di Australia, dengan Hakkinen memimpin finis 1-2 bagi tim Inggris tersebut. Sementara Schumacher tak mampu menyelesaikan balapan pada Lap 6 setelah mengalami masalah mesin.
Hakkinen 10 - Schumacher 0

GP Brasil

GP Brasil
2/16

Foto oleh: LAT Images

Keadaan tak jauh berbeda di Brasil. Hakkinen kembali memimpin finis 1 - 2 kedua McLaren musim ini, sementara Schumacher finis ketiga, tertinggal satu menit di belakang pembalap Finlandia itu.
Hakkinen 20 - Schumacher 4

GP Argentina

GP Argentina
3/16

Foto oleh: LAT Images

Schumacher membalap kedua pembalap McLaren pada awal balapan untuk meraih kemenangan pertamanya di musim 1998, Hakkinen finis kedua, 23 detik di belakang pembalap Jerman itu.
Hakkinen 26 - Schumacher 14

GP San Marino

GP San Marino
4/16

Foto oleh: LAT Images

Untuk pertama kalinya di musim 1998, Hakkinen tidak dapat menyelesaikan balapan. Sementara Schumacher finis kedua, di belakang pembalap McLaren lainnya, David Coulthard.
Hakkinen 26 - Schumacher 20

GP Spanyol

GP Spanyol
5/16

Foto oleh: LAT Images

Setelah gagal finis di ronde sebelumnya, Hakkinen bangkit dengan meraih kemenangan dominan di Spanyol. Sementara Schumacher hanya mampu menyelesaikan balapan di posisi ketiga.
Hakkinen 36 - Schumacher 24

GP Monako

GP Monako
6/16

Foto oleh: LAT Images

Keperkasaan Hakkinen dilanjutkan dengan memenangi balapan di Monako. Sementara Schumacher finis dua lap di belakang pembalap Finlandia itu dan tidak meraih poin.
Hakkinen 46 - Schumacher 24

GP Kanada

GP Kanada
7/16

Foto oleh: LAT Images

Ketika jarak antara keduanya mulai jauh, Schumacher mendapat momentum di Kanada. Ia memenangi balapan sementara Hakkinen tidak dapat memulai balapan karena mengalami masalah teknis.
Hakkinen 46 - Schumacher 34

GP Perancis

GP Perancis
8/16

Foto oleh: Sutton Images

Schumacher melanjutkan momentumnya dengan memenangi balapan di sirkuit Magny-Cours, Perancis. Sementara Hakkinen finis ketiga, di belakang pembalap Ferrari lainnya, Eddie Irvine.
Hakkinen 50 - Schumacher 44

GP Inggris

GP Inggris
9/16

Foto oleh: LAT Images

Schumacher melanjutkan dominasinya di Silverstone, yang membuat selisihnya dengan Hakkinen yang finis kedua menjadi hanya dua poin.
Hakkinen 56 - Schumacher 54

GP Austria

GP Austria
10/16

Foto oleh: Motorsport Türkiye

Setelah tiga balapan, akhirnya Hakkinen kembali memenangi balapan, sementara Schumacher finis ketiga.
Hakkinen 66 - Schumacher 58

GP Jerman

GP Jerman
11/16

Foto oleh: LAT Images

McLaren berjaya di Jerman. Hakkinen dan Coulthard (gambar) menempati dua posisi teratas, sementara Schumacher tertinggal jauh di posisi lima,
Hakkinen 76 - Schumacher 60

GP Hongaria

GP Hongaria
12/16

Foto oleh: Steve Etherington / LAT Images

Peluang Shumacher kembali terbuka setelah memenangi GP Hongaria, sementara Hakkinen meraih satu poin setelah hanya mampu finis keenam.
Hakkinen 77 - Schumacher 70

GP Belgia

GP Belgia
13/16

Foto oleh: LAT Images

Pada balapan ini, baik Schumacher maupun Hakkinen tidak dapat menyelesaikan balapan. Duo Jordan, Damon Hill dan Ralf Schumacher, tampil mendominasi balapan yang diwarnai banyak insiden tersebut.
Hakkinen 76 - Schumacher 70

GP Italia

GP Italia
14/16

Foto oleh: LAT Images

Schumacher menang di kandang Ferrari, Monza. Kemenangan ini juga meyamai raihan poinnya dengan Hakkinen.
Hakkinen 80 - Schumacher 80

GP Luksemburg

GP Luksemburg
15/16

Foto oleh: LAT Images

Hakkinen meraih kemenangan krusial di ronde kedua dari terakhir, ini memberinya keunggulan empat poin di balapan terakhir, Jepang.
Hakkinen 90 - Schumacher 86

GP Jepang

GP Jepang
16/16

Foto oleh: LAT Images

Schumacher harus memenangi balapan sementara Hakkinen harus finis ketiga atau lebih buruk. Namun masalah menghantam pembalap Jerman tersebut, setelah mogok pada saat start, dan harus start di belakang pada percobaan start kedua, ia tersingkir setelah mengalami kebocoran ban. Kejadian ini memberi jalan pada Hakkinen untuk meraih gelar pertamanya.
Hakkinen 100 - Schumacher 86

Artikel Formula 1 berikutnya
Perez: Force India harus cabut team order sekarang juga

Artikel sebelumnya

Perez: Force India harus cabut team order sekarang juga

Next article

Ferrari ancam keluar dari Formula 1

Ferrari ancam keluar dari Formula 1
Load comments

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Penulis Олександр Насонов
Tipe artikel Top List