GALERI: Sejarah GP Jepang dari masa ke masa

Kilas balik aksi F1 di GP Jepang sejak pertama kali diselenggarakan 1976.

Pemilihan waktu GP Jepang pada masa menjelang berakhirnya musim membuat gelaran ini sering kali menjadi penentu perebutan gelar juara dunia F1. Tak banyak GP menjadi saksi drama, selebrasi, hingga kegetiran pembalap dalam memperebutkan gelar pembalap terbaik, selain GP Jepang.

Penyelenggaraan GP Jepang dimulai tahun 1976 berlokasi di Fuji International Speedway. Diselenggarakan di sana hingga setahun berikutnya.

Sempat absen 10 tahun, F1 kembali ke Jepang pada 1987. Kali ini di Sirkuit Suzuka. Dan terus diselenggarakan tanpa henti hingga sekarang. Antara 2007 – 2008, penyelenggaraan sempat dikembalikan ke Fuji. Namun kembali ke Suzuka pada 2009 sampai saat ini.

Michael Schumacher menjadi pemegang rekor terbanyak menang dengan enam gelar. Diikuti Sebastian Vettel dengan empat dan Lewis Hamilton dengan tiga kemenangan. 

Berikut galeri sejarah GP Jepang sejak diselenggarakan perdana 1976.

1976: GP Jepang perdana

1976: GP Jepang perdana
1/32

Diselenggarakan di Fuji dan menjadi GP Jepang pertama. Diguyur hujan lebat dan menjadi saksi keberhasilan James Hunt menjadi juara dunia 1976 setelah finis P3…

Foto oleh: LAT Images

1976: GP Jepang perdana

1976: GP Jepang perdana
2/32

... Rival utama Hunt, Niki Lauda urung melanjutkan lomba atas alasan keselamatan dirinya. Dimenangkan Mario Andretti (Lotus Ford)

Foto oleh: LAT Images

1977: Insiden fatal melibatkan Villeneuve

1977: Insiden fatal melibatkan Villeneuve
3/32

Dimenangkan James Hunt (McLaren Ford). Terjadi tabrakan antara Gilles Villeneuve (foto) dan Ronnie Peterson yang melontarkan Ferrari 312T2 Villeneuve ke area penonton. Dan menewaskan dua orang.

Foto oleh: LAT Images

1987: Pindah ke Suzuka

1987: Pindah ke Suzuka
4/32

Setelah absen 10 tahun, GP Jepang kembali diselenggarakan. Kali ini di Sirkuit Suzuka. Dimenangkan oleh Gerhard Berger (Ferrari F1/87) dan mengakhiri paceklik kemenangan Ferrari setelah tidak pernah menang 38 seri. Berger unggul 17 detik atas Ayrton Senna (Lotus 99T).

Foto oleh: LAT Images

1988 - 1990: Senna vs Prost

1988 - 1990: Senna vs Prost
5/32

Dimulai 1988, GP Jepang menjadi saksi perseteruan abadi Ayrton Senna versus Alain Prost. Balap 1988 menjadi saksi keberhasilan Ayrton Senna merebut gelar juara perdana F1. Sempat turun ke P14, turunnya hujan memberikan kesempatan Senna melesat ke depan sampai akhirnya melewati Alain Prost dan memenangkan GP Jepang.

Foto oleh: Sutton Images

1988 - 1990: Senna vs Prost

1988 - 1990: Senna vs Prost
6/32

GP Jepang 1989 diingat sebagai puncak pertarungan Senna vs Prost. Pada lap 47 manuver nekad Senna untuk melewati Prost dijawab pembalap Prancis dengan menabrakkan mobilnya ke Senna. Prost keluar jalur dengan Senna berusaha kembali ke trek dengan bantuan marshall. Akibat menerima bantuan, Senna akhirnya didiskualifikasi dengan balap dimenangkan Alesandro Nannini. Prost menjadi juara dunia 1989.

Foto oleh: XPB Images

1988 - 1990: Senna vs Prost

1988 - 1990: Senna vs Prost
7/32

Tabrakan antara Senna dan Prost kembali terulang pada GP Jepang 1990. Dengan pembalap Brazil ini menabrakkan mobil ke Ferrari dikemudikan Prost pada tikungan pertama. Kebalikan dengan 1989, kali ini Senna menjadi juara dunia.

1990: Pembalap Jepang pertama naik podium

1990: Pembalap Jepang pertama naik podium
8/32

Kecelakaan dan gangguan teknis menimpa pembalap unggulan memberikan kesempatan bagi Aguri Suzuki Larrouse Lola L90 meraih podum ketiga. Menjadi pembalap Jepang pertama naik podium di kandang. Balap dimenangkan Nelson Piquet dari Benetton Ford.

Foto oleh: XPB Images

1991: Ucapan terima kasih Senna

1991: Ucapan terima kasih Senna
9/32

Keluar jalurnya penantang Nigel Mansell (Williams) di tikungan pertama membuat Senna melenggang tanpa perlawanan berarti dan merebut gelar juara dunia ketiganya. Sebagai ucapan terima kasih, Senna membiarkan rekan setimnya Gerhard Berger lewat dan memenangkan GP Jepang 1991.

Foto oleh: Sutton Images

1992: Tidak menjadi penentu gelar

1992: Tidak menjadi penentu gelar
10/32

Untuk pertama kalinya sejak 1988, GP Jepang tidak menjadi seri penentu siapa perebut gelar juara dunia. Telah direbut Nigel Mansell di GP Hungaria. Baik Mansell dan Senna gagal finis dengan Riccardo Patrese berhasil menjadi pemenang.

Foto oleh: Sutton Images

1993: Senna meninju Eddie Irvine

1993: Senna meninju Eddie Irvine
11/32

Duel Senna vs Prost (kini di Wiliams Renault) kembali terulang. Tapi bukan itu menjadi tajuk utama balap 1993. Melainkan kekesalan Senna yang merasa diganggu Eddie Irvine (Jordan Hart) saat bertarung dengan rekan setim Prost, Damon Hill. Walau berhasil menjadi pemenang, Senna menghampiri Irvine usai balap. Keduanya berdebat dan berakhir dengan Senna meninju Irvine.

Foto oleh: LAT Images

1994 – 1995: Hill vs Schumacher

1994 – 1995: Hill vs Schumacher
12/32

Rival Damon Hill dan Michael Schumacher menang bergantian di GP Jepang. Hill pada 1994. Sementara Schumacher pada 1995. GP Jepang 1995 juga menjadi saksi aksi heroik Jean Alesi melesat dari P17 ke P2 meski akhirnya gagal finis akibat gangguan teknis.

Foto oleh: LAT Images

1996: Hill juara dunia

1996: Hill juara dunia
13/32

Perebutan gelar juara 1996 antara Damon Hill dan Jacques Villenueve usai ketika roda pembalap Kanada ini lepas dan gagal menyelesaikan lomba.

Foto oleh: LAT Images

1997: Villeneuve didiskualifikasi

1997: Villeneuve didiskualifikasi
14/32

Michael Schumacher memenangkan GP Jepang 1997, dengan rival perebutan gelar juara dunia Jacques Villeneuve terkena diskualifikasi akibat mengabaikan bendera kuning pada sesi latihan.

Foto oleh: Williams F1

1998 – 1999: Dominasi Mika Hakkinen

1998 – 1999: Dominasi Mika Hakkinen
15/32

Seiring keberhasilan Hakkinen merebut dua gelar juara dunia 1998 dan 1999, pembalap Finlandia ini juga berhasil memenangkan kedua GP Jepang periode tersebut.

Foto oleh: LAT Images

2000 – 2004: Dikuasai Ferrari

2000 – 2004: Dikuasai Ferrari
16/32

GP Jepang 2000 menjadi saksi keberhasilan Michael Schumacher mempersembahkan gelar juara dunia pertama bagi Ferrari sejak 1979. Michael menang di sini tahun 2000, 2001, 2002 dan 2004 ….

Foto oleh: XPB Images

2000 – 2004: Dikuasai Ferrari

2000 – 2004: Dikuasai Ferrari
17/32

…. Dengan Rubens Barrichello berhasil memenangkan GP Jepang 2003…

Foto oleh: Shell Motorsport

2000 – 2004: Dikuasai Ferrari

2000 – 2004: Dikuasai Ferrari
18/32

… Sementara balap 2004 menempatkan dua saudara, Micheal dan Ralf Schumacher di podium juara.

Foto oleh: BMW AG

2005: Aksi spektakuler Raikkonen

2005: Aksi spektakuler Raikkonen
19/32

Salah satu balap terseru di musim 2005. Dimenangkan oleh Kimi Raikkonen (McLaren) yang berhasil menang meski start dari P17. Raikkonen melewati Fisichela (Renault) pada putaran terakhir.

Foto oleh: LAT Images

2006: Kegagalan Schumacher meraih gelar ke-8

2006: Kegagalan Schumacher meraih gelar ke-8
20/32

Perebutan gelar juara dunia antara Fernando Alonso dengan Michael Schumacher. Michael sempat memimpin, namun gagal finis akibat mesinnya rusak. Alonso merebut gelar juara dunianya kedua.

Foto oleh: XPB Images

2007 – 2008: Kembali ke Fuji

2007 – 2008: Kembali ke Fuji
21/32

Dalam kondisi hujan lebat, gelaran 2007 dimulai dengan dipimpin safety car dengan dimenangkan oleh Lewis Hamilton (McLaren)….

Foto oleh: XPB Images

2007 – 2008: Kembali ke Fuji

2007 – 2008: Kembali ke Fuji
22/32

… sementara insiden pada tikungan pertama gelaran 2008 membuahkan penalti bagi Hamilton dan Felipe Massa (Ferrari), memberikan kemenangan pada Alonso (Renault).

Foto oleh: XPB Images

2009: Drama aksi terakhir Toyota

2009: Drama aksi terakhir Toyota
23/32

Penyelenggaraan pindah kembali ke Suzuka. GP Jepang 2009 menjadi saksi penampilan terakhir Toyota di kandang sebelum mundur dari F1. Drama dimulai ketika Timo Glock mengalami tabrakan hebat hingga harus dilarikan ke rumah sakit….

Foto oleh: XPB Images

2009: Drama aksi terakhir Toyota

2009: Drama aksi terakhir Toyota
24/32

… dan saat balap, Jarno Trulli berhasil finis podium kedua…

Foto oleh: XPB Images

2009 – 2013: Dikuasai Sebastian Vettel

2009 – 2013: Dikuasai Sebastian Vettel
25/32

…. sementara balap dimenangkan oleh Sebastian Vettel (Red Bull Racing Renault). Vettel mendominasi GP Jepang antara 2009 hingga 2013. Vettel Menang pada 2009, 2010, 2012 dan 2013, serta menempati podium ketiga GP Jepang 2011.

Foto oleh: XPB Images

2009 – 2013: Dikuasai Sebastian Vettel

2009 – 2013: Dikuasai Sebastian Vettel
26/32

Foto oleh: XPB Images

2009 – 2013: Dikuasai Sebastian Vettel

2009 – 2013: Dikuasai Sebastian Vettel
27/32

Dengan GP 2011 dimenangkan Jenson Button dari McLaren Mercedes.

Foto oleh: XPB Images

2009 – 2013: Dikuasai Sebastian Vettel

2009 – 2013: Dikuasai Sebastian Vettel
28/32

Foto oleh: XPB Images

2009 – 2013: Dikuasai Sebastian Vettel

2009 – 2013: Dikuasai Sebastian Vettel
29/32

Foto oleh: XPB Images

2014 – 2016: Keperkasaan Mercedes

2014 – 2016: Keperkasaan Mercedes
30/32

Era powertrain hybrid membawa Mercedes menjadi kekuatan menakutkan di F1. Secara bergantian, pembalap Mercedes GP menguasai GP Jepang...

Foto oleh: XPB Images

2014 - 2016: Keperkasaan Mercedes

2014 - 2016: Keperkasaan Mercedes
31/32

… Hamilton menang 2014 dan 2015…

Foto oleh: Mercedes AMG

2014 - 2016: Keperkasaan Mercedes

2014 - 2016: Keperkasaan Mercedes
32/32

… diikuti Nico Rosberg pada tahun silam. Akankah dominasi Mercedes berlanjut pada GP Jepang tahun ini?

Foto oleh: XPB Images
Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan Formula 1
Event GP Jepang
Trek Suzuka
Tipe artikel Top List