Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia
Formula 1 Tes F1 Barcelona

Galeri: Tampilan Pengembangan Teknis Mobil F1 2022

Parade mobil terbaru Formula 1 2022 tersaji di Sirkuit Barcelona de Catalunya, 23-25 Februari. Banyak tim-tim yang menghadirkan kejutan dalam desain. Berikut foto-foto dari sisi trek yang merupakan hak cipta dari Giorgio Piola dan Sutton Images.

Yuki Tsunoda, AlphaTauri AT03, with aero paint applied

Analisis teknis Giorgio Piola

Giorgio Piola adalah jurnalis teknis Formula 1 ternama. Lahir di Genoa, Italia. Giorgio telah meliputi Kejuaraan Dunia F1 sejak tahun 1969, menghasilkan ribuan ilustrasi yang telah direproduksi di beberapa publikasi prestisius olahraga bermotor di dunia.

Detail sayap depan Williams FW44

Detail sayap depan Williams FW44

Foto oleh: Giorgio Piola

Penampakan bagian bawah sayap depan Williams FW44 yang lebih sederhana daripada sebelumnya. Tim-tim tidak bisa menggunakan strake atau flap geometri yang terlalu rumit. Terdapat kamera yang dipasang ke pod kamera FOM.


Detail lantai AlphaTauri AT03

Detail lantai AlphaTauri AT03

Foto oleh: Giorgio Piola

AlphaTauri AT03 punya potongan lantai di tengah-tengah, di mana seksi flap dipasang di atas lantai sebagai penggantinya.


Detail sisi Alpine A522

Detail sisi Alpine A522

Foto oleh: Giorgio Piola

Penampilan dari samping Alpine A52, perhatikan strake lantai yang menonjol keluar dari sudut depan lantai dan potongan serta sektor bagian bergelung setelahnya.


Yuki Tsunoda, AlphaTauri AT03, dengan cat yang menggambarkan aero

Yuki Tsunoda, AlphaTauri AT03, dengan cat yang menggambarkan aero

Foto oleh: Steven Tee / Motorsport Images

AlphaTauri AT03 dengan cat hijau flow-vis untuk menggambarkan udara yang mengalir ke bawah mobil.


Max Verstappen, Red Bull Racing RB18

Max Verstappen, Red Bull Racing RB18

Photo by: Mark Sutton / Motorsport Images

Red Bull juga mengaplikasikan cat, meski penggunaan flow-vis tidak terlalu liberal dan sedikit lebih terlokalisasi.


Fernando Alonso, Alpine A522

Fernando Alonso, Alpine A522

Photo by: Mark Sutton / Motorsport Images

Alpine mungkin berpikir kalau menggunakan cat warna biru tidak akan terdeteksi karena mirip dengan livery. Terlihat flow-vis dioleskan di belakang mobil ketika Fernando Alonso menginjak kerikil.


Cat Flow-vis di mobil Max Verstappen, Red Bull Racing RB18

Cat Flow-vis di mobil Max Verstappen, Red Bull Racing RB18

Foto oleh: Steven Tee / Motorsport Images

Mendekati akhir hari pertama, Red Bull mengoleskan lebih banyak cat pada RB18, targetnya lebih banyak daripada lawan untuk mengetahui struktur aliran secara spesifik.


Max Verstappen, Red Bull Racing RB18

Max Verstappen, Red Bull Racing RB18

Photo by: Giorgio Piola

Red Bull juga mengubah panel di sidepod RB18 dan penutup mesin selama sesi sore dengan panel insang pendingin.


Lewis Hamilton, Mercedes W13

Lewis Hamilton, Mercedes W13

Photo by: Carl Bingham / Motorsport Images

Mercedes mengganti panel di samping kokpit dengan menggabungkan beberapa insang pendingin.


Charles Leclerc, Ferrari F1-75

Charles Leclerc, Ferrari F1-75

Photo by: Mark Sutton / Motorsport Images

Flo-viz di bagian ujung lantai dan tunnel strake di bawah lantai Ferrari F1-75.


Max Verstappen, Red Bull Racing RB18

Max Verstappen, Red Bull Racing RB18

Photo by: Mark Sutton / Motorsport Images

Bagian belakang Red Bull RB18 yang tidak hanya menunjukkan diffuser, winglet saluran rem belakang dan desain sayap balok yang ditumpuk secara unik. Itu juga memperlihatkan outlet pendingin bagian atas.


Lando Norris, McLaren MCL36

Lando Norris, McLaren MCL36

Photo by: Mark Sutton / Motorsport Images

Perbandingan outlet pendingin McLaren MCL36 tampak sedikit lebih lebar.


Charles Leclerc, Ferrari F1-75

Charles Leclerc, Ferrari F1-75

Photo by: Mark Sutton / Motorsport Images

Ferrari F1-75 punya outlet belakang lebih kecil tapi ini karena insang pendingin yang ditekan ke permukaan atas sidepod.


Sebastian Vettel, Aston Martin AMR22

Sebastian Vettel, Aston Martin AMR22

Photo by: Mark Sutton / Motorsport Images

Dibandingkan dengan outlet pendingin belakang Aston Martin AMR22 yang lebih kecil tapi juga punya insang pendingin di atas sidepod untuk membantu menolak panas yang dihasilkan di dalamnya.


Fernando Alonso, Alpine A522

Fernando Alonso, Alpine A522

Photo by: Mark Sutton / Motorsport Images

Alpine punya outlet pendingin belakang yang dipasang lebih rendah tapi juga dilengkapi dengan bagian cutaway dan kisi-kisi di tulang punggun penutup mesin. Itu berjalan dengan tata letak insang pendingin asimetris pada titik ini, dengan bukaan mobil sisi kiri, sedangkan bagian kanan tertutup.


Detail sidepod Red Bull Racing RB18

Detail sidepod Red Bull Racing RB18

Foto oleh: Giorgio Piola

Sidepod Red Bull RB18 menunjukkan pengaturan ujung depan yang dipindahkan, dengan bibir bawah dipasang jauh ke depan untuk meningkatkan ukuran inlet secara artifisial, Itu juga berfungsi untuk pengkondisi aliras pada undercut sidepod. Perhatikan ada desain rumah cermin multielemen.


Yuki Tsunoda, AlphaTauri AT03

Yuki Tsunoda, AlphaTauri AT03

Photo by: Mark Sutton / Motorsport Images

Pengaturan tiga fin di ujung sidepod AlphaTauri AT03.


Nicholas Latifi, Williams FW44

Nicholas Latifi, Williams FW44

Photo by: Mark Sutton / Motorsport Images

Williams FW44 dengan sensor laser tinggi kendara yang dipasang di sisi lantai untuk melacak gestur lantai dibanding dengan lintasan.


Detail lantai Aston Martin AMR22

Detail lantai Aston Martin AMR22

Foto oleh: Giorgio Piola

Aston Martin AMR22 juga dibekali sensor laser tinggi kendara di ujung lantai.


Sayap depan mobil Fernando Alonso, Alpine A522

Sayap depan mobil Fernando Alonso, Alpine A522

Foto oleh: Mark Sutton / Motorsport Images

Tepi atas sayap depan Alpine A522 berbeda dari kompetitornya, dengan sebuah lekukan di permukaan.


Sayap belakang mobil Fernando Alonso, Alpine A522

Sayap belakang mobil Fernando Alonso, Alpine A522

Foto oleh: Mark Sutton / Motorsport Images

Tampilan sayap belakang Alpine A522 dengan ujung bidang utama relatif datar, alih-alih berbentuk sendok seperti yang terlihat di tempat lain. Perhatikan pilar pemasangan sayap belakang yang terhubung secara langsung dengan pod actuator DRS, bukan ke mainplane, yang seharusnya memberikan dorongan kecil, secara aerodinamis, karena ada aliran yang lebih bersih ke bagian bawah sayap.


Sayap belakang mobil Max Verstappen, Red Bull Racing RB18

Sayap belakang mobil Max Verstappen, Red Bull Racing RB18

Foto oleh: Mark Sutton / Motorsport Images

Sayap Red Bull juga dilengkapi pilar pemasangan tunggal yang terhubungan pod actuator DRS, bukannya tepi depan mainplane.


Sayap belakang Red Bull Racing RB18

Sayap belakang Red Bull Racing RB18

Foto oleh: Mark Sutton / Motorsport Images

Ini pod actuator DRS yang dirakit dari belakang Red Bull RB18, yang tampak berbeda dengan pendahulunya.


Hidung Red Bull Racing RB18

Hidung Red Bull Racing RB18

Foto oleh: Mark Sutton / Motorsport Images

Pengamatan sangat dekat lubang pendingin pengemudi di ujung hidung Red Bull RB18, yang tampaknya menjadi bagian dari panel yang dapat diganti sehingga bisa saja berjalan tanpa lubang jika perlu.


Sayap depan mobil Yuki Tsunoda, AlphaTauri AT03

Sayap depan mobil Yuki Tsunoda, AlphaTauri AT03

Foto oleh: Mark Sutton / Motorsport Images

Ujung depan mainplane melengkung dan mengekspos bagian bawah hidung AlphaTauri AT03.


Sayap depan mobil Max Verstappen, Red Bull Racing RB18

Sayap depan mobil Max Verstappen, Red Bull Racing RB18

Foto oleh: Mark Sutton / Motorsport Images

Sebaliknya, mainplane Red Bull RB18 menurun dan hidung terkoneksi ke flap kedua secara berturutan.

Baca Juga:

Sayap depan mobil Sebastian Vettel, Aston Martin AMR22

Sayap depan mobil Sebastian Vettel, Aston Martin AMR22

Foto oleh: Mark Sutton / Motorsport Images

Aston Martin punya mainplane tengah yang tinggi dengan hidung dipasang ke elemen sayap depan kedua.


Sayap depan mobil Charles Leclerc, Ferrari F1-75

Sayap depan mobil Charles Leclerc, Ferrari F1-75

Foto oleh: Mark Sutton / Motorsport Images

Ferrari memiliki tata letak lain, dengan mainplane dibenamkan, sedangakan hidung memanjang sampai ujung depan.


Yuki Tsunoda, AlphaTauri AT03

Yuki Tsunoda, AlphaTauri AT03

Photo by: Mark Sutton / Motorsport Images

AlphaTauri menempatkan larik tabung pitot di muluh airbox untuk mengumpulkan beberapa data dan memastikan performanya seperti yang diharapkan.


Lando Norris, McLaren MCL36, dengan cat aero.

Lando Norris, McLaren MCL36, dengan cat aero.

Foto oleh: Steven Tee / Motorsport Images

McLaren MCL36 disiram cat flo-viz sehingga tim mendapat konfirmasi visual apakah permukaan aero seperti yang diharapkan dan di mana keuntungan bisa didapatkan.


Kemudi Alpine A522

Kemudi Alpine A522

Foto oleh: Mark Sutton / Motorsport Images

Tinjauan kemudi Alpine A522 dan berbagai tombol, putaran dan sakelar yang digunakan untuk mengontrol beragam fungsi sasis dan power unit.


Detail depan Williams FW44

Detail depan Williams FW44

Foto oleh: Giorgio Piola

Tampilan di bawah sasis Williams FW44 dan bib.

Be part of Motorsport community

Join the conversation

Video terkait

Artikel sebelumnya Perkiraan Nilai Kontrak Baru Max Verstappen Terungkap
Artikel berikutnya Indikator Awal Kecepatan Mobil-mobil F1 2022 Bikin Tanda Tanya

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia