Ganti Komponen Power Unit, Fernando Alonso Start Paling Buncit

Fernando Alonso akan start dari posisi paling belakang pada lomba Formula 1 Grand Prix Amerika Serikat (AS) di Circuit of The Americas (COTA), Minggu (24/10/2021) sore.

Ganti Komponen Power Unit, Fernando Alonso Start Paling Buncit

Alpine F1 mengungkapkan bila salah satu pembalap mereka, Fernando Aloso, telah memakai power unit (PU) yang benar-benar baru untuk sisa akhir pekan GP AS. Akibatnya, juara dunia 2005 dan 2006 itu akan start dari grid paling belakang.

Pembalap veteran asal Spanyol tersebut mengalami sejumlah kesulitan pada hari pertama GP AS, Jumat (22/10/2021). Alonso sempat mengalami selip pada latihan bebas pertama (FP1).

Pada FP2, Alpine A521 geberan pemenang 32 Grand Prix, 97 podium, dan 22 pole position dari 328 start sejak 2001 (hiatus pada 2019 dan 2020) tersebut melintir pada akhir sesi.

Akibat tidak nyaman di atas mobil dan kedua insiden tersebut, Alonso hanya menempati P15 di FP1 dan P13 pada FP2.

 

Selama latihan bebas terakhir (FP3) di Austin pada Sabtu (23/10/2021) pagi, Alpine mengumumkan bila Alonso telah memakai internal combustion engine (ICE) keempat – dari batas maksimal tiga per musim.

Tidak hanya ICE, power unt Renault E-Tech 20B milik Alonso juga mengalami pergantian turbo charger, MGU-H, MGU-K, energy store, dan sistem kontrol elektronik.

Pergantian sejumlah komponen tersebut tampaknya belum memberikan hasil maksimal bagi Alonso. Terbukti, pada FP3, ia hanya menempati P17 dan tertinggal 1,789 detik dari Sergio Perez (Red Bull Racing) yang menjadi pembalap tercepat.    

Fernando Alonso datang ke COTA, Austin, Texas, AS, dengan berada di peringkat ke-10. Hasil finis terbaiknya dari 16 balapan yang sudah digelar adalah peringkat keempat GP Hungaria, atau saat rekan setimnya, Esteban Ocon, memenangi balapan.

Baca Juga:

Dengan penalti ini, Fernando Alonso akan bersanding dengan George Russell (Williams Racing) dan juara dunia empat kali – 2010, 2011, 2012, 2013 – Sebastian Vettel (Aston Martin Cognizant) saat start di posisi paling buncit.

Seperti Alonso, kedua pembalap tersebut mendapatkan penalti setelah mengganti sejumlah komponen pada power unit Mercedes-AMG F1 M12.

Pembalap tim pabrikan Mercedes-AMG Petronas F1, Valtteri Bottas, juga terkena penalti grid karena masalah teknis pada mesin. Namun, pembalap Finlandia itu hanya mengganti ICE (baru, keenam) sehingga hanya diturunkan lima posisi start pada Minggu nanti.

 

dibagikan
komentar
Hasil FP3 F1 GP Amerika Serikat: Red Bull 1-3, Ferrari Mengejutkan
Artikel sebelumnya

Hasil FP3 F1 GP Amerika Serikat: Red Bull 1-3, Ferrari Mengejutkan

Artikel berikutnya

Hasil Kualifikasi F1 GP Amerika Serikat: Verstappen Pole, Red Bull Sangat Kuat

 Hasil Kualifikasi F1 GP Amerika Serikat: Verstappen Pole, Red Bull Sangat Kuat
Muat komentar