Giovinazzi: Performa debut di kualifikasi F1 lebihi harapan

dibagikan
komentar
Giovinazzi: Performa debut di kualifikasi F1 lebihi harapan
Oleh: Scott Mitchell
25 Mar 2017 12.02

Menggantikan Pascal Wehrlein untuk GP Australia, pembalap cadangan Sauber, Antonio Giovinazzi, mengaku senang dengan penampilan perdananya di sesi kualifikasi F1.

Antonio Giovinazzi, Sauber C36
Antonio Giovinazzi, Sauber C36
Antonio Giovinazzi, Sauber C36
Antonio Giovinazzi, Sauber
Antonio Giovinazzi, Sauber
Antonio Giovinazzi, Sauber
Antonio Giovinazzi (ITA), Sauber C36
Antonio Giovinazzi, Sauber C36

Hanya beberapa jam sebelum sesi FP3 dimulai, kabar mendadak datang dari kubu Sauber. Pembalap utama mereka, Pascal Wehrlein, memutuskan untuk mundur dari sisa gelaran GP Australia pekan ini.

Pembalap Jerman itu beralasan dirinya masih belum merasa bugar setelah baru pulih dari cedera akibat kecelakaan di event Race of Champions Januari lalu.

Giovinazzi, yang baru memiliki jam terbang di mobil Sauber C36 pada hari perdana tes pramusim di Barcelona, harus segera beradaptasi dengan situasi yang lebih kompetitif.

Pembalap yang juga merupakan pembalap binaan Ferrari itu nyaris lolos ke babak Q2. Di tikungan kedua terakhir, Giovinazzi melakukan kesalahan yang justru membuka peluang untuk rekan setimnya, Marcus Ericcson – dan berhasil dimanfaatkan oleh pembalap Swedia tersebut.

"Saya senang dengan performa hari ini," ucap Giovinazzi yang akan memulai balapan F1 perdananya dari posisi start ke-16.

"Setelah memakai set ban kedua, saya sedikit unggul dari Marcus, jadi saya berusaha lebih keras lagi. Tetapi saya malah membuat kesalahan di Tikungan 15.

"Ini kualifikasi perdana saya, jadi hasil ini sudah melebihi harapan saya.

"Saya senang hanya terpaut sepersekian detik di belakang Marcus – yang memiliki pengalaman lebih banyak di F1 dibandingkan saya. Hasil hari ini saya pikir sudah cukup bagus."

Pada hari Minggu, Giovinazzi akan menjadi pembalap Italia pertama yang start di balapan F1 sejak Jarno Trulli dan Vitantonio Liuzzi yang saat itu turun di GP Brasil 2011.

Giovinazzi menganggap balapan esok hari sebagai mimpi yang menjadi kenyataan dan momen penting untuk bangsa Italia.

"Saya masih belum bisa percaya," ucapnya. "Ini sudah menjadi mimpi saya sejak saya masih kecil di gokart.

"Saya datang ke sini untuk bekerja dari dalam garasi Ferrari. Lalu tiba-tiba kini saya berbicara dengan Anda usai kualifikasi, dan kemudian besok saya akan balapan.

"Benar-benar perasaan yang luar biasa. Saya sudah tidak sabar untuk membalap besok."

 

Artikel Formula 1 berikutnya
Grid start balapan GP Australia 2017

Artikel sebelumnya

Grid start balapan GP Australia 2017

Next article

Honda akui melakukan kontak dengan tim F1 lain

Honda akui melakukan kontak dengan tim F1 lain
Load comments