Antonio Giovinazzi Tolak Team Order Alfa Romeo di Turki

Track Chief Engineer Alfa Romeo Xevi Pujolar menyatakan bahwa Antonio Giovinazzi tidak mengikuti perintah tim dalam balapan F1 GP Turki, yang membuat pekerjaan mereka menjadi sulit.

Antonio Giovinazzi Tolak Team Order Alfa Romeo di Turki

Dua pembalap Alfa Romeo Racing Orlen, Antonio Giovinazzi dan Kimi Raikkonen, gagal mencetak poin pada race ke-16 Formula 1 2021, Grand Prix (GP) Turki, di Sirkuit Istanbul Park, akhir pekan lalu.

Namun sebuah peluang sepertinya terbuang percuma dalam kasus Raikkonen. Meski Iceman memiliki kecepatan lebih baik daripada Giovinazzi di tahap pertama balapan, ia tak mampu mengalahkan rekan setimnya.

Alfa Romeo sebenarnya telah meminta Giovinazzi untuk memberi jalan kepada Raikkonen, tetapi pilot Italia itu tidak menuruti perintah tim dan tetap memimpin di depan juara dunia F1 2007 tersebut.

Pada akhirnya, kedua pembalap menyelesaikan balapan F1 GP Turki tanpa poin dan Antonio Giovinazzi justru melakukan kesalahan krusial di titik kritis yang bisa menentukan masa depannya di Alfa Romeo.

“Kami ingin mengubah posisi, tetapi pada saat itu Antonio memilih untuk meningkatkan kecepatannya dan tetap berada di depan,” ujar Xevi Pujolar setelah balapan.

Baca Juga:

“(Jika kami melakukan team order) mungkin kami bisa beberapa putaran lebih cepat dan akan memiliki satu putaran lagi untuk mengejar (Esteban) Ocon. Jadi itu bukan keputusan terbaik untuk tim.

“Di akhir balapan, saya benar-benar tak mengerti mengapa kami tidak bisa berpindah posisi, mengingat kami dapat mengubah posisi berdasarkan kondisi saat itu. Mendapatkan poin sangat penting bagi kami dan kecepatan Kimi sangat kompetitif,” ia menjelaskan.

Pada lap pertama, Kimi Raikkonen memperlihatkan salah satu penampilan terbaiknya musim ini, dengan melampaui lebih dari satu pembalap. Namun akhirnya Iceman finis P12 dan Antonio Giovinazzi di P11.

Banyak yang beranggapan Alfa Romeo kehilangan peluang mendulang poin karena Giovinazzi tidak ingin melakukan team order, termasuk jurnalis Sky F1 Ted Kravitz.

“Alfa Romeo bisa saja mencetak angka sebab mereka mampu mendekati Esteban Ocon yang bannya aus (akibat tidak melakukan pit stop). Raikkonen lebih cepat, namun tetap di belakang Giovinazzi. Entah tim tidak bergerak atau pembalap mengabaikan team order,” kata Kravitz.

Kimi Raikkonen, Alfa Romeo Racing C41, runs wide

Kimi Raikkonen, Alfa Romeo Racing C41, runs wide

Fotoğraf: Jerry Andre / Motorsport Images

dibagikan
komentar
Ferrari Akui Risiko Besar Gunakan Mesin Baru
Artikel sebelumnya

Ferrari Akui Risiko Besar Gunakan Mesin Baru

Artikel berikutnya

Mark Webber Ragu Max Verstappen Bisa Perjuangkan Gelar

Mark Webber Ragu Max Verstappen Bisa Perjuangkan Gelar
Muat komentar