Giovinazzi Ungkap Peningkatan Besar Sepanjang 2020

Pembalap Alfa Romeo Antonio Giovinazzi meyakini kerja kerasnya dalam memperbaiki performa saat start menjadi salah satu kunci peningkatan yang dialaminya sepanjang tahun lalu.

Giovinazzi Ungkap Peningkatan Besar Sepanjang 2020

Setelah melakoni debut Formula 1 yang tak mudah pada 2019, Giovinazzi masih bersanding dengan Kimi Raikkonen tahun lalu, dan sembilan kali finis di atas pria asal Finlandia tersebut dari 17 balapan yang dilakoninya.

Giovinazzi dan Raikkonen hanya mampu memberikan empat poin untuk Alfa Romeo setelah menjalani musim yang sulit. Tapi, Giovinazzi merasa dirinya mengalami peningkatan besar sepanjang musim lalu dan ia merasa itu yang membuatnya tetap bertahan di Alfa Romeo tahun ini.

Beberapa kali, Giovinazzi membuat terkesan dengan startnya yang cukup mengagumkan pada tahun lalu. Ia kerap mengambil alih beberapa posisi setelah Tikungan 1.

Kepada Motorsport.com, Giovinazzi mengungkapkan memperbaiki start dapat meningkatkan hasil akhir. Ia juga selalu melihat tayangan ulang perjalanan di musim pertamanya dan bertanya kepada rekan-rekannya untuk melihat di mana ia harus memperbiki diri.

"Setelah kualifikasi, tentu saja Anda akan melihat kembali apa kekurangan dan kelebihan selama Anda berada di trek. Tapi setelah itu, saya sepenuhnya fokus pada balapan dan terutama untuk start," kata Giovinazzi.

"Dengan mobil yang kami miliki saat ini dan sulitnya mengikuti dan menyalip para rival, saya pikir dengan Anda memiliki start bagus dan lap pertama yang bagus, Anda akan mendapatkan posisi yang lebih baik. Itu akan membuat balapan Anda jauh lebih mudah.

"Saya banyak menyaksikan tayangan ulang dari masa lalu, cara start dan kamera di dalam mobil, serta tayangan yang kami miliki di tahun lalu.

"Bisa saya katakan, ini sungguh bermanfaat. Saya benar-benar senang dengan pekerjaan yang saya lakukan sepanjang 2020 dan akan melanjutkannya cara kerja seperti ini untuk masa depan yang lebih baik."

Baca Juga:

Tahun lalu, Formula 1 menyambangi trek yang sudah lama tak menggelar ajang balap jet darat dan itu terbilang baru bagi Giovinazzi. Ia berusaha melihat tayangan dari kategori lain dan coba mengaplikasikannya di mobil F1.

"Ketika kami berada di trek baru, tentu saja saya mencoba melihat tayangan ulang dari kategori lain, misalnya di Formula 4. Saya akan berusaha menemukan video yang memperlihatkan start di trek tersebut," kata Giovinazzi.

"Saya berusaha mempelajari sesuatu dari video tersebut, tapi itu tidak mudah. Menurut saya jauh lebih mudah jika pernah berada di sana sebelumnya, seperti di Bahrain, di mana Anda pernah balapan di sana. Ada banyak start yang bisa Anda lihat secara online dan apa yang terjadi di setiap tikungan.

"Itu jauh lebih muda, tapi juga cukup menyenangkan melihat start Formula 4 di Sirkuit Imola dan saya memiliki lap pertama yang bagus di sana. Jadi, itu cukup membantu."

dibagikan
komentar
Hamilton Ingin F1 Lebih Serius Dukung Hak Asasi Manusia

Artikel sebelumnya

Hamilton Ingin F1 Lebih Serius Dukung Hak Asasi Manusia

Artikel berikutnya

F1 Tunda GP Australia, Imola Masuk Kalender 2021

F1 Tunda GP Australia, Imola Masuk Kalender 2021
Muat komentar