Jelang GP Arab Saudi, Mercedes W12 dalam Kondisi Terbaik

Team Principal Mercedes, Toto Wolff, menyebut Mercedes W12 berkinerja lebih baik ketimbang saat menjalani sepanjang musim F1 2021.

Jelang GP Arab Saudi, Mercedes W12 dalam Kondisi Terbaik

Lewis Hamilton datang ke Sirkuit Jeddah Corniche dengan selisih delapan poin dari pemuncak klasemen sementara, sekaligus rival beratnya pada perebutan gelar juara dunia, Max Verstappen.

Kendati demikian, Hamilton tengah dalam momentum tinggi usai dua kemenangan beruntun di Grand Prix Brasil dan Qatar. Sebaliknya, Verstappen harus puas finis kedua.

Sementara pada klasemen sementara konstruktor, Mercedes unggul tipis lima poin saja atas Red Bull Racing-Honda yang menduduki peringkat kedua. Dan mengingat tinggal tersisa dua balapan, jelang pertarungan bakal makin panas.

“Mobil telah memiliki kinerja bagus baru-baru ini dan mungkin berada di tempat terbaik sepanjang musim, dengan pembalap yang percaya diri untuk membalap secara maksimal,” kata Wolff melansir laman Formula1.com.

“Itu mendorong (kami) untuk memenangi balapan terakhir dan memberi kami momentum kuat untuk maju.

“Kami semua bersemangat untuk tetap bertarung pada tahap ini di musim ini. Ini adalah hak istimewa dan bukti ketahanan kami ketika kami melihat di mana kami berdiri di awal musim panas. Kedua gelar itu (pembalap dan konstruktor) terbuka lebar, dan misi kami jelas,” ucapnya menambahkan.

Lewis Hamilton, Mercedes W12, Max Verstappen, Red Bull Racing RB16B

Lewis Hamilton, Mercedes W12, Max Verstappen, Red Bull Racing RB16B

Foto oleh: Jerry Andre / Motorsport Images

Terkait Sirkuit Jeddah Corniche yang akan dikunjungi pekan ini, Wolff mengungkapkan bahwa trek baru itu menjadi tantangan tersendiri bagi Mercedes. Namun, dia telah melakukan persiapan untuk menghadapinya.

“Jeddah adalah tantangan lain yang benar-benar baru. Trek yang serba baru untuk diatasi dan banyak pekerjaan telah dilakukan untuk memastikan kami mulai beroperasi pada Jumat, karena dengan mendapatkan informasi sebanyak mungkin lebih awal selama sesi itu akan sangat vital,” tuturya.

“Ini adalah sirkuit jalanan yang cepat dengan bagian datar yang panjang dan beberapa tikungan berkecepatan tinggi, dilapisi oleh barrier yang berarti akan berisiko tinggi dan menguntungkan.

“Kami lebih termotivasi dari sebelumnya dan kami berharap untuk berada dalam perburuan. Jadi, kami semua menantikan debut Grand Prix di Arab Saudi.”

Baca Juga:

Toto Wolff turut berbelasungkawa setelah meninggalnya Sir Frank Williams, pendiri dan mantan Team Principal Williams Racing.

"Kami akan mengingat dia sepanjang akhir pekan ini dan kami akan mencoba yang terbaik untuk memberikan kinerja yang layak untuk semangat balapnya," ucap pria asal Austria itu.

Sirkuit Jeddah Corniche memang merupakan trek yang sama sekali baru, yang akan dihadapi seluruh tim dan pembalap pada akhir pekan ini. Memiliki tiga zona DRS dan sejumlah tikungan berkecepatan tinggi.

Lintasan sepanjang 6,174 km tersebut juga bakal menjadi trek terpanjang kedua dalam kalender Formula 1 setelah Circuit de Spa-Francorchamps (7.004 km) di Belgia.

Di Jeddah nanti, Verstappen bisa mengunci gelar juara dunia musim ini dengan beberapa skenario. Salah satunya, sang pembalap Red Bull perlu meraih 18 poin lebih banyak untuk menyegel titel pertamanya di F1.

*Artikel ini dibuat oleh M. Fadhil Pramudya P yang sedang menjalani magang.

dibagikan
komentar
10 Pembalap Terbaik Williams Sepanjang Masa
Artikel sebelumnya

10 Pembalap Terbaik Williams Sepanjang Masa

Artikel berikutnya

Lando Norris Siap Memenangi Grand Prix pada 2022

Lando Norris Siap Memenangi Grand Prix pada 2022
Muat komentar