Hasil F1 GP Belanda: Strategi Jitu Bawa Verstappen Libas Mercedes

Max Verstappen berhasil menjadi yang tercepat di Formula 1 Grand Prix Belanda usai mendominasi lomba di Sirkuit Zandvoort, Minggu (5/9/2021).

Hasil F1 GP Belanda: Strategi Jitu Bawa Verstappen Libas Mercedes

Pembalap Red Bull Racing-Honda itu berhasil merebut podium utama setelah mendominasi lomba berdurasi 72 lap (306,648 km) tersebut.

Strategi pit stop dan pemilihan ban yang tepat menjadi kunci keberhasilan pembalap asal Belanda tersebut meredam duet Mercedes-AMG Petronas F1, Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas.

Kedua pengguna Mercedes F1 W12 itu harus puas finis di P2 dan P3 dengan gap masing-masing 20,932 detik dan 56,460 detik dari Verstappen.

Hasil lomba GP Belanda juga menjadi catatan tersendiri bagi Verstappen. Sabtu lalu, ia menjadi pembalap Belanda pertama yang mencetak pole di Zandvoort.

Kini, ia total mengemas 17 kemenangan sepanjang karier – tujuh terakhir dibuatnya musim 2021 ini – sekaligus menjadi pembalap pertama yang memenangi GP Belanda di Zandvoort.

Baca Juga:

Start GP Belanda akhirnya hanya berisi 18 pembalap setelah Nicholas Latifi (Williams Racing) yang semula start dari P14 dan Sergio Perez (Red Bull Racing) di grid 16, harus memulai lomba dari pit lane.

Mobil #11 Red Bull Racing RB16B dihukum start dari pit lane karena memakai komponen baru pada power unit. Selain itu, mobil juga diperbaiki saat sudah berada dalam kondisi Parc Ferme.

Adapun pelanggaran yang dilakukan Latifi adalah pergantian gearbox pada #6 Williams FW43B. Seperti Perez, perbaikan mobil juga dilakukan para teknisi Williams saat kondisi Parc Ferme.    

Peraih pole yang juga jagoan tuan rumah, Max Verstappen, memulai lomba dengan sempurna. Ia terus berusaha memperlebar gap dari duet Mercedes, Lewis Hamilton dan Valteri Bottas, yang start dari P2 dan P3.

Sampai lap 10, posisi lima besar start tidak berubah, yakni Verstappen, Hamilton, Bottas, Pierre Gasly (AlphaTauri), dan Charles Leclerc (Scuderia Ferrari). Verstappen unggul hampir 3 detik atas Hamilton dan lebih dari 19 detik atas Leclerc.

 

Beberapa saat sebelumnya, masalah serius menghampiri Perez saat ban depannya mengunci saat akan mencoba melewati Nikita Mazepin (Haas). Ia pun terpaksa kembali ke pit saat posisinya masih di belakang.

Sulitya melakukan overtaking karena lintasan yang sempit dan pendek (hanya 4,259 km) akhirnya terbukti di Zandvoort. Sampai lap 21, posisi lima besar tidak berubah: Verstappen, Hamilton, Bottas, Gasly, dan Leclerc.

Pada lap 22, Hamilton melakukan pit stop. Red Bull merespons dengan memanggil Verstappen untuk masuk pit untuk mengganti ban lunak (soft) ke medium.

Dengan pit stop hanya 2,7 detik (lebih cepat daripada Hamilton yang 3,6 detik), Verstappen bisa kembali ke trek di P2 di belakang Bottas dan di depan Hamilton pada lap 23.

Dengan bantuan DRS, Verstappen berhasil melibas Bottas untuk P1 pada lap 31. Satu lap kemudian, Bottas masuk pit untuk mengganti bannya dari soft ke medium dan kembali ke trek di P3, di depan Leclerc, karena hanya butuh 2,2 detik untuk mengganti ban.

Pada lap 38, Sebastian Vettel (Aston Martin) selip di banking Tikungan 3 saat mencoba melewati Robert Kubica (Alfa Romeo) dari sisi dalam. Beruntung, pembalap lain mampu menghindari dan lomba terus berlanjut.

Pada lap 40, Hamilton masuk pit dan mengganti bannya dengan medium bekas. Satu lap kemudian, Verstappen juga melakukan pit stop untuk berganti ban ke keras. Ia kembali ke trek dengan tetap berada terdepan diikuti Hamilton dan Bottas.

Sampai lap 50, Verstappen masih memimpin dengan gap sekira 3,3 detik atas Hamilton di P2 dan 15,7 detik atas Bottas di P3. Hamilton sempat membuat waktu lap tercepat. Namun, Verstappen yang tidak mendapat halangan pembalap lain (clean air) juga nyaman di depan.

Mulai lap 57, Verstappen mulai dipusingkan dengan para backmarker (pembalap paling belakang yang overlap). Di sisi lain, Hamilton mengkhawatirkan power cut out.

Hamilton juga memikirkan ban medium bekas yang dipakainya. Karena sudah pernah dipakai 26 lap, gapnya dengan Verstappen pun melebar menjadi 3,7 detik pada lap 65.

Pada lap 68, Bottas melakukan pit stop kedua dan bermaksud membuat waktu lap tercepat untuk bonus 1 poin. Namun, Mercedes memintanya menahan diri untuk memberi kesempatan Hamilton melakukan hal yang sama.

Menariknya, Bottas yang sudah kembali memakai ban soft, mengabaikan permintaan Mercedes dan membuat fastest lap pada lap 71. Meskipun, di lap terakhir Hamilton berhasil mematahkan fastest lap Bottas tersebut.

Sementara di depan Max Verstappen akhirnya tidak lagi terbendung untuk memenangi GP Belanda.    

Hasil Lomba F1 GP Belanda:

Pos   # Pembalap Sasis Mesin Lap Waktu Gap Interval Km/J Pit Retirement Poin
1   33 Netherlands Max Verstappen Red Bull Honda 72 -       2   25
2   44 United Kingdom Lewis Hamilton Mercedes Mercedes 72 20.932 20.932 20.932   3   19
3   77 Finland Valtteri Bottas Mercedes Mercedes 72 56.460 56.460 35.528   2   15
4   10 France Pierre Gasly AlphaTauri Honda 71 1 lap       1   12
5   16 Monaco Charles Leclerc Ferrari Ferrari 71 1 lap       1   10
6   14 Spain Fernando Alonso Alpine Renault 71 1 lap       1   8
7   55 Spain Carlos Sainz Jr. Ferrari Ferrari 71 1 lap       1   6
8   11 Mexico Sergio Perez Red Bull Honda 71 1 lap       2   4
9   31 France Esteban Ocon Alpine Renault 71 1 lap       1   2
10   4 United Kingdom Lando Norris McLaren Mercedes 71 1 lap       1   1
11   3 Australia Daniel Ricciardo McLaren Mercedes 71 1 lap       1    
12   18 Canada Lance Stroll Aston Martin Mercedes 70 2 laps       1    
13   5 Germany Sebastian Vettel Aston Martin Mercedes 70 2 laps       2    
14   99 Italy Antonio Giovinazzi Alfa Romeo Ferrari 70 2 laps       2    
15   88 Poland Robert Kubica Alfa Romeo Ferrari 70 2 laps       1    
16   6 Canada Nicholas Latifi Williams Mercedes 70 2 laps       1    
17 dnf 63 United Kingdom George Russell Williams Mercedes 69         3    
18   47 Germany Mick Schumacher Haas Ferrari 69 3 laps       2    
19 dnf 22 Japan Yuki Tsunoda AlphaTauri Honda 48         2 Retirement  
20 dnf 9 Russian Federation Nikita Mazepin Haas Ferrari 41         2 Hydraulics

 

dibagikan
komentar
Saling Senggol, Gunther Steiner Tak Menyalahkan Kedua Pembalapnya

Artikel sebelumnya

Saling Senggol, Gunther Steiner Tak Menyalahkan Kedua Pembalapnya

Artikel berikutnya

Update Klasemen F1 2021 Usai GP Belanda: Verstappen Kembali Bertakhta

Update Klasemen F1 2021 Usai GP Belanda: Verstappen Kembali Bertakhta
Muat komentar