Podcast: Review GP Hungaria, Balapan Paling Menarik Tahun Ini

Grand Prix Hungaria sangat bagus jadi penutup paruh musim Formula 1 2021 jika melihat apa yang terjadi di sepanjang balapan, Minggu (1/8/2021).

Podcast: Review GP Hungaria, Balapan Paling Menarik Tahun Ini

Balapan terbaik tahun ini rasanya pantas disematkan untuk GP Hungaria, mengingat drama yang terjadi sejak start, bahkan setelah perayaan podium masih ada hal tak terduga.

Esteban Ocon menjadi sosok yang paling mengejutkan setelah keluar sebagai pemenang lomba di Sirkuit Hungaroring.

Pembalap Alpine itu berhasil memanfaatkan situasi yang terjadi di lap pertama dan timnya juga menerapkan strategi yang sangat baik.

Valtteri Bottas, Mercedes W12, bentrokan dengan Lando Norris, McLaren MCL35M, dan Max Verstappen, Red Bull Racing RB16B, saat start GP Hungaria 2021.

Valtteri Bottas, Mercedes W12, bentrokan dengan Lando Norris, McLaren MCL35M, dan Max Verstappen, Red Bull Racing RB16B, saat start GP Hungaria 2021.

Foto oleh: Mark Sutton / Motorsport Images

Start dari grid kedelapan, Ocon sebenarnya berada tepat di belakang Lance Stroll dan Charles Leclerc yang terlibat insiden.

Namun, ia berhasil melakukan pengereman yang tepat dan berhasil menghindari insiden yang membuatnya tetap melaju tanpa mengalami kerusakan apa pun.

Lolos dari kemelut yang terjadi di Tikungan 1 selepas start, Ocon sama seperti pembalap lainnya tetap mempertahankan ban intermediate saat balapan dihentikan.

Ketika keluar dari pit lane untuk melakukan restart, pembalap asal Prancis itu bersama sebagian besar rivalnya mengganti ke ban slick. Hanya Lewis Hamilton yang bertahan di grid dengan ban intermediate.

Kesemrawutan yang terjadi di pit lane karena hampir seluruh pembalap mengganti ban, harus memakan korban.

Pembalap Haas, Nikita Mazepin, harus menyelesaikan balapannya lebih awal usai tertabrak oleh Kimi Raikkonen yang keluar pit, sehingga suspensi depan kanan mengalami kerusakan.

Atas insiden tersebut membuat pembalap Alfa Romeo itu diganjar penalti 10 detik setelah dianggap keluar pit dengan cara yang tak aman.

Baca Juga:

Kekacauan tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh Esteban Ocon dengan menempatkan mobilnya tepat di belakang garis pit lane.

Sempat dibokongi George Russell, tetapi pembalap Williams itu menyadari dirinya melakukan kesalahan dan turun beberapa posisi.

Hamilton yang sadar melakukan kesalahan karena tak mengganti ke ban slick harus masuk pit di lap berikutnya.

Itu membuat Esteban Ocon secara otomatis naik ke posisi pertama, diikuti Sebastian Vettel dan Nicholas Latifi, sebelum Carlos Sainz mengambil alih posisi ketiga.

Ocon ditempel ketat oleh Vettel yang beberapa kali coba mendekat dan berusaha menyalipnya.

Bahkan, ada satu momen di mana mobil keduanya bersebelahan saling adu kecepatan saat meng-over lap Mick Schumacher.

Esteban Ocon, Alpine A521, Sebastian Vettel, Aston Martin AMR21, over lap Antonio Giovinazzi, Alfa Romeo Racing C41

Esteban Ocon, Alpine A521, Sebastian Vettel, Aston Martin AMR21, over lap Antonio Giovinazzi, Alfa Romeo Racing C41

Foto oleh: Jerry Andre / Motorsport Images

Namun, Ocon memperlihatkan ketenangannya sehingga membuat peraih empat gelar juara dunia  Formula 1 itu sulit untuk merebut posisi pertama.

Sebenarnya, Ocon juga terus dihantui oleh Hamilton yang bisa saja mengambil alih posisi pertama kapan pun.

Hamilton yang melakukan kesalahan berhasil membayarnya dengan memanfaatkan keuntungan yang dimiliki mobilnya, Mercedes W12.

Tetapi, juara bertahan itu berjuang keras untuk bisa masuk ke posisi tiga besar. Usai melakukan pergantian ban keempat dengan menggunakan kompon medium, Hamilton memiliki kecepatan yang lebih baik dibandingkan pembalap lainnya.

Malang baginya, Fernando Alonso yang merupakan rekan setim Ocon di Alpine menahan lajunya selama 10 lap. Bahkan, Hamilton mengeluh saat pria asal Spanyol itu melakukan pertahanan, yang disebutnya berbahaya.

Fernando Alonso, Alpine A521, Lewis Hamilton, Mercedes W12

Fernando Alonso, Alpine A521, Lewis Hamilton, Mercedes W12

Foto oleh: Mark Sutton / Motorsport Images

Kesalahan kecil Alonso berhasil dimanfaatkan oleh Hamilton untuk mengambil alih posisi keempat saat balapan menyisakan enam lap. Tak butuh waktu lama, ia juga langsung menyalip Carlos Sainz yang ada di posisi ketiga.

Menyisakan empat lap, tak cukup bagi Hamilton untuk mengejar Vettel dan Ocon di posisi kedua dan pertama.

Itu membuat balapan dimenangi oleh Esteban Ocon, yang merupakan kemenangan pertamanya di Formula 1.

Tak cukup sampai situ, drama juga masih terjadi usai balapan setelah tim steward mendiskualifikasi Sebastian Vettel akibat bahan bakar yang diambilnya tak memenuhi regulasi.

Seharusnya, FIA mendapat bahan bakar sebanyak satu liter dari tangki mobil setiap pembalap usai balapan.

Demi menyediakan itu, Vettel harus menghentikan mobilnya sebelum sampai parc ferme demi memastikan bahan bakar cukup untuk diambil oleh FIA.

Nyatanya, FIA hanya bisa mengambil 0,3 liter dari tangki bahan bakar mobil Vettel yang diklaim oleh Aston Martin ada 1,74 liter.

Otomatis itu mengangkat Hamilton ke posisi kedua dan Sainz naik ke urutan ketiga. Sedangkan Max Verstappen yang finis di posisi ke-10 naik ke tempat kesembilan.

George Russell, Williams FW43B, Max Verstappen, Red Bull Racing RB16B

George Russell, Williams FW43B, Max Verstappen, Red Bull Racing RB16B

Foto oleh: Charles Coates / Motorsport Images

Hasil tersebut membuatnya harus turun ke peringkat kedua dalam klasemen sementara Formula 1 2021, disalip oleh Hamilton yang saat ini unggul delapan poin.

Balapan di GP Hungaria membuat banyak penggemar terhibur, tapi di satu sisi banyak yang mengkhawatirkan persaingan antara Mercedes dan Red Bull tidak sehat.

Tapi, ini juga membuat pencinta Formula 1 tak sabar untuk menantikan balapan berikutnya di GP Belgia dengan karakter trek yang cepat dan mengalir.

Bahan mengenai semua kemungkinan tersebut bisa didengarkan melalui tautan di bawah artikel ini. Selain itu, podcast ‘Motorsport.com Indonesia’ juga bisa didengarkan melalui Spotify dan Apple Podcast.

 
dibagikan
komentar
Ralf Schumacher Bingung Aston Martin Minta Banding ke FIA

Artikel sebelumnya

Ralf Schumacher Bingung Aston Martin Minta Banding ke FIA

Artikel berikutnya

FIA Klaim Sirkuit Spa-Francorchamps Cukup Aman

FIA Klaim Sirkuit Spa-Francorchamps Cukup Aman
Muat komentar