GP Spanyol Akan Sarat Emosi bagi Verstappen

Formula 1 Grand Prix Spanyol, akhir pekan nanti, akan sangat emosional bagi pembalap Tim Red Bull Racing, Max Verstappen.

GP Spanyol Akan Sarat Emosi bagi Verstappen

Grand Prix Spanyol, akhir pekan ini (7-9/5/2021), akan menjadi balapan spesial bagi Max Verstappen. Lomba keempat Kejuaraan Dunia Formula 1 2021 tersebut akan menjadi balapan ke-100 Verstappen bersama Tim Red Bull Racing.

“Rasanya begitu cepat, tiba-tiba saya sudah akan menjalani balapan ke-100 untuk Red Bull. Jujur, saya tidak sadar ternyata sudah sebanyak itu turun bersama mereka. Semakin tua saja saya kini,” ucap Verstappen, 23 tahun, dengan nada bercanda.

“Saya sangat menikmati selama menjadi bagian dari Red Bull. Semua orang di tim ini memiliki motivasi sangat tinggi dan banyak energi positif di sini. Saya berharap bisa lebih lama lagi bersama Red Bull.”

Pada 13 Mei 2016, Verstappen untuk kali pertama memperkuat Red Bull di sesi latihan bebas GP Spanyol, setelah sebelumnya memperkuat tim “saudara” Red Bull, Scuderia Toro Rosso (kini AlphaTauri).

Max Verstappen, Red Bull Racing, saat merebut kemenangan pertamanya di F1 pada GP Spanyol 2016.

Max Verstappen, Red Bull Racing, saat merebut kemenangan pertamanya di F1 pada GP Spanyol 2016.

Foto oleh: Andrew Hone / Motorsport Images

Hebatnya, Verstappen mampu merebut kemenangan pertama sepanjang kariernya di F1 dan untuk Red Bull di Circuit de Barcelona-Catalunya, tersebut. Dalam usia 18 tahun dan 228 hari saat itu, Verstappen menjadi pemenang F1 termuda serta pembalap termuda yang mencetak finis podium dan memimpin lap lomba.

“Barcelona akan selalu memori spesial bagi saya. Kemenangan pertama di Formula 1 pasti emosional. Kian spesial karena GP Spanyol 2016 itu menjadi balapan pertama saya bersama Red Bull,” tutur Verstappen.

Dalam 99 lomba Formula 1 bersama Red Bull, Verstappen sudah mengantongi 11 kemenangan, 43 finis podium, empat pole position, dan 10 fastest lap. Hasil terbaik Verstappen sejauh ini bersama Red Bull adalah P3 klasemen akhir pada 2019 dan 2020.

Musim ini, Verstappen menjadi rival terberat bagi juara dunia tujuh kali – 2008, 2014, 2015, 2017, 2018, 2019, 2020 – Lewis Hamilton (Mercedes-AMG Petronas F1).

Dari tiga balapan yang sudah digelar musim ini, Verstappen dua kali finis kedua di belakang Hamilton yang memenangi lomba dan sekali naik podium utama persis di depan pembalap Inggris itu.

Baca Juga:

Menurut Verstappen, perbedaan timnya dengan Mercedes di Barcelona akan sangat kecil. Namun, publik kini mulai memiliki gambaran tentang sirkuit yang cocok untuk sasis Red Bull RB16B maupun tim lain.

“Saya pikir, Barcelona bisa menjadi trek yang bagus bagi kami. Tetapi, saya yakin Mercedes juga sangat cepat. Jadi, persaingan akan ketat lagi,” kata pembalap asal Belanda tersebut.

“Semua akan tergantung dari siapa yang mampu menemukan set-up terbaik. Kami tahu Barcelona trek normal dalam hal level daya cengkeram ban (grip), tidak seperti Portugal. Jadi, kami dapat melihat lagi kecepatan sesungguhnya dari mobil-mobil ini di Barcelona.” 

Max Verstappen menjelaskan, selain adu cepat di trek, timnya dan Mercedes juga bersaing dalam pengembangan mobil. Kedua tim sama-sama ingin mempertahankan level seperti ini sampai akhir musim.

“Bahkan, saat Anda menang sekalipun, masih banyak yang harus dipelajari sepanjang akhir pekan itu karena tidak ada lomba yang sempurna. Kami akan melihat dan mempelajari semua aspek agar tetap mampu bersaing di atas,” kata Max Verstappen.  

  

dibagikan
komentar
Alonso Geram Kinerjanya Disorot secara Berlebihan

Artikel sebelumnya

Alonso Geram Kinerjanya Disorot secara Berlebihan

Artikel berikutnya

F1 Ikut Andil dalam Hujan Kritik untuk Mazepin

F1 Ikut Andil dalam Hujan Kritik untuk Mazepin
Muat komentar