Satu Bulan Setelah Insiden, Grosjean Kembali ke Belakang Setir

Eks pembalap Haas F1, Romain Grosjean, mengatakan bahwa tangannya sudah mulai membaik dalam kurun waktu satu bulan setelah insiden mengerikan GP Bahrain.

Satu Bulan Setelah Insiden, Grosjean Kembali ke Belakang Setir

Bulan lalu, Romain Grosjean selamat dari insiden mengerikan yang terjadi pada lap pertama GP Bahrain. Itu pun menjadi balapan terakhirnya di Formula 1.

Pembalap asal Prancis tersebut beruntung "hanya" mendapatkan luka bakar pada kedua tangannya. Karena hal ini, Romain Grosjean tak bisa menjalani balapan terakhir musim 2020 di Abu Dhabi.

Romain Grosjean kemudian terus mendapatkan perawatan lebih lanjut di kediamannya. Ia mengunggah update soal kondisinya secara reguler di media sosial.

Baca Juga:

Pada Selasa kemarin, pembalap 34 tahun itu menceritakan aktivitasnya di Twitter. Ia mulai bisa melakukan olahraga yang menuntut pergerakan tangan.

"Sudah sebulan hari ini. Saya sudah bisa pergi ke gym, bermain tenis (dengan satu tangan, back hand saya masih payah), kemudian memasak makan siang dan bermain dengan anak-anak. Cukup mengensankan," cuit Grosjean.

Sehari setelah mengunggah aktivitasnya ke Twitter, eks pembalap yang juga pernah membela Lotus Renault ini melakukan live streaming di kanal Twitch miliknya.

Ia memainkan gim sim racing berjudul iRacing, mengendarai mobil Dallara Formula 3 di versi virtual Sirkuit Nurburgring.

"Tangan saya semakin hari semakin membaik. Tapi saya masih kesulitan dengan tangan kiri saya, jadi apa yang bisa dilakukannya sangat terbatas," ucap Grosjean saat berbicara dengan pengikutnya di Twitch.

"Masalah terbesar yang sampai saat ini saya hadapi adalah ibu jari (kiri) saya. Saya tidak bisa menggerakan ibu jari saya lebih dari ini," tambahnya sembari menggerakkan ibu jari kirinya.

Romain Grosjean racing on iRacing

Romain Grosjean racing on iRacing

Aktivitas sim racing memang sedikit berisiko jika membicarakan tangannya. Namun, ini dilakukan Grosjean agar insting balapnya tetap terjaga.

Ia juga dikabarkan sedang mempersiapkan diri untuk balapan virtual Race of Champions, yang diselenggarakan pada bulan Juni mendatang.

Bapak dari dua anak ini berharap bisa menjalani sesi tes privat dengan mobil yang sesungguhnya, agar perpisahannya dengan Formula 1 bisa dikenang secara indah.

Mercedes sempat mengungkapkan bahwa mereka akan mempersiapkan mobil yang cocok untuk Grosjean, jika memang tak ada tim yang bisa menyediakan sesi tes privat untuknya.

dibagikan
komentar
Dituding Arogan, Max Verstappen Tak Acuh

Artikel sebelumnya

Dituding Arogan, Max Verstappen Tak Acuh

Artikel berikutnya

Presiden Juventus Masuk Daftar Calon CEO Baru Ferrari

Presiden Juventus Masuk Daftar Calon CEO Baru Ferrari
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1 , eSports
Pembalap Romain Grosjean
Tag haas , romain grosjean , formula 1
Penulis Filip Cleeren